Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Jangan Percaya kalau Ada yang Bilang Penggemar Musik Metal Setia sama Pasangan, Hoax!

Iqbal AR oleh Iqbal AR
28 September 2022
A A
Jangan Percaya kalau Ada yang Bilang Penggemar Musik Metal Setia sama Pasangan, Hoax!

Jangan Percaya kalau Ada yang Bilang Penggemar Musik Metal Setia sama Pasangan, Hoax! (Joel Muniz via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah artikel yang pernah dimuat oleh Hai tentang keuntungan penggemar musik metal kembali mencuat. Dalam artikel tersebut, disebutkan bahwa salah satu keuntungan menjadi penggemar musik metal adalah setia sama pasangan. Indikasinya adalah, penggemar musik ini tidak suka gonta-ganti genre, alias sekali metal tetaplah metal. Inilah yang jadi dasar anggapan mengapa penggemar musik metal ini dikatakan setia sama pasangannya.

Selain dari Hai, ada juga artikel dari Noisey yang menyatakan hal serupa. Bahkan, artikel dari Noisey ini berdasar pada survei yang dilakukan oleh situs kencan Victoria Milan. Dari survei tersebut (6500 responden), para penggemar musik ini cenderung bukan orang yang pernah melakukan perselingkuhan. Bahkan, musik metal adalah musik yang paling tidak didengar ketika seseorang sedang memikirkan pasangan selingkuhnya, berbanding terbalik dengan musik jazz yang kerap didengarkan ketika memikirkan pasangan selingkuhnya.

Berdasarkan dua artikel ini, muncullah anggapan bahwa penggemar musik metal adalah orang yang setia dengan pasangannya. Belum lagi, kasus perselingkuhan figur publik (yang bukan penggemar metal, pastinya) yang beberapa hari terakhir ramai diperbincangkan, membuat anggapan ini terdengar sangat valid. Bahkan akun-akun pencinta musik metal sampai akun jualan baju-baju metal ikut riding the waves dengan artikel ini.

Namun, apakah benar bahwa penggemar musik metal setia sama pasangan? Apakah benar, hanya karena metal tidak didengarkan orang-orang yang sedang memikirkan pasangan selingkuhnya, otomatis menjadi dasar bahwa pencinta metal orangnya setia? Yakin? Tunggu dulu. Mari kita bedah satu per satu.

Selera musik dan kesetiaan itu tidak berkaitan

Gimana ceritanya, bermodal survey dari sebuah situs kencan yang respondennya hanya 6500, bisa langsung dipukul rata bahwa pendengar musik metal itu setia dan tidak pernah selingkuh. Okelah katakan survei tersebut serius dan valid. Namun, variabel lain seperti cocok-tidaknya musik metal didengarkan ketika berselingkuh itu apakah disertakan juga? Dan apakah variabel mengenai lirik-lirik lagu metal yang jauh dari persoalan cinta-cintaan juga disertakan?

Kalau hanya karena penggemar musik metal itu tidak suka gonta-ganti genre lalu diasosiasikan sebagai orang yang setia dengan pasangan, mengapa ini tidak berlaku untuk pencinta dangdut? Bukannya pencinta dangdut juga tidak suka gonta-ganti genre?

Lagian, selera musik itu nggak ada hubungannya dengan kesetiaan dengan pasangan. Mau kalian pendengar Black Sabbath, Lamb of God, Oasis, Adele, Barakatak, atau NDX AKA sekali pun, kalau kalian setia sama pasangan, ya setia aja. Pun sebaliknya, kalau nggak setia, ya nggak setia aja. Nggak usah bawa-bawa genre musik yang kalian dengarkan, dan nggak ada urusannya sama musik genre apa yang kalian dengarkan. Genre musik yang didengarkan kok jadi acuan kesetiaan, aneh-aneh aja orang-orang ini memang.

Minimnya porsi cinta-cintaan dan perselingkuhan di musik metal

Terlepas dari apa yang saya tulis di atas, saya sebenarnya bisa paham mengapa penggemar musik metal dianggap sebagai orang yang paling setia sama pasangan. Penyebabnya, tidak lain dan tidak bukan adalah minimnya porsi cinta-cintaan dan perselingkuhan dalam musik metal. Baik itu secara lirikal (dari musisi metal itu sendiri), maupun secara hubungan sosial di kalangan penggemar musik metal.

Baca Juga:

4 Pertanyaan Basa-Basi yang Dibenci Pengantin Baru

Kasta Kentut dalam Hubungan Asmara

Ya bayangkan saja, misalnya, Randy Blythe dari Lamb of God atau Corey Taylor dari Slipknot, atau bahkan George “Corpsegrinder” Fisher dari Cannibal Corpse nulis lirik cinta-cintaan atau tentang perselingkuhan, tapi masih dengan alunan musik metal yang kencang dan penuh riff-riff gitar yang gahar. Mana enak coba? Didengarkan nggak enak, dibuat moshing atau wall of death juga nggak enak. Musik seperti itu memang paling enak dipadukan dengan lirik-lirik yang juga gahar, semisal kemarahan terhadap pemerintah, aparat, atau kepada dogma.

Namun, akan muncul pengecualian jika kita bicara musisi Hair Metal atau Glam Metal, yang justru sering membahas soal cinta-cintaan di lagu-lagunya. Poison, Ratt, atau Motley Crue masih sering memasukkan “lagu cinta” dalam setiap albumnya. Bahkan soal perselingkuhan, salah satu dedengkot Motley Crue, Tommy Lee, pernah berselingkuh dengan Pamela Anderson ketika dirinya masih berstatus sebagai suami Heather Locklear. Ini bukan penggemar musik metal, tapi pelakunya sendiri yang berselingkuh (bahkan Tommy Lee sudah menikah empat kali).

Metalheads Itu sejatinya disakiti, bukan menyakiti

Okelah kalau kita menganggap bahwa pencinta musik metal (metalheads) itu setia atau tidak pernah berselingkuh. Kalau kalian memercayainya, ya monggo. Kalau saya sih nggak mau semudah itu percaya, ya. Namun, lebih dari itu, sebagian metalheads itu sebenarnya adalah orang-orang yang disakiti, bukan menyakiti.

Emangnya metalheads itu disakiti apa dan siapa? Banyak. Disakiti oleh society misalnya. Meskipun tahun sudah menginjak angka 2022, tapi masih banyak stereotip buruk yang melekat pada metalheads. Tidak pernah mandi, pergaulan bebas, hingga penyembah setan adalah stereotip buruk yang masih melekat. Belum lagi disakiti oleh orang tua pacar, yang kerap kurang setuju kalau anaknya jalan/pacaran sama metalheads. Itu kalau punya pacar. Kalau nggak punya pacar gimana? Bukannya lebih sakit?

Gini, lho, kita itu sudah seharusnya nggak percaya anggapan bahwa pendengar musik metal itu setia sama pasangan. Kalau hanya untuk seru-seruan, ya monggo, tapi mbok ya jangan diseriusin. Indikasinya juga nggak terlalu jelas, dan pastinya masing-masing orang juga punya kadar kesetiaannya masing-masing, tidak peduli mereka pendengar musik genre apa. Kasihan pendengar genre lain, yang juga dapat stereotip berkebalikan dari pendengar musik metal.

Lagian, gimana metalheads mau selingkuh, lha wong pacar/kekasih saja tidak punya. Eh, kok saya jadi curhat

Sumber gambar: Joel Muniz via Unsplash

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Musik Metal Bukan Hanya Soal Vokalis yang Berteriak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2022 oleh

Tags: musik metalPasanganselingkuhsetia
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

komunikasi perempuan laki-laki feminis tapi tukang selingkuh feminisme perjuangan gender mojok.co

Pertanyaan Untuk Mas-Mas yang Ngaku Feminis tapi Doyan Selingkuh

15 Juni 2020
Nyore Bahagia sambil Mempersiapkan Pernikahan di Festival Kecil Sore Hari

Nyore Bahagia sambil Mempersiapkan Pernikahan di Festival Kecil Sore Hari

8 Agustus 2023
pelakor

Sudah Saatnya Berhenti Menggunakan Istilah Pelakor dan Pebinor

20 Juli 2019
Cewek Nembak Duluan Adalah Budaya Ketimuran dan Nggak Murahan terminal mojok

Cewek Nembak Duluan Adalah Budaya Ketimuran dan Nggak Murahan

18 Mei 2021
Orang Situbondo Jangan Cari Pasangan Orang Bondowoso, Nggak Cocok

Orang Situbondo Sebaiknya Jangan Cari Pasangan Orang Bondowoso, Nggak Cocok

1 Mei 2023
Meski Agak Nyesek, Ngobrol Soal Kematian sama Pasangan Itu Penting!

Meski Agak Nyesek, Ngobrol Soal Kematian sama Pasangan Itu Penting!

17 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kasihan Bantul Nggak Butuh Dikasihani seperti Namanya, Kecamatan Ini Sudah Overpower alfamart indomaret

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

13 April 2026
Membayangkan Apa yang Akan Terjadi Jika di Bogor Tidak Ada Angkot terminal di bogor angkot jakarta

4 Hal Menyebalkan dari Oknum Sopir Angkot yang Bakal Kamu Temui saat Berada di Jakarta

16 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Terbiasa Naik Kereta di Stasiun Tugu Jogja Bikin Saya Kaget dengan Stasiun Lempuyangan yang Chaos Mojok.co

Terbiasa Naik Kereta di Stasiun Tugu Jogja Bikin Saya Kaget dengan Stasiun Lempuyangan yang Chaos

12 April 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

12 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Tidak Butuh Mall untuk Bisa Disebut Beradab dan Maju, Standar Konyol kayak Gitu Wajib Dibuang!

15 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • PNS Dianggap Pekerjaan Mapan karena Bisa Makan Gaji “Buta”, tapi Aslinya Mengoyak Hati Nurani
  • Orang Jember Kerja di Jakarta: Mencoba Berbaur tapi “Tersisihkan”, Dianggap Tertinggal dan Tak Tersentuh Pendidikan
  • Gen Z Jadi Kambing Hitam Generasi Senior, Dicap Lembek dan Tak Bisa Kerja padahal Perusahaan yang “Red Flag”
  • Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta
  • Derita Tak Punya Motor Sendiri dan Tak Bisa Nyetir di Tongkrongan Laki-laki: Dianggap Beban hingga Ditinggal Diam-diam
  • Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.