Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Gudeg Sagan: Gudeg Jogja yang Ramah bagi Lidah Wisatawan

Ana Maria Dian Ayu Sekarsari oleh Ana Maria Dian Ayu Sekarsari
4 November 2025
A A
Gudeg Sagan Gudeg Jogja yang Ramah bagi Lidah Wisatawan (Unsplash)

Gudeg Sagan Gudeg Jogja yang Ramah bagi Lidah Wisatawan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Jogja terkenal akan kuliner gudegnya. Namun, Tidak semua orang bisa makan gudeg Jogja. Ada yang kurang suka karena rasanya terlalu manis. Nah, ada satu warung yang ramah dan cocok dengan lidah wisatawan. Warung itu bernama Gudeg Sagan.

Gudeg Sagan berawal dari tenda emperan depan toko elektronik

Warung gudeg Jogja ini berada di Jl. Prof. Dr. Ir. Herman Johannes No. 53, Samirono, Caturtunggal, Depok, Sleman, D.I. Yogyakarta. Gudeg Sagan buka setiap hari, mulai dari pukul 08:00 pagi hingga 22:30 malam. 

Jadi, kalian bisa sarapan, makan siang, maupun makan malam di sini. Meskipun berupa ruko bertingkat, Gudeg Sagan hanya menempati lantai pertama di ruko itu. Sementara lantai kedua dan ketiganya digunakan sebagai kos-kosan.

Gudeg Sagan bisa dibilang pemain lama di dunia gudeg Jogja. Warung ini pertama kali buka pada 2003. Sebelum menempati ruko sekarang, dulunya berjualan dengan tenda emperan di depan toko elektronik. 

Seiring berjalannya waktu, mereka mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan. Pada 2011, Gudeg Sagan pindah dengan menempati lantai pertama di ruko itu hingga saat ini.

Bebas pilih nasi atau bubur

Di Gudeg Sagan, kalian bisa memilih dua varian; yaitu nasi atau bubur. Baik nasi maupun bubur sudah termasuk krecek. 

Sedikit informasi, bagi yang suka bubur gudeg, sebaiknya datang pada siang hari. Sebab, varian bubur baru tersedia pukul 14:00 siang. Setelah itu, kalian tinggal memilih lauk apa saja untuk gudegnya.

Gudeg Sagan itu khas akan gudeg basah. Ada berbagai macam lauk di sana. Mulai dari lauk tempe, tahu, dada ayam, paha atas, ampela ati, dan lain-lain. Sedikit informasi, di Gudeg Sagan ada dua varian paha atas, yaitu K dan B. Paha atas K biasanya berukuran kecil, sedangkan paha atas B berupa paha atas berukuran besar dan ada ekornya.

Baca Juga:

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

Jogja Dijual (dan Sudah Laku), Warganya Cukup Jadi Penonton Sambil Ngontrak Saja

Soal harga, bervariasi mulai dari Rp12:500 hingga Rp41:500. Bosan lauknya hanya satu saja? Tenang, kalian bisa tambah lauk lain. 

Misalnya, kalau kreceknya kurang banyak, tinggal minta ekstra krecek. Atau kalau misalnya pesan nasi gudeg dada tapi ingin ampela ati tinggal rikues saja. Kalau dari pengalaman saya biasanya minta lauk tambahan ceker.

Gudeg Sagan juga menyediakan aneka kerupuk. Lalu, ada aneka es krim yang tersedia di sana. Tidak hanya itu juga, gudeg Jogja yang sudah tersohor ini juga menyediakan minuman Saparella. Jadi kalian tidak perlu kesulitan mencari Saparella di Yogyakarta.

Gudeg Jogja yang cocok di lidah wisatawan

Tekstur ayam kampung yang lembut menambah kelezatan gudeg Jogja satu ini. Adanya areh yang gurih membantu menyeimbangkan rasa manis. Meskipun manis, tapi rasa manisnya tidak begitu dominan sehingga cocok di lidah wisatawan.

Kehadiran krecek turut menambah kelezatan. Kreceknya agak pedas tapi pedasnya tidak begitu menusuk. Jadi, tidak perlu khawatir kepedasan saat mencoba krecek. Bila ditambah telur membuat Gudeg Sagan ini semakin nikmat. Telur yang digunakan berupa telur bebek. Adanya telur membuat sepiring nasi gudeg menjadi ramai.

Itulah pembahasan mengenai Gudeg Sagan, rekomen bagi wisatawan yang kurang suka dengan rasa manis gudeg Jogja. Kalau kalian sedang berada di Yogyakarta, sempatkanlah mampir.

Penulis: Ana Maria Dian Ayu Sekarsari

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Kesalahan yang Tanpa Sadar Dilakukan Wisatawan Saat Membeli Gudeg Jogja, Hindari Atau Kalian Rugi Sendiri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 November 2025 oleh

Tags: gudeggudeg jogjagudeg saganJogjakuliner jogjarekomendasi gudeg Jogja
Ana Maria Dian Ayu Sekarsari

Ana Maria Dian Ayu Sekarsari

Lahir dan tinggal di Purwokerto.

ArtikelTerkait

Geliat Kos LV Malang: Belum Setenar, Seheboh, dan “Tersentralisasi” Kos LV Jogja, tapi Sama-sama Dianggap Meresahkan  

Geliat Kos LV Malang: Belum Setenar, Seheboh, dan “Tersentralisasi” Kos LV Jogja, tapi Sama-sama Dianggap Meresahkan  

19 Mei 2025
4 Hal yang Biasa bagi Warga Magelang, tapi Tidak Biasa untuk Orang Jogja Mojok.co

4 Hal yang Biasa bagi Warga Magelang, tapi Tidak Biasa untuk Orang Jogja

16 September 2024
Sedikit Travel Guide bagi KPK yang Akan Berkunjung ke Jogja terminal mojok.co

Sedikit Travel Guide bagi KPK yang Akan Berkunjung ke Jogja

5 Desember 2020
Upah Minimum Jogja Memang Naik, tapi Bukan Berarti Buruh Nggak Boleh Protes, Ini Bukan Perkara Upah Semata, Bolo! UMP Jogja, gaji Jogja, frugal living ump jogja yogyakarta, bandung

Seburuk Apa pun Citra Jogja, Tetap Saja, Perkara Keramahan, Jogja Adalah Juaranya

21 Januari 2024
UMR Jogja Harus Naik Drastis, Tidak Bisa Tidak! upah minimum yogyakarta

Kalau UMR Jogja Memang Serendah Itu, Kenapa Masih Banyak yang Bekerja di Jogja?

17 Agustus 2023
Nasi Padang Menggusur Makanan Tradisional Indonesia (Pinerineks via Wikimedia Commons)

Makanan Tradisional Indonesia Bukan Tergusur Western Food, tapi Nasi Padang

1 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

11 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh” Mojok.co ka kahuripan

KA Sri Tanjung dan KA Kahuripan, Kereta Api Paling Nanggung dan Melelahkan bagi Penumpang

10 Maret 2026
Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta Mojok.co

Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta 

6 Maret 2026
Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

12 Maret 2026
Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Lulus S2 dan Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, padahal Peluang Jadi Akademisi di Surabaya Nggak Kalah Menarik Mojok.co

Lulusan S2 Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, Seolah-olah Nggak Ada Harapan Jadi Akademisi di Surabaya

10 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan
  • Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik
  • Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri
  • Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis
  • Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang
  • Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.