Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Inilah yang Biasa Saya Usahakan agar Nggak Ngantuk Saat Naik Motor

Riyanto oleh Riyanto
21 Februari 2021
A A
Inilah yang Biasa Saya Usahakan agar Nggak Ngantuk Saat Naik Motor terminal mojok.co

Inilah yang Biasa Saya Usahakan agar Nggak Ngantuk Saat Naik Motor terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya termasuk golongan orang yang susah tidur, tetapi sayangnya ada syarat dan ketentuan berlaku. Kondisi susah tidur saya hanya terjadi di malam hari dan ketika saya memang berusaha buat istirahat. Lucunya, saat saya harusnya nggak boleh tidur, saya malah sering ngantuk pol-polan. Hal ini sungguh berbahaya, apalagi jika saya sedang naik motor dari Jogja ke Purworejo yang jalannya lucu nan penuh lubang itu.

Beberapa kali pas naik motor dengan santai, semilir angin membuat mata saya kriyep-kriyep dan seolah membuai saya buat tidur nyenyak. Bedebahnya, kondisi ngantuk yang paling nikmat adalah di saat yang seharusnya kita nggak ngantuk. Makanya ngantuk saat berkendara, sekalipun berbahayanya minta ampun, tetapi godaan buat merem itu begitu besar. Pernah saya sampai ketiduran beberapa detik, dan pas sadar saya kaget sendiri karena naik motor tanpa kesadaran. Untung jalanan lurus dan pas sepi, kalau nggak, bisa jatuh sambil berakrobat saya.

ADVERTISEMENT

Makanya, guna mengatasi kondisi ngantuk yang berbahaya tapi nikmat saat naik motor, saya biasanya melakukan beberapa hal berikut ini.

#1 Geleng-geleng kepala

Kalau kepala sudah berat banget dan mulai condong ke depan, ke belakang, atau ke samping, biasanya saya auto geleng-geleng dengan cepat sambil kedip-kedipin mata. Harapannya biar ngantuknya ilang, meski jatuhnya malah menderita puyeng tak berkesudahan.

Ini adalah cara paling simpel untuk dilakukan dan nggak membutuhkan banyak usaha, tinggal geleng sana geleng sini saja. Namun, sayangnya cara ini sungguh nggak efektif. Ya gimana mau efektif, wong ngantuk hanya bakal hilang pas saya geleng-geleng. Selepas itu ya bakal liyer-liyer lagi. Sekalipun nggak efektif sama sekali, dengan pekoknya saya tetap melakukan hal ini.

#2 Bernyanyi keras-keras sepanjang perjalanan

Kalau cara pertama nggak terlalu ngefek, saya bakal pake cara kedua, yaitu macak jadi vokalis sepanjang perjalanan. Lagu apa aja yang melintas di kepala, langsung saya nyanyiin keras-keras.

Urusan suara saya bagus apa nggak, walah biar pengendara di sekitar saya saja yang menderita. Nggak butuh nyanyi pakai teknik bagus, yang penting asal ada suara keluar dari mulut saya, biasanya ngantuk saya hilang. Misal mendadak keinget lagu “Juminten”, yowis saya ngasal aja nyanyiin lagunya. Nggak usah sesuai nada asli lagunya, wong kayaknya lagu aslinya saja nadanya ngasal. Malahan saya curiga, hasil aransemen ngawur saya jauh lebih menarik daripada versi asli Juminten yang kuliah di Washington itu.

Cara ini sangat efektif. Misal saya mulai nyanyi di dekat Pasar Gamping, mendadak saja waktu berlalu begitu cepat dan saya sudah sampai di Terminal Wates. Sayangnya ya cara ini membuang begitu banyak energi dan bikin mulut pegel juga nyanyi ngelantur sepanjang perjalanan. Udah gitu berpotensi ditimpung sama pengendara lain juga karena terganggu dengan suara indah saya.

Baca Juga:

3 Hal yang Saya Takutkan Saat Naik Motor di Belakang Bus

Stop Glorifikasi Kemampuan Anak Naik Motor. Nggak Ada Keren-kerennya Tau!

#3 Berhenti bentar dan tampar-tampar muka

Misal saya lagi malas konser sepanjang jalan dan ndilalah ngantuk nggak ketulungan, ya sudah saya terpaksa berhenti di pinggir jalan. Kalau dibilang ini perkara sepele, welah salah besar itu.

Berhenti di pinggir jalan padahal perjalanan masih jauh itu kayak beban tersendiri. Harusnya kalau nggak berhenti sudah bisa sampai di perempatan depan, eh ini malah kudu menepi, geleng-geleng kepala, lepas helm, terus nampar-nampar muka biar ngantuknya hilang. Nggak cukup nampar-nampar wajah, maka dilanjutkan sambil olahraga-olahraga nggak niat gitu, macam merentangkan tangan kanan, ganti tangan kiri, terus naik turunin tangan macem lagi senam pas jaman SD gitu lah.

Kalau sekiranya udah mayan seger, lanjut tancap gas. Bedebahnya, kalau pas berhenti tadi ngantuknya udah ilang, giliran muka udah ketampol-tampol angin, kok ya ngantuknya muncul lagi coba.

#4 Berjanji kalau nemu minimarket bakal mampir beli kopi

Kalau mentok udah nggak kuat nahan ngantuk, satu-satunya harapan adalah mampir ke minimarket terdekat buat beli kopi. Kopi apa aja bebas yang penting langsung minum dan bikin mata melek.

Ajaibnya, sekalipun sudah meneguhkan hati bakal berhenti dan beli kopi, setiap kali ada minimarket muncul di depan mata saya, ngantuknya ilang dong. Jadi ya ngapain saya berhenti buat beli kopi? Yo wis, saya lanjut lagi dan berujung ngantuk lagi setelah jarak minimarket begitu jauh. Ya sudah, minimarket berikutnya bakal berhenti dan ngopi.

Bangsatnya, setiap kali hampir sampai minimarket, ngantuknya mendadak enyah tak berbekas. Seperti itu terus sampai akhirnya saya kudu melewati jalanan yang nggak bakal nemu minimarket lagi sampai rumah. Welah, kalau ternyata fungsi minimarket adalah bikin saya nggak ngantuk, mbok diperbanyak saja minimarket sepanjang Jogja ke Purworejo. Eh.

BACA JUGA Romantisnya Rute Jogja-Purworejo-Kebumen yang Penuh Jalan Berlubang Sana-sini dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Februari 2021 oleh

Tags: naik motorngantuk di jalan
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

7 Dosa Ultimate yang Biasa Orang Indonesia Lakukan sebagai Pengguna Jalan terminal mojok.co

Orang yang Bisa Mengendarai Motor Belum Tentu Bisa Membonceng Orang Lain

29 November 2020
mboncengin

Rasanya Ketika Mboncengin Orang Pakai Motor

2 Agustus 2019
Tipe-tipe Orang Ketika Dibonceng di Motor

Tipe-tipe Orang Diboncengin Naik Motor yang Bikin Gemes

10 Januari 2021
Saya Berpengalaman soal Berkendara Saat Hujan dan Jas Hujan Kelelawar Paling Tidak Efektif terminal mojok.co

Saya Berpengalaman soal Berkendara Saat Hujan dan Jas Hujan Kelelawar Paling Tidak Efektif

20 Februari 2021
Pengalaman Pahit Saat Naik Motor di Belakang Truk Angkut Hewan Ternak terminal mojok.co

Pengalaman Pahit Saat Naik Motor di Belakang Truk Angkut Hewan Ternak

16 Maret 2021
Gambaran Hidup Seorang Lelaki yang Nggak Bisa Naik Motor terminal mojok.co

Gambaran Hidup Seorang Lelaki yang Nggak Bisa Naik Motor

8 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tugu Jogja Kini Lebih Menyenangkan ketimbang Malioboro (Unsplash)

Orang yang Foto di Tugu Jogja Itu Bukan Norak, Hampir Semua Pelancong Pernah Melakukannya

7 Juli 2026
Maganghub Kemnaker, program waras pemerintah yang layak dipertahankan Mojok.co

Maganghub Kemnaker, program waras pemerintah yang layak dipertahankan 

8 Juli 2026
Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial yang kerap terlewatkan Terminal

Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial, tapi kerap terlewatkan

12 Juli 2026
Di Madura, Biaya Oleh-oleh Haji Hampir Sama Besarnya dengan Biaya Keberangkatannya, Bikin Orang Jadi Enggan Berangkat  

Banyak Orang Madura Mampu Berangkat Haji tapi Nggak Berani karena Harus Beli Oleh-oleh buat Tetangga, Bisa Habis Puluhan Juta!

10 Juli 2026
5 jajanan yang menyadarkan saya kalau Tegal lebih dari sekadar sate kambing Mojok.co

5 jajanan yang menyadarkan saya kalau Tegal lebih dari sekadar sate kambing

8 Juli 2026
Pengakuan jujur saya sebagai orang Semarang menghadapi kuliner kambing Tegal yang garang Mojok.co

Pengakuan orang Semarang yang kalah mental menghadapi garangnya kuliner kambing Tegal

7 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.