Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Latihan Ujian CPNS Bikin Kena Mental karena Soal-soal TWK yang Absurd

Muhammad Iqbal Pamungkas oleh Muhammad Iqbal Pamungkas
14 April 2026
A A
Latihan Ujian CPNS Bikin Kena Mental karena Soal-soal TWK yang Absurd Mojok.co

Latihan Ujian CPNS Bikin Kena Mental karena Soal-soal TWK yang Absurd (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mengerjakan soal-soal TWK saat latihan ujian CPNS bikin pening. 

‎Lini masa media sosial saya sedang dibanjiri percakapan tentang seleksi CPNS 2026. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah memberi sinyal rekrutmen untuk calon ASN 2026, tapi belum ada berita resmi mengenai jadwal pelaksanaannya. Menteri KemenPAN-RB, Rini Widyantini, telah menginstruksikan seluruh instansi untuk mengajukan usulan kebutuhan formasi. Lebih jauh, bakal ada sekitar 160.000 formasi yang dibuka. 

‎Sebagai sarjana yang hampir menyerah mencari 19 juta lapangan pekerjaan, berita mendengar berita ini adalah sebuah anugerah. Mengetahui informasi pelaksanaan seleksi CPNS akan hadir tahun ini saja sudah menjadi obat pelipur lara. Apalagi, ditambah ada ratusan ribu formasi yang terbuka. Saya yakin, bukan cuma saya yang bahagia mengenai kabar ini. 

‎Mengapa mesti ikut ujian CPNS? 

Bekerja sebagai PNS masih menjadi pilihan karier primadona di kalangan kelas menengah ke bawah. Selain dapat mengubah nasib keluarga seketika dan menciptakan kehidupan yang stabil hingga masa tua kelak, profesi ini merupakan wujud konkrit dari sistem meritokrasi. Sebuah jalur yang memberi peluang kerja masyarakat secara adil di tengah nepotisme yang telah menjalar ke seluruh sendi-sendi kehidupan pekerjaan. 

Ibarat kata, kita bertarung satu sama lain dalam medan perang. Tidak peduli kamu sekaya apa, anaknya siapa, atau lulusan mana. Yang bisa kita andalkan hanyalah diri sendiri, doa orang tua, dan Tuhan.

Saya mempersiapkan diri sedini mungkin mengingat tes ini merupakan pengalaman pertama saya mencoba ikut seleksi CPNS. Saya mulai menonton trik-trik menjawab soal di Youtube, ikut Tryout (TO), hingga belajar teknis ujian dari cerita orang-orang. 

Soal-soal TWK yang paling susah 

Dari tiga kompetensi dasar yang diujikan, saya merasa bahwa belajar memahami Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sulitnya minta ampun ketimbang Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

TIU dalam seleksi CPNS menyajikan soal yang cenderung sama dari tahun ke tahun, terbaca polanya. Soal-soal macam ini juga pernah saya pelajari ketika masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).  Secara garis besar mirip-mirip dengan soal penalaran matematika UTBK-SNBT dan sub tes kuantitatif PAPs UGM.

Baca Juga:

ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan: Ketika Kerja Keras Justru Mendapat Hadiah Kerja Lebih Banyak dan Menyiksa

Masuk Ilmu Administrasi Negara supaya Gampang Jadi PNS, Eh Formasi untuk Jurusan Ini Ternyata Dikit, Loker Swasta Juga Sulit

Sementara SKB menuntut kita “berpura-pura” menjadi aparatur negara yang maha ideal. Setiap jawaban memiliki poin tersendiri dan itu membutuhkan penalaran yang baik untuk memilih opsi paling idealis. Nasihat dari teman saya yang telah menjadi PNS, dimensi ini merupakan lumbung poin. Itu mengapa peserta ujian diharapkan mengambil kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Upayakan jangan sampai mengambil jawaban dengan poin di bawah 3. 

Akan tetapi, ketika berlatih mengerjakan TWK, saya merasa soal-soalnya benar-benar berada di level lain. Soal TWK menuntut kita menjadi warga negara yang baik dengan memahami bentuk implementasi dari nilai-nilai kebangsaan. Selain itu, kita mesti punya landasan pengetahuan yang kokoh mengenai sejarah, politik, hukum, dan kebudayaan Indonesia. 

Jawaban yang subjektif

Kata orang-orang, tes ini bisa dilalui dengan banyak-banyak membaca dan memupuk perspektif warga negara yang baik. Begitulah kata content creator bimbingan CPNS. Saya mencoba tips ini pada TO pertama. Dan, hasilnya hanya benar setengah dari total 30 soal TWK. Ya, namanya juga teori memang sering meleset dari harapan ketika diujikan di lapangan. 

Akan tetapi, ketika saya mencoba menganalisis opsi jawaban benar dan pembahasannya dengan cermat, saya merasa hampir seluruh soal bisa diperdebatkan jawabannya. Artinya, tidak ada jawaban yang benar-benar tepat, semuanya punya potensi tidak tepat.  

Selain itu, di tengah-tengah belajar, terlintas di pikiran ini, apakah mereka yang bekerja sebagai PNS benar-benar memahami dan menerapkan jawaban-jawaban soal TWK. Apakah para aparat dan elit pemerintah yang punya posisi strategis mengambil keputusan penting juga lolos TWK sebelum menduduki jabatannya saat ini? Dan banyak pemikiran negatif lain.

Saya mencoba membuang jauh-jauh pikiran itu. Saya tidak mau punya mental menyalahkan pihak atau hal lain ketika gagal. Namun, semakin saya menyelami jawaban tiap jawaban, kok sisi “akal-akalan” dari soal-soal TWK ini semakin kuat ya. 

Jujur, belajar TWK membuat saya, dan mungkin banyak orang lain “kena mental”. Selain pusing dengan opsi jawaban yang mirip-mirip, TWK membuat peserta merasa tidak jadi warga negara yang baik. Terlebih kalau skor atau nilai di bagian ini rendah. Rasanya ingin menyerah saja, tapi kemudian diingatkan kalau 19 juta lapangan pekerjaan lain belum terlihat hilalnya, ikut seleksi CPNS (dan menghadali soal-soalnya yang ajaib) adalah pilihan paling masuk akal saat ini. 

Penulis: Muhammad Iqbal Pamungkas
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 April 2026 oleh

Tags: cpnsCPNS 2026Seleksi CPBNSsoal TWKtwk
Muhammad Iqbal Pamungkas

Muhammad Iqbal Pamungkas

ArtikelTerkait

5 Panduan untuk CPNS yang Ditempatkan di Pelosok Daerah terminal mojok.co

5 Panduan untuk CPNS yang Ditempatkan di Pelosok Daerah

23 Januari 2022
E-meterai Cara Halus Pemerintah “Merampok” Duit dan Waktu Pelamar CPNS 2024 Mojok.co

E-meterai Cara Halus Pemerintah “Merampok” Duit dan Waktu Pelamar CPNS 2024

4 September 2024
lanjut s2

Dilema Fresh Graduate: Langsung Kerja, Lanjut S2, atau Daftar CPNS?

21 Oktober 2019
Menerka Alasan CPNS Mundur setelah Lulus Seleksi cpns 2023

Menerka Alasan CPNS Mundur setelah Lulus Seleksi

28 Mei 2022
5 Tipe Respons Bos saat Dipamiti Karyawannya untuk Mengikuti Seleksi CPNS TERMINAL mojok.co

Ikut Tes CPNS Itu Bawa Otak, Bukan Bawa Jimat

10 Februari 2020
Sesakit-sakitnya Tidak Lolos SKD, Lebih Sakit Tidak Kebagian Tiket Konser

Sesakit-sakitnya Tidak Lolos SKD, Lebih Sakit Tidak Kebagian Tiket Konser

13 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

9 Mei 2026
Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang Mojok.co

Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang

7 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus (Unsplash)

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

8 Mei 2026
Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.