Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

Ahmad Muflihus Syauqi oleh Ahmad Muflihus Syauqi
26 Januari 2026
A A
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sayangnya, banyak pabrik yang tidak memperhatikan dampak lingkungannya. Saya, sebagai perantau sekaligus pemancing, sangat menyayangkan hal ini. Padahal, ikan di sungai-sungai tersebut sebenarnya cukup banyak. Tapi saya ragu untuk memancing, apalagi memakannya. Meski ikan bisa hidup di perairan tercemar, belum tentu saya juga bisa “hidup” dengan aman setelah mengonsumsinya. kalau ada apa apa di perantauan akan lucu, hehehe.

Tulisan ini mungkin bisa menjadi kritik kecil bagi oknum-oknum pabrik yang membuang limbah ke sungai. Kasihan orang-orang yang menggantungkan hidupnya dari perairan. Coba bayangkan jika sungai bersih—ikan bisa berkembang biak dengan sehat, aman dikonsumsi, dan warga pun bisa mengelola sungai dengan baik. Bahkan mungkin dimanfaatkan sebagai tambak kecil atau kebutuhan lainnya.

BACA JUGA: Saya Warga Sidoarjo, tapi Nggak Pernah Bangga dengan Kota Sendiri

Jalan yang padat dan truk nakal yang nggak paham aturan

Hal lain yang juga menjadi sorotan saya adalah kondisi jalan Sidoarjo yang begitu padat. Terutama saat jam berangkat dan pulang kerja. Bahkan di malam hari pun, jalan masih sering ramai oleh pengendara.

Hal ini sebenarnya bisa dimaklumi. Sidoarjo berbatasan langsung dengan Surabaya. Sebagai kota penyangga, banyak warga Sidoarjo yang mencari nafkah di Surabaya—kota besar dengan segudang perusahaan dan lapangan pekerjaan. Begitu pula sebaliknya. Jarak yang dekat menjadikan jalan Sidoarjo–Surabaya sebagai nadi kehidupan para pejuang rupiah.

Namun di sisi lain, saya pribadi sering merasa ngeri-ngeri sedap saat melintasi jalan raya, terutama jalur Malang–Surabaya. Kepadatannya luar biasa, ditambah lagi dengan truk-truk besar yang nekat melintas. Padahal, untuk kendaraan berat sebenarnya sudah disediakan jalur khusus di Lingkar Timur.

Kenakalan pengemudi truk ini kerap membuat saya jengkel. Bagaimana bisa mereka tetap melintasi jalan utama yang notabene pusat perkotaan? Inilah yang membuat saya sering merasa takut dan akhirnya memilih menyusuri jalan-jalan alternatif untuk menuju suatu tempat.

Menurut saya, ini harus menjadi perhatian serius. Jika terjadi kecelakaan, pengendara kecil yang justru paling dirugikan. Saya berharap pihak kepolisian bisa lebih tegas dan memperketat pengawasan agar tidak ada lagi truk-truk nakal yang melintas di jalan utama. Jalan utama Sidoarjo seharusnya diperuntukkan bagi kendaraan kecil, bukan kendaraan besar bermuatan berat.

Baca Juga:

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

Jika lalu lintas tertata dengan baik, jalan akan lebih aman, pengendara pun lebih tenang. Masyarakat yang setiap hari hilir mudik antara Sidoarjo dan Surabaya bisa berangkat dan pulang dengan rasa aman. Dan yang paling penting, sampai rumah dengan selamat.

Penulis: Ahmad Muflihus Syauqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sidoarjo: Surga untuk Pebisnis, Neraka bagi Perantau. Pengeluaran Selangit, Pemasukan Sulit!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2026 oleh

Tags: gaji di sidoarjoindustri di sidoarjokemacetan sidoarjoSidoarjoSurabayaumk sidoarjo
Ahmad Muflihus Syauqi

Ahmad Muflihus Syauqi

Pemuda Madura swasta yang menaruh perhatian terhadap seni, suka membaca dan menulis.

ArtikelTerkait

Buang Ekspektasi Jogja Kota Sejuk dan Asri. Cuacanya Lebih Panas daripada Surabaya dan Jakarta!

Buang Ekspektasi Jogja Kota Sejuk dan Asri. Cuacanya Lebih Panas daripada Surabaya dan Jakarta!

27 Februari 2024
Suramadu, Jembatan Paling Tidak Terurus di Indonesia. Mulai dari Aspalnya Mengancam Nyawa hingga Jalur Motor Jadi Tempat Wisata

Suramadu, Jembatan Paling Tidak Terurus di Indonesia. Mulai dari Aspalnya Mengancam Nyawa hingga Jalur Motor yang Berubah Jadi Tempat Wisata

14 Juli 2024
Jalan Panggung, Sisi Lain Surabaya yang Tidak Pernah Saya Duga Mojok.co

Jalan Panggung, Sisi Lain Surabaya yang Tidak Pernah Saya Duga

9 Desember 2025
Semarang Unggul Jauh dari Surabaya dari sisi BRT (Unsplash)

Cek Fakta! Klaim Surabaya Lebih Unggul dari Semarang Soal BRT Itu Nggak Masuk Akal

25 Juli 2023
4 Bunker Peninggalan Belanda di Surabaya yang Masih Berfungsi hingga Kini Terminal Mojok.co

4 Bunker Peninggalan Belanda di Surabaya yang Masih Berfungsi hingga Kini

24 Maret 2022
Kecamatan Sukolilo, Daerah Paling Underrated di Surabaya

Kecamatan Sukolilo, Daerah Paling Underrated di Surabaya

9 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

29 Juli 2026
Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026
7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya Mojok.co

7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya

30 Juli 2026
Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa Mojok.co

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa

28 Juli 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal Mojok.co

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

26 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.