Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

Ahmad Muflihus Syauqi oleh Ahmad Muflihus Syauqi
26 Januari 2026
A A
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sidoarjo adalah kota emas buat saya. Tapi, setelah hidup di sini, lapisan emas tersebut pelan-pelan pudar, menunjukkan lapisan aslinya

Seorang anak pertama pada umumnya tumbuh dengan rasa tanggung jawab yang besar. Ia sering kali merasa harus menjadi tulang punggung keluarga. Maka tak heran jika banyak anak pertama memilih merantau, meninggalkan kampung halaman demi menyambung hidup di daerah orang lain. Keputusan itu biasanya bukan tanpa sebab: sulitnya lapangan pekerjaan di daerah asal, serta upah yang tidak seberapa, menjadi alasan paling umum mengapa merantau akhirnya jadi pilihan. 

Dan saya adalah salah satu dari sekian banyak orang yang memilih merantau ke Sidoarjo untuk mengadu nasib, bertarung, dan meniti karier yang lebih baik. Sidoarjo menjadi daerah perantauan saya yang ke-5. Sebelumnya, saya sempat singgah dan menetap di beberapa kota di Jawa Timur.

Di sini, lapangan pekerjaan memang sangat melimpah. Banyak pilihan kerja, dan soal gaji—menurut saya—cukup untuk menghidupi diri sendiri sekaligus sedikit membantu keluarga di kampung.

Sidoarjo dikenal sebagai kota industri. Banyak lapangan usaha tersedia, maka tak heran jika kawasan pergudangan juga tumbuh pesat, terutama di wilayah timur yang berdekatan dengan Surabaya. Namun, di balik kebahagiaan saya bisa bekerja di sini, ada juga kekecewaan yang saya rasakan selama tinggal di Sidoarjo.

BACA JUGA: Bagi Orang Sidoarjo, Surabaya Adalah Kota yang Penuh Kenikmatan, Asal Kamu Betah Panas dan Nggak Baperan

Bahan pangan yang mahal di Sidoarjo

Sebagai orang pendatang, saya terbiasa mengeksplor makanan di sekitar tempat tinggal. Saya juga sering belanja ke pasar untuk sekadar membeli bahan-bahan yang akan distok untuk beberapa hari ke depan.

Jujur saja, saya cukup kaget melihat perbandingan harga bahan pangan di Sidoarjo dengan kota asal saya. Harganya lebih mahal dari perkiraan. Tempe, misalnya. Di rumah, dengan uang dua ribu rupiah, saya sudah bisa dapat tempe ukuran lumayan. Tapi di sini, budget dua ribu bisa-bisa pulang dengan tangan hampa. Ya, alias nggak dapat tempe.

Baca Juga:

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

Ikan pindang pun demikian. Di kampung, ikan pindang satu wadah kecil itu biasanya enam ribu rupiah sudah dapat. Di Sidoarjo, jarang sekali ada ikan pindang dengan harga segitu. Kalaupun ada, ukurannya kecil-kecil. Ukuran yang jelas kurang cocok bagi saya yang penikmat ikan laut.

Sungai yang kotor akibat ulah oknum tak bertanggung jawab

Sebagai seorang perantau, saya merasa harus punya ribuan strategi untuk bertahan hidup. Salah satu strategi itu adalah mencari “keberuntungan” di sungai setempat. Ya, apalagi kalau bukan memancing.

Memancing bukan sekadar hobi bagi saya, tapi sudah menjadi kebutuhan. Hiburan murah ala perantau yang nggak terlalu menguras budget. Selain dapat ketenangan, kalau beruntung juga bisa dapat ikan. Lumayan untuk lauk pauk pelengkap nasi.

Namun, alangkah kecewanya saya ketika melihat banyak sungai di Kota Sidoarjo yang kondisinya kotor. Kekotoran itu sebagian besar disebabkan oleh pabrik-pabrik yang membuang limbah sembarangan. Kita semua tahu, Sidoarjo adalah kota industri penyangga Surabaya. Jadi, wajar jika pabrik bertebaran di mana-mana.

Baca halaman selanjutnya

Jalan yang padat dan truk nakal yang tak masuk akal

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2026 oleh

Tags: gaji di sidoarjoindustri di sidoarjokemacetan sidoarjoSidoarjoSurabayaumk sidoarjo
Ahmad Muflihus Syauqi

Ahmad Muflihus Syauqi

Pemuda Madura swasta yang menaruh perhatian terhadap seni, suka membaca dan menulis.

ArtikelTerkait

Mempertanyakan Keputusan Trans Jatim yang Merugikan Penumpang dan Menghapus Komentar yang Mengkritiknya Mojok.co

Mempertanyakan Keputusan Trans Jatim yang Merugikan Penumpang dan Tidak Ada Kejelasan

27 November 2023
5 Kampung Bersejarah di Surabaya yang Layak Dikunjungi Terminal Mojok.co

5 Kampung Bersejarah di Surabaya yang Layak Dikunjungi

13 Maret 2022
6 Kebiasaan Buruk Pengendara Mobil di Surabaya Terminal Mojok.co

3 Tradisi di Surabaya yang Jarang Diketahui Orang

26 Maret 2022
agribisnis menthek kafe tengah sawah KKN wabah corona pemandangan pagi sawah mojok

Tiga Tipe Alternatif KKN UINSA yang Tidak Sebatas Kuliah Kerja Maya

13 Juni 2020
4 Rekomendasi Kuliner Bebek di Surabaya selain Bebek Sinjay dan Bebek Purnama

4 Rekomendasi Kuliner Bebek Enak di Surabaya selain Bebek Sinjay dan Bebek Purnama

21 Desember 2024
3 Jenis Kuliner Surabaya yang Selalu Berpasangan, Jomblo Auto Baper! terminal mojok

3 Jenis Kuliner Surabaya yang Selalu Berpasangan, Jomblo Dilarang Baper!

17 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliah di UIN Dipandang Sebelah Mata, Ditambah Ambil Jurusan Nggak Populer Jadi  Makin Menderita Mojok.co

Kuliah di UIN Dipandang Sebelah Mata, Ditambah Ambil Jurusan Nggak Populer Jadi  Makin Menderita

16 April 2026
4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan Mojok.co bakmi jogja gudeg tegal

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

15 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
Kelas Menengah Dimatikan dengan Pajak dan Kenaikan BBM (Unsplash)

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.