Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Orang yang Foto di Tugu Jogja Itu Bukan Norak, Hampir Semua Pelancong Pernah Melakukannya

Riko Prihandoyo oleh Riko Prihandoyo
7 Juli 2026
A A
Tugu Jogja Kini Lebih Menyenangkan ketimbang Malioboro (Unsplash)

Tugu Jogja Kini Lebih Menyenangkan ketimbang Malioboro (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu kebiasaan netizen yang menurut saya cukup membingungkan. Mereka gemar menyebut orang yang berfoto di Tugu Jogja sebagai pelancong yang “template”, mainstream, bahkan ada yang terang-terangan menyebutnya norak.

Alasannya juga kurang lebih sama. Jogja punya begitu banyak tempat wisata yang menarik, tetapi kenapa yang difoto justru Tugu? Katanya, sudah terlalu biasa. Sudah terlalu sering muncul di media sosial. Tidak ada yang spesial lagi.

ADVERTISEMENT

Saya justru pengin bertanya balik, memangnya apa yang salah?

Tugu Jogja adalah salah satu tempat ikonik di Jogja. Wajar banget kalau ada yang pengin foto di situ. Bahkan ketika sempat ada larangan pun, tetap tak menyurutkan animo orang berfoto di sana. Rasanya sulit menemukan orang yang baru pertama kali ke Jogja lalu sama sekali tidak tertarik melihat salah satu ikon kota ini dari dekat.

Praktik yang umum

Kalau kita mau adil, sebenarnya ini suatu praktik yang umum. Orang yang pergi ke Paris biasanya ingin melihat Menara Eiffel. Ke Semarang, banyak yang mampir ke Lawang Sewu. Bukan karena mereka tidak tahu ada tempat lain yang lebih menarik, melainkan karena setiap kota selalu punya satu tempat yang seolah menjadi penanda, “Saya benar-benar pernah sampai di sini.”

Bagi saya, Tugu Jogja memiliki fungsi yang sama. Sebagai tempat ikonik juga bersejarah, Tugu memberikan vibes yang sama, penanda bahwa seseorang pernah ke Jogja. Sama dengan berfoto di Malioboro, sama dengan berfoto di kap jip Merapi.

Perlu diketahui juga, tidak semua orang bisa berlibur ke Jogja tiap saat. Bagi kalian yang sudah mendiami Kota Istimewa begitu lama, tentu kalian punya penilaian yang berbeda dengan yang baru bisa ke Jogja sekali setahun. Kalian bisa jadi anggap Tugu adalah tempat penuh kemacetan, tapi bagi wisatawan, ini adalah momen yang menyenangkan bagi mereka.

Wajar jika para wisatawan akhirnya mengabadikan momen di Tugu Jogja. Belum tentu bulan depan atau tahun depan mereka bisa ke Jogja. Bahkan belum tentu juga mereka bisa ke Jogja lagi sepanjang hidupnya.

Baca Juga:

Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya

3 kebiasan warga Tegal yang dahulu saya anggap aneh, tapi kini malah saya tiru

Intinya, hal yang biasa bagi warga Jogja bisa menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi pelancong dari kota lain.

Bisa jadi memang Tugu Jogja adalah destinasi utamanya

Lagi pula, tidak semua orang berlibur itu tujuannya mencari tempat yang tersembunyi atau yang belum viral. Ada yang memang ingin menikmati hal-hal yang ikonik. Sama seperti orang yang datang ke Malioboro untuk berjalan kaki, meski tahu kawasan itu hampir selalu ramai. Atau mampir ke kawasan Keraton hanya karena ingin melihat langsung tempat yang selama ini dikenal lewat buku sejarah.

Ada juga yang ke Tugu Jogja cuma mau liat kayak apa bentuknya, dan foto di sana. Beneran ada orang yang kayak gitu. Tidak semua orang mau berburu. Kadang, yang pasti-pasti aja udah cukup.

Jadi, rasanya tidak perlu buru-buru menyebut orang yang berfoto di Tugu Jogja itu norak. Toh, kemungkinan besar kita pun akan melakukan hal yang sama ketika berkunjung ke sebuah kota yang baru pertama kali kita datangi. Sebab, sebelum mencari tempat-tempat yang lebih tersembunyi, hampir semua pelancong pasti ingin menyapa ikon kotanya lebih dahulu.

ADVERTISEMENT

Penulis: Jessica Nurleman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tugu Jogja Kini Lebih Menarik Bagi Warga Lokal dan Wisatawan ketimbang Malioboro yang Terlalu Ramai dan Kaku

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Juli 2026 oleh

Tags: JogjaMalioborotempat wisata di jogjatugu jogja
Riko Prihandoyo

Riko Prihandoyo

Bekerja membantu usaha orang lain sambil menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Menulis ketika suasana hati memberi ruang, sembari terus belajar menyemangati diri sendiri.

ArtikelTerkait

Kuliner khas kalimantan barat

4 Rekomendasi Kuliner Khas Kalimantan Barat di Jogja

30 November 2021
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
5 Privilese Tinggal di Sleman Utara yang Bakal Sulit Dipahami oleh Warga Bantul Mojok.co

5 Privilese Tinggal di Sleman Sisi Utara yang Bakal Sulit Dipahami oleh Warga Bantul

8 September 2024
Banyumas Layak Menjadi Tujuan Utama Study Tour Menggantikan Jogja

Banyumas Layak Menjadi Tujuan Utama Study Tour Menggantikan Jogja

5 Oktober 2023
UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau Mojok.co

UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta di Jogja dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau

30 Juli 2025
4 Kuliner Jogja yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan Mojok.co

4 Kuliner Jogja yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

17 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman berkendara di Jombang membuat saya merasa kalau jalan di Lamongan tidak buruk-buruk amat

Pengalaman berkendara di Jombang membuat saya merasa kalau jalan di Lamongan tidak buruk-buruk amat

12 Agustus 2026
5 jurusan S2 ini mending dipelajari di luar negeri, bukan di Indonesia Mojok.co

5 jurusan S2 ini mending dipelajari di luar negeri karena lingkungan akademis Indonesia belum siap

14 Agustus 2026
Kegelisahan peneliti BRIN tentang keripik, sepatu, dan genteng (Unsplash)

Catatan seorang peneliti BRIN yang hatinya remuk redam melihat koleganya dihina cuma bisa bikin keripik, sepatu, genteng, dan ngabisin anggaran negara

15 Agustus 2026
Saya masuk desil 10, saya dianggap elite oleh negara, padahal hidup saya benar-benar mengenaskan

Saya masuk desil 10, saya dianggap elite oleh negara, padahal hidup saya benar-benar mengenaskan

13 Agustus 2026
Dibanding sound horeg, voli tarkam jauh lebih masuk akal buat event Agustusan  

Dibanding sound horeg, voli tarkam jauh lebih masuk akal buat event Agustusan  

12 Agustus 2026
Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

11 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.