Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Jadi Harapan, Bikin Saya Juga Ingin Bilang kalau Kuliah Itu Scam

Abd. Muhaimin oleh Abd. Muhaimin
9 Januari 2026
A A
Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Bisa Diharapkan (Unsplash)

Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Bisa Diharapkan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Benarkah kuliah itu scam? Mendengar pertanyaan ini, seharusnya kita bisa sepakat bahwa itu tidak benar. Tapi, nanti dulu. Nasib saya sebagai sarjana lulusan S2 dengan ijazahnya yang nggak bisa jadi harapan bikin pertanyaan jadi semacam kegelisahan.

Jauh di pelosok kampung, banyak tetangga saya yang julid setengah mati. Mereka akan bilang gini: “Ngapain kuliah jauh-jauh. Orang sini nggak kuliah juga bisa sukses.”

Pernyataan mereka nggak secara langsung bilang kalau kuliah itu scam. Namun, untuk orang dengan kondisi tertentu, pernyataan itu bisa jadi benar. Bahkan membenarkan stigma lama di kampung saya bahwa pendidikan tinggi, apalagi sampai S2, nggak menjamin kesuksesan.

Ijazah S2 tak lagi istimewa

Dulu, masih banyak orang memandang kalau pendidikan itu jalan utama untuk mencapai sukses. Bukan satu-satunya jalan, tapi bisa memberi harapan. Apalagi bagi orang-orang desa. 

Bagi kami di desa, gelar sarjana adalah suatu pencapaian yang sangat membanggakan. Saking bangganya, beberapa orang desa bahkan menggelar semacam syukuran kecil atas keberhasilan sang anak lulus sarjana.

Namun, seiring zaman, keistimewaan itu semakin pudar. Semakin banyak orang yang bisa lulus sarjana membuat status itu jadi “biasa saja”. Lalu, izajah S2 menjadi “status istimewa selanjutnya”. 

Misalnya yang terjadi di desa saya di mana hanya sedikit yang melanjutkan studi S2. Jadi, dulu, saya ini terbilang istimewa. Yah, tapi itu di desa. Perkembangan di desa tentu tak sama dengan di kota.

Nyatanya, lulusan S2 semakin banyak juga. Tak ayal, gelar S3 menjadi tujuan selanjutnya. Contoh sederhananya, beberapa kampus sudah tak butuh lagi lulusan S2. Mereka minta yang lulusan S3 atau on going.

Baca Juga:

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

Saya tentu saja tak bisa menyalahkan munculnya kebijakan itu. Sebab, saat ini, baru sekitar 25% dosen di Indonesia yang bergelar S3. Maka, untuk mendorong jumlah dosen dengan gelar S3, lahir kebijakan itu.

Hanya, biaya S3 itu terlalu mahal, menurut dompet saya pribadi. Tuntutan ekonomi semakin mendesak, sedang lapangan pekerjaan semakin menyusut. Beberapa pekerjaan yang menjanjikan juga terkadang mensyaratkan kualifikasi pendidikan yang tinggi, tak lagi cuma S2.

Ijazah S2 yang tak berguna

Bagi saya, jadi lulusan S2 sekarang sangat membingungkan. Bagai hidup segan mati tak mau. Bahkan ada rasa penyesalan melanjutkan S2 melihat realitas macam sekarang. 

Mengapa dulu tak langsung kerja saja. Bahkan saya berpikir tetangga yang julid itu ada benarnya, termasuk orang yang bilang kuliah itu scam.

Ijazah saya terkatung-katung. Melamar jadi guru di sekolah, mereka menolak karena kasihan saya yang S2 dapat gaji kecil. Katanya, saya punya kesempatan yang lebih baik. Mau melamar profesi dosen, mereka menolak karena hanya membutuhkan lulusan S3. Mau lanjut S3, ya, uangnya tidak cukup.

Kerja di tempat lain? Iya, saya tahu. Banyak yang bilang tidak apa-apa bekerja di luar jurusan kuliah. Saya juga pernah menjadi waiter di kedai makan. Jaga warung meski beberapa hari juga pernah. 

Tapi, saya masih menyimpan cita-cita untuk hidup di dunia akademik. Dan keinginan tersebut harus saya capai dengan segala caranya.

Kuliah tetap penting

Siapa yang tidak resah jika banyak orang mengukur kesuksesan dari uang saja? Kalau orientasinya masih uang, kuliah dengan ijazah tak guna, akan terasa jadi scam. Makanya, banyak orang memandang kuliah itu buang waktu dan uang. Mending langsung berkarir, nabung, dan jadi kaya.

Tapi, kuliah itu tetap penting. Saya merasa sangat bersyukur karena dengan lanjut S2, pikiran dan wawasan saya terbuka. Tidak lagi berpikir hitam-putih yang ujung-ujungnya nyalahin orang.

Saya juga sangat beruntung bisa bertemu dengan dosen-dosen keren, teman-teman yang pintar dan cerdas, pengalaman-pengalaman yang menarik, dan sebagainya. Maka dari itu, kuliah tetap lebih penting daripada bacotan mereka yang menolaknya. 

Karena kuliah itu belajar. Belajar itu untuk pintar, bukan untuk kaya. Jadi, apa kuliah itu scam? Bisa benar, bisa salah. Bisa jadi salah kalau kondisi tak memihak dan ijazahmu tak berguna. Sifat manusia untuk menyalahkan sesuatu akan dengan mudah tertumpah.

Penulis: Abd. Muhaimin

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Kuliah Scam Itu Omongan Orang Bermulut (Kelewat) Besar yang Nggak Perlu Didengarkan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2026 oleh

Tags: ijazah S2kuliah itu scamkuliah s2S2S3
Abd. Muhaimin

Abd. Muhaimin

Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Bekerja di Penerbit Erlangga. Asli Sumenep, pemerhati isu sosial dan mahasiswa.

ArtikelTerkait

Australia, Pilihan Tepat bagi Mahasiswa Indonesia yang Mau Lanjut Kuliah S2 di Luar Negeri

Australia, Pilihan Tepat bagi Mahasiswa Indonesia yang Mau Lanjut Kuliah S2 di Luar Negeri

17 Mei 2025
Kuliah S2 Beda dengan S1, Mahasiswa Jangan Kebanyakan Caper, Sudah Bukan Umur dan Tempatnya

Kuliah S2 Beda dengan S1, Mahasiswa Jangan Kebanyakan Caper, Sudah Bukan Umur dan Tempatnya

8 September 2025
Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan Alias Nggak Linier jurusan s2

Nggak Masalah Kuliah S2 di Jurusan yang Tidak Sesuai Kebutuhan Industri, Kuliah Tak Selalu tentang Cari Kerja!

9 September 2025
Ambil S2 UGM setelah Lulus S1 dari Kampus yang Sama, Alasan Saya Tidak Bosan Kuliah di Gadjah Mada Mojok.co

Ambil S2 UGM setelah Lulus S1 dari Tempat yang Sama, Alasan Saya Tidak Bosan Kuliah di Gadjah Mada

6 November 2025
Derita Lulusan S2 yang Hidup di Desa, Dianggap Gagal dan Kuliahnya Sia-sia  Mojok.co

Derita Jadi Lulusan S2 yang Hidup di Desa, Dianggap Gagal dan Kuliahnya Sia-sia 

31 Juli 2025
Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan Alias Nggak Linier jurusan s2

Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan alias Nggak Linier

23 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kampus-Kampus Bangkalan Madura Bakal Jadi "Pabrik" Pengangguran kalau Tidak Mau Berbenah Mojok.co

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

6 Mei 2026
Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan  Mojok.co

4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan 

6 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.