Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Mengenal Taereung, Pencetak Legenda Olahraga Korea Selatan

Febri Indriani oleh Febri Indriani
28 Maret 2022
A A
Mengenal Taereung, Pencetak Legenda Olahraga Korea Selatan

Mengenal Taereung, Pencetak Legenda Olahraga Korea Selatan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Taereung adalah kawah candradimuka untuk atlet Korea Selatan. Banyak legenda mentas dari tempat ini

Mengikuti pelatihan di National Training Center seakan menjadi salah satu impian utama karakter dalam K-Drama bertema olahraga. Di Twenty Five Twenty One, Na Hee Do langsung pindah ke asrama begitu lolos seleksi menjadi anggota tim nasional anggar untuk menjalani pelatihan intensif di sana menjelang kompetisi internasional.

Contoh lain adalah drama Weightlifting Kim Bok Joo, yang juga dibintangi oleh Nam Joo Hyuk sebagai pemeran utama prianya. Bercerita tentang Kim Bok Joo yang berhasil terpilih untuk menjadi anggota tim nasional angkat besi setelah memenangi sebuah lomba dan harus pindah dari asrama kampus ke asrama NTC. Profesornya di kampus berkata, “Untuk apa kau masih di sini? Sana pergi ke Taereung!” Di akhir drama pun, Nam Joo Hyuk yang memerankan perenang Jung Joon Hyung juga ikut pindah ke Taereung setelah tergabung ke dalam tim nasional renang.

Renang (Pixabay.com)

Taereung memang merupakan sebutan untuk tempat yang bernama resmi Korea National Training Center tersebut. Berlokasi di Gongneung-dong, Nowon-gu, Seoul, Taereung merupakan pemusatan latihan nasional (pelatnas) pertama Korea yang telah berdiri sejak 1966. Penyebutan Taereung didasarkan pada nama makam Ratu Munjeong yang masih berada di wilayah yang sama. Operasional kompleks yang juga dikenal sebagai athlete’s village ini dipercayakan kepada Korea Sport Association yang berada di bawah pimpinan Ministry of Culture, Sport, and Tourism.

#1 Bermula dari Olimpiade Tokyo 1964

Pendirian NTC ini bermula pada keikutsertaan Korea dalam Olimpiade Tokyo 1964. Saat itu Korea mengirim cukup banyak delegasi sejumlah 165 atlet dan 69 official, namun mendapatkan hasil yang kurang maksimal. Dengan jumlah rombongan yang dianggap besar sesuai kondisi dalam negeri yang saat itu baru pulih pasca-perang, Korea hanya mampu menyabet dua perak dan satu perunggu.

Logo Olimpiade (Pixabay.com)

Dari 93 negara peserta Olimpiade, Korea berada di posisi ke-27. Akibatnya, muncul ide bahwa diperlukan adanya suatu kompleks pelatihan terintegrasi yang diharapkan akan membuat prestasi Korea Selatan di dunia olahraga semakin meningkat.

#2 Memiliki fasilitas olahraga yang lengkap

Berbeda dengan Indonesia di mana setiap cabang olahraga memiliki lokasi pelatnasnya tersendiri, banyak cabang olahraga yang menjalani latihan gabungan di Taereung. NTC Taereung sendiri memiliki fasilitas yang lengkap dengan 24 gedung yang mencakup fasilitas olahraga, gymnasium, serta asrama.

Tercatat kurang lebih terdapat 20 cabang olahraga yang memusatkan latihan di sini. Di antaranya adalah atletik, senam, renang, panahan, anggar, angkat besi, taekwondo, ice skating, dan gulat. Keseluruhan fasilitas berdiri di atas tanah seluas 100.000 m2.

Baca Juga:

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

Menonton Drama Korea Reply 1988 yang Legendaris setelah 10 Tahun Rilis

Ilustrasi fasilitas training center (Pixabay.com)

#3 Berkontribusi besar terhadap perkembangan olahraga Korea Selatan

Sejak dibangunnya NTC Taereung, pelatihan olahraga di Korea Selatan berkembang pesat. Terbukti dengan banyaknya medali yang telah diraih Korea Selatan dalam berbagai cabang olahraga, bahkan sampai ke ajang paling bergengsi seperti World Championship maupun Olimpiade.

Atas kontribusinya yang begitu besar terhadap perkembangan dunia olahraga, pada 2014 NTC Taereung ditetapkan sebagai Seoul’s Future Heritage oleh pemerintah metropolitan Seoul.

#4 Digantikan dengan National Training Center yang baru

Dengan pesatnya pertumbuhan dan semakin banyaknya atlet yang berlatih di NTC Taereung, pemerintah Korea Selatan pun memutuskan untuk membangun pelatnas baru sehingga pelatihan tidak menumpuk di Taereung. Sebelumnya pada 1998 telah dibangun National Taebaek Training Center yang dikhususkan sebagai pelatihan mountain sport. Selanjutnya pada 2017 Jincheon National Training Center selesai dibangun di atas lahan seluas 856.253 m2 dan mampu memuat hingga lebih dari 1.000 atlet. Cabang olahraga yang berlatih di sini di antaranya adalah track and field, menembak, renang, voli, dan dayung.

Nah, itu dia tempat yang melahirkan legenda olahraga Korea Selatan. Esok hari mungkin kita akan melihat tempat ini lagi dalam drama bertema olahraga lainnya. Kalau dipikir, kapan ya Indonesia juga punya pelatnas terpusat seperti ini?

Penulis: Febri Indriani
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Maret 2022 oleh

Tags: fasilitas olahragaKorea Selatantaereung
Febri Indriani

Febri Indriani

Penyuka drama slice of life dan coming of age.

ArtikelTerkait

5 Konteks Sosial Politik Korea Selatan di Squid Game yang Tak Kamu Sadari terminal mojok.co

5 Konteks Sosial Politik Korea Selatan di Squid Game yang Tak Kamu Sadari

26 Oktober 2021
Kita Nggak Butuh Pemimpin Melek Korea, Kita Butuh Pemimpin yang Beneran Peduli dengan Rakyat

Kita Nggak Butuh Pemimpin Melek Korea, Kita Butuh Pemimpin yang Beneran Peduli dengan Rakyat

23 November 2022
Transformasi Gongjin Hometown Cha-cha-cha dalam Kacamata Sosiologi Pedesaan terminal mojok

Transformasi Gongjin Hometown Cha-cha-cha dalam Kacamata Sosiologi Pedesaan

9 Oktober 2021
8 Drama Korea dengan Cerita Paling Nggak Masuk Akal Sepanjang Masa. Freak Abis!

8 Drama Korea dengan Cerita Paling Nggak Masuk Akal Sepanjang Masa. Freak Abis!

24 Februari 2024

3 Fakta Soal Jirisan di Kehidupan Nyata

18 November 2021
7 Tips Traveling ke Korea Selatan Terminal Mojok

7 Tips Traveling ke Korea Selatan

10 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang Mojok.co

Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang

7 Mei 2026
Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Ternyata Bus Trans Jatim Nggak Ada Bedanya dengan Angkot, Ngebut dan Ugal-ugalan!

4 Mei 2026
Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan Mojok.co

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

4 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah
  • Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran
  • Membaca Peluang Ekonomi di Tengah Pertumbuhan Transaksi Digital, AstraPay Berkomitmen Bantu Tingkatkan Daya Saing UMKM
  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.