Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Honda Tiger Itu Keren dan Nyaman, tapi Tunggu Sampai Tangki Bensinnya Bocor

Muhammad Ikhsan Firdaus oleh Muhammad Ikhsan Firdaus
23 Oktober 2020
A A
Honda Tiger Itu Keren dan Nyaman, tapi Tunggu Sampai Tangki Bensinnya Bocor terminal mojok.co

Honda Tiger Itu Keren dan Nyaman, tapi Tunggu Sampai Tangki Bensinnya Bocor terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pada pertengahan 2014, bapak saya memutuskan untuk membeli motor Honda Tiger bekas. Tepatnya, pada STNK, tertera jenis Tiger GL-200R buatan tahun 2011. Motor tersebut dibeli dari temannya bapak saya, yang katanya dijual murah karena sedang butuh uang cepat. Kebetulan, bapak saya saat itu sedang butuh motor, maka dibelilah motor tersebut. Sebenarnya sebelum membeli motor Tiger bekas, saya menyarankan bapak saya agar membeli motor matic saja.

“Tinggal di Jakarta yang macet, motor yang paling cocok digunakan untuk kebutuhan sehari-hari ya motor matic, tinggal gas, dan rem. Tidak perlu capek-capek pencet kopling,” saya menyarankan bapak saya.

“Yang pakai motor kan bukan kamu, lagi pula hitung-hitung ngebantu teman,” bapak membalas saran saya, sekaligus menutup pembicaraan.

Beberapa minggu setelahnya, motor Honda Tiger tersebut resmi menjadi milik bapak. Setelah motor Tiger tersebut sampai di rumah, saya lihat-lihat, keren juga. Mulai dari desain lampunya yang asimetris, hingga warnanya.

Bentuk stang dari motor Honda Tiger sendiri juga tidak terlalu melebar. Saat duduk, posisi kaki juga tidak terlalu mengangkang. Dengan kapasitas mesin 200 cc, rasanya motor ini telah memberikan sensasi berkendara yang nyaman bagi saya. Lantaran saya suka menunggangi motor Tiger tersebut, akhirnya sayalah yang menggunakannya untuk kegiatan sehari-hari.

Masalah pertama yang saya hadapi ketika menggunakan motor Tiger datang ketika saya harus servis rutin motor tersebut. Harga suku cadang original-nya cukup menguras kantong. Harga suku cadangnya bisa dikatakan lebih mahal, jika dibandingkan motor sejenis. Namun, mahalnya harga suku cadang masih bisa disiasati dengan menggunakan suku cadang yang bukan keluaran Honda.

Masalah lainnya yang saya temukan adalah tingginya biaya pajak motor Tiger. Namun, karena pajak sudah ada hitung-hitungannya, jadi untuk masalah ini saya tidak protes atau mengeluh. Kalau tidak mau bayar pajak Tiger, ya tidak usah beli Tiger, pakai Mio saja.

Bertahun-tahun saya merasa nyaman sekali menggunakan motor ini. Baik untuk keperluan sehari-hari, apalagi untuk perjalanan jauh. Hingga datanglah suatu masa, di mana muncul masalah utama.

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

Suatu pagi di pertengahan 2019, saya mencium bau bensin menyengat dari halaman rumah. Ketika saya mengeceknya, ternyata bau bensin tersebut keluar dari motor Tiger yang saya gunakan.

Saya membawa motor Honda Tiger saya ke bengkel resmi Honda. Setelah dicek oleh mekanik, memang ada kebocoran pada tangki bensin motor Tiger tersebut. Terasa jelas, ada sedikit basahan bensin, pada sisi samping bawah tangki. Satu-satunya solusi yang ditawarkan oleh bengkel resmi Honda adalah menggantinya dengan tangki bensin baru.

Masalahnya, harga tangki Tiger ditambah dengan biaya jasa pemasangan bisa mencapai Rp2 juta. Tangki tersebut juga tidak tersedia di bengkel, maka harus dipesan terlebih dahulu. Bengkel tersebut menjelaskan, kurang lebih baru tersedia sebulan kemudian. Sesaat, mekanik yang menangani motor Tiger saya sepertinya sadar dengan apa yang saya pikirkan.

“Tangki Tiger emang gini, Mas. Makanya kalau pake Tiger harusnya tangkinya diperhatikan betul. Bensin jangan sampai kosong-kosong banget, sekali-kali juga kuras, Mas,” kata mekanik.

“Gitu ya, Mas. Selain beli tangki baru ada solusi lain nggak, Mas?” tanya saya.

“Cari bengkel las tangki aja, Mas. Ntar tangkinya ditambal,” kata mekanik.

Akhirnya, saya kembali pulang ke rumah dengan keadaan kusut. Setelah sampai rumah, saya googling terkait permasalahan tangki motor Tiger. Ternyata benar, apa kata mekanik yang saya temui. Tangki Tiger memang rawan masalah. Banyak juga ternyata yang memiliki masalah serupa seperti saya.

Saya juga akhirnya menemukan bengkel yang memiliki jasa las tangki bensin. Beberapa hari kemudian, saya mengunjungi bengkel tersebut. Ketika sampai depan bengkel, salah satu mekaniknya sudah bisa menebak keluhan tangki motor Tiger saya. Lantaran sudah sore, saya disarankan untuk pulang dan meninggalkan motor Tiger tersebut di bengkel. Nanti, saya akan dikabari jika sudah selesai. Saya juga meninggalkan nomor WhatsApp saya kepada mekanik bengkel tersebut, untuk mengabari waktu pengambilannya.

Keesokan harinya, saya dikabari bahwa motor Honda Tiger saya bisa diambil sore. Saya juga harus membawa bensin beberapa liter. Katanya, bensin dalam tangki motor saya harus dibuang karena kotor.

Biaya yang dikeluarkan untuk las tangki memang tidak mahal. Biayanya tidak mencapai Rp200 ribu. Selain itu, ada juga bekas besi tambalan pada tangki motor tersebut. Akhirnya, masalah terkait kebocoran tangki bensin selesai untuk beberapa bulan.

Kenapa hanya beberapa bulan? Ya, karena bocor lagi, dan lagi. Pasalnya, sekali tangki bocor yang disebabkan karat dan keropos, kemungkinan akan muncul kembali kebocoran di tempat yang berbeda. Ini membuat saya harus berkali-kali pergi ke bengkel untuk las tangki. Sial.

Hingga saat ini saya sedang berdoa semaksimal mungkin. Semoga ada keajaiban agar motor Tiger ini bisa disulap menjadi motor custom bergaya café racer. Amiiin. 

BACA JUGA Yamaha Vixion: Motor yang Mudah Dicintai dan Bikin Nyaman Pengendaranya dan tulisan Muhammad Ikhsan Firdaus lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: Honda TigerMotortangki bensin
Muhammad Ikhsan Firdaus

Muhammad Ikhsan Firdaus

Pemuda yang memiliki cita-cita dapat mengunjungi berbagai negara di Asia.

ArtikelTerkait

4 Ide Modifikasi Motor yang Norak, Sebaiknya Jangan Ditiru Mojok.co

4 Ide Modifikasi Motor yang Norak, Sebaiknya Jangan Ditiru

4 Oktober 2024
3 Mobil yang Diam-diam Lebih Masuk Akal untuk Dibeli daripada Beli Motor Baru

3 Mobil yang Diam-diam Lebih Masuk Akal untuk Dibeli daripada Beli Motor Baru

31 Desember 2025
Perhatikan Hal-hal Berikut Saat Jadi Tutor Belajar Kendaraan terminal mojok

Perhatikan Hal-hal Berikut Saat Jadi Tutor Belajar Kendaraan

18 Juli 2021
Ribut-ribut Pilih Honda Atau Yamaha, Padahal Suzuki Tetap yang Terbaik

Ribut-ribut Honda Atau Yamaha, Padahal yang Terbaik Tetap Suzuki

27 Juli 2023
Ketahui Cara Baca Ukuran Ban Berikut, biar Nggak Kena Tipu Saat Beli terminal mojok otomotif otomojok nitrogen

Tips Merawat Katup Ban yang Diisi Angin Nitrogen dari Tukang Tambal Ban

5 Oktober 2020
Yamaha Fazzio Hadir Bukan untuk Tandingi Honda Scoopy, tapi Vespa LX 125 terminal mojok.co

Yamaha Fazzio Hadir Bukan untuk Tandingi Honda Scoopy, tapi Vespa LX 125

25 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.