Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Mixtape untuk para BuzzerRp Pendukung Omnibus Law

Iqbal AR oleh Iqbal AR
11 Maret 2020
A A
mixtape untuk anggota dpr agar sahkan ruu pks Mixtape untuk para BuzzerRp Pendukung RUU Omnibus Law

mixtape untuk anggota dpr agar sahkan ruu pks Mixtape untuk para BuzzerRp Pendukung RUU Omnibus Law

Share on FacebookShare on Twitter

Semakin ke sini, kelakuan para buzzer (buzzeRp) yang pro atau mendukung Omnibus Law semakin menjadi-jadi. Salah satu target kelakuan ‘bodoh’ mereka adalah aksi Gejayan Memanggil Lagi pada beberapa hari lalu yang mengusung agenda penolakan Omnibus Law. Pada hari aksi, para buzzer ini mengeluarkan narasi tandingan, yaitu tagar #GejayanGerakanProvokasi. Para buzzer ini menganggap bahwa aksi Gejayan Memanggil Lagi kemarin ini ditunggangi, dan digunakan untuk menjatuhkan pemerintah. Jangan heran, namanya juga buzzerRp.

Perdebatan soal Omnibus Law ini memang menarik untuk diikuti dan diperhatikan. Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja ini harus diakui banyak sekali problematiknya dan banyak sekali cacatnya. Oleh karena banyaknya problematika dan kecacatan dalam RUU ini, kawan-kawan penolak RUU ini membuat sebuah kajian yang membedah semua problematika dan kecacatan RUU ini. Sayangnya, ini tidak dibalas oleh para buzzer pendukung RUU ini dengan narasi yang setimpal. Pihak mereka malah menurunkan pasukan buzzerRp dengan argumen-argumen yang sudah jelas tidak masuk akal.

Perlu diakui memang, begitulah tabiat para buzzerRp ini. Mereka dibayar hanya untuk menjilat pantat sang majikan, dalam hal ini pemerintah. Bahkan dalam kasus gonjang-ganjing Omnibus Law, ada dugaan bahwa para buzzer ini dibayar pemerintah dengan uang pajak rakyat. Ini jelas menjadi polemik, terlebih setelah salah satu buzzer bernama Dede Budhyarto yang kemarin paling vokal soal fitnah terhadap aksi Gejayan Memanggil Lagi ini ‘kepergok’ menjadi salah satu penerima ‘uang pajak’ rakyat. Ya tapi ini masih dugaan. Saya sih berharap ini hanya sekadar dugaan, tidak benar-benar terjadi. Kalau memang benar para buzzerRp ini dibayar dengan uang rakyat, maka sudah benar-benar cilaka negara ini.

Oleh karena kelakuan nggak masuk akal mereka, saya akan coba bikin mixtape untuk para buzzer atau yang setidaknya menggambarkan kelakuan mereka. Ya hitung-hitung saya juga sudah lama tidak membuat mixtape seperti ini. Silakan disimak, para buzzerRp!

Satu: Merah – Efek Rumah Kaca

Mau tidak mau, lagu ini harus saya masukkan kembali ke dalam mixtape ini. Lagu ini sudah ada dalam tulisan saya beberapa bulan lalu, Mixtape untuk Negara yang Lagi Kacau Banget. Penggalan lirik di bawah sudah sangat mencerminkan bagaimana tabiat para buzzerRp. Ini juga salah satu lagu favorit saya di album Sinestesia (2015), yang di dalamnya ada tiga bagian, yaitu Ilmu Politik, Lara di Mana-Mana, dan Ada-Ada Saja.

Penggalan lirik yang saya maksud, yang paling menggambarkan gimana kelakuan nggak masuk akal para buzzer ada di bagian Ada-Ada Saja. Begini kutipan liriknya.

Ada-ada saja, sifat kawan kita
Dipelihara dan budidaya
Macam-macam saja, kelakuan kita
Semoga masih bisa bahagia

Dua: Partai Anjing – Iksan Skuter

Selama ini, para buzzerRp selalu berlindung pada gelar-gelar pribadi mereka, dan terkesan tidak punya payung yang keren. Saya punya usul, bagaimana kalau para buzzer ini bikin partai saja. Seperti lagu ini, para buzzer akan lebih keren kalau bikin partai. Ya supaya kelakuan nggak masuk akal mereka jadi satu, biar kita enak menggolongkannya.

Baca Juga:

Pemerintah Bangkalan Madura Nggak Paham Prioritas, Memilih Sibuk Bikin Ikon Pendidikan daripada Perbaiki Kualitas Pendidikan

5 Cara Legal Boikot Pemerintah yang Ugal-ugalan

Lagu ini sebenarnya lebih cocok ditujukan untuk para legislator, para wakil rakyat yang punya tabiat korup, terutama untuk para pengusul dan perancang Omnibus Law. Tapi tidak masalah kalau lagu ini ditujukan juga untuk para buzzerRp, cocok-cocok saja. Toh kelakuan mereka sama juga levelnya. Penggalan lirik yang saya rasa cukup pantas adalah,

Merekrut anggota yang tak malu, tak punya muka,
Karena semua anggotanya harus keturunan anjing

Tiga: Omong Kosong – Seringai

Dari judulnya saja, lagu ini sudah sangat menggambarkan bagaimana berbusanya mulut para buzzerRp ketika melontarkan argumen dan pembelaan tidak masuk akalnya. Lagu yang terdapat dalam album terbaru Seringai, yaitu Seperti Api (2019) ini cukup singkat durasinya. Hanya berisi beberapa vokal latar tentang beberapa “omong kosong” orang-orang yang tidak relevan, lalu dihajar dengan hentakan drum, bas, gitar, dan vokal cepat dengan lirik,

Omong kosong, omong kosong.

Empat : Paradoks – Burgerkill

Lagu ini terdapat pada album teranyar Burgerkill, yaitu Adamantine yang rilis pada tahun 2018 lalu. Salah satu lagu yang saya masukkan ke dalam mixtape ini adalah lagu ketiga di album ini, yaitu “Paradoks”. Ada penggalan lirik yang menurut saya cocok sekali dengan kelakuan para buzzer itu. Begini penggalan liriknya,

Kau parasit, minus harga diri
Pecundang! Hilang pergi tak bernyali, parasite!

Lima: Bodo Amat – YoungLex

Ini adalah lagu pamungkas dalam mixtape ini yang bisa dibilang sebagai lagu yang pantas diberikan ke pada para buzzerRp kebanggaan kita. Kali ini, lupakan dulu semua sensasi yang dibuat oleh YoungLex. Lagu ini bisa kita berikan, kita sumpal pada mulut-mulut buzzerRp dengan penggalan lirik singkat, tapi menghentak. Begini penggalan liriknya,

Lah bodo amat, lah bacot amat

Mungkin itu saja dulu mixtape untuk kali ini. Kalau kebodohan para buzzer ini tidak juga berhenti, mungkin saya akan bikin lagi mixtape ini edisi selanjutnya.

BACA JUGA Mixtape untuk Pak Wiranto yang Sedang Terkena Musibah atau tulisan Iqbal AR lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Maret 2020 oleh

Tags: #GejayanGerakanProvokasibuzzerRpGejayan Memanggil Lagiomnibus lawpemerintah
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Belajar Digital Marketing dari Blunder Txtdaripemerintah dan Puan Maharani terminal mojok.co

Belajar Digital Marketing dari Blunder Txtdaripemerintah dan Puan Maharani

8 Desember 2021
dikutuk

Cukup Malin Kundang Saja yang Dikutuk, Pemerintah Jangan!

16 Oktober 2019
pungli proyek pemerintah gaji PNS kerja 10 juta pejabat digaji besar tapi solusi minta rakyat mojok

Sebenarnya, Pejabat Itu Dibayar untuk Menyelesaikan Masalah atau Minta Solusi dari Rakyat?

12 Juli 2021
puan maharani dpr Pak RT mojok

4 Alasan Puan Maharani Adalah Ketua DPR RI Terbaik Sepanjang Sejarah

7 Oktober 2020
Singapura Negara Kaya, tapi Rapat Pejabatnya Terlalu Pelit dan Sederhana

Singapura Negara Kaya, tapi Rapat Pejabatnya Terlalu Pelit dan Sederhana

18 Mei 2024
5 Cara Legal Boikot Pemerintah yang Ugal-ugalan Mojok.co

5 Cara Legal Boikot Pemerintah yang Ugal-ugalan

21 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada Mojok.co

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada

21 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.