Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
6 Mei 2026
A A
Kampus-Kampus Bangkalan Madura Bakal Jadi "Pabrik" Pengangguran kalau Tidak Mau Berbenah Mojok.co

Kampus-Kampus Bangkalan Madura Bakal Jadi "Pabrik" Pengangguran kalau Tidak Mau Berbenah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada banyak kampus di Bangkalan Madura. Namun, pilihan prodinya tidak beragam. Dari ujung barat sampai timur, utara sampai selatan, semua seakan menyediakan prodi yang seragam. Sama semua, kalau nggak Ekonomi Syariah, Hukum Syari’ah, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah. Kondisi ini sempat bikin saya bingung ketika mau kuliah. 

Setelah dipikir-pikir lagi, prodi yang seragam itu nggak cukup baik. Bukan saja bagi saya sebagai mahasiswa, tapi juga masa depan Bangkalan Madura. Bayangkan saja, kalau prodi yang seragam ini terus dipertahankan, beberapa tahun ke depan lulusan dengan keterampilan atau keilmuan yang sama akan membeludak. Dampaknya? Saya akan sulit dapat pekerjaan, Bangkalan Madura juga akan dipenuhi oleh pengangguran.

Setelah 5 tahun masa kebingungan memilih kampus berlalu, saya kira kampus-kampus di Bangkalan Madura sudah berubah jadi makin baik. Eh, ternyata malah makin parah!

Baca juga Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira.

Di Bangakalan Madura itu satu kampus buka prodi lalu yang lain mengikuti

Beberapa tahun ke belakang, kampus di Bangkalan Madura banyak sekali yang mulai bertransformasi. Mulai dari mengubah nama kampusnya, sekolah tinggi yang meningkat jadi institut, dan yang paling banyak yakni keberanian mereka untuk membuka prodi baru. Nah, awalnya, saya melihat ini sebagai kabar baik, namun makin kesini kok kaya terasa seperti sebaliknya.

Ya, agaknya perkembangan kampus di Bangkalan Madura dengan membuka prodi baru itu tidak cukup baik. Alasannya, niat mereka sepertinya hanya karena FOMO saja. Coba kalian renungkan, kampus ini buka S1 Manajemen Pendidikan Islam, kampus lainnya juga buka prodi tersebut. Lalu, yang akhir-akhir ini ramai, S1 Hukum Tata Negara (HTN) yang mulai menjamur di kampus-kampus swasta di Bangkalan.

Kalau dihitung, ada 3 kampus yang membuka prodi baru S1 HTN. Untuk ukuran Bangkalan yang penduduknya nggak seberapa, 3 prodi HTN itu sudah kebanyakan.

Pertanyaannya kemudian, lulusannya mau dikemanain semua, pak atau bu?

Baca Juga:

Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

Jangan fokus memperbanyak mahasiswa, kasian lulusannya

Saya kurang begitu memahami mengapa kampus-kampus di Bangkalan Madura ini FOMO dalam membuka prodi. Apa betul karena kondisi kekacauan negara maka mereka buka prodi HTN. Lalu, apa benar karena sistem pendidikan kita yang problematik maka mereka banyak buka prodi Pendidikan? Itu pertanyaan-pertanyaan kalau saya berpikir positif pada kampus-kampus itu ya. 

Akan tetapi, bisa jadi pula sebaliknya. Kampus-kampus mungkin ingin menggaet mahasuswa sebanyak-banyaknya lewat prodi populer. Dan tentu, alasan dibaliknya adalah pemasukan dan keuntungan. Maksud saya, keresahan kita, warga Bangkalan Madura, pada kondisi negara dan pendidikan malah dijadikan ladang untuk menarik kita. Yang penting, banyak aja dulu yang daftar ke kampusnya. Masalah kualitas? Belakangan.

Sekali lagi, itu kabar buruk ya. Jangan harap setelah lulus, karier kita bakal mulus. Bukan tidak mungkin kita malah kebingungan akan dikemanakan ilmu dan ijazahnya!

Baca juga Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia.

Masing-masing kampus di Bangkalan harusnya punya keunikan

Saya termasuk orang yang tidak sepakat dengan kampus yang terlalu berorientasi pada keuntungan. Misalnya yang terjadi di Indonesia saat ini, semua kampus berlomba membuka prodi S1 Kedokteran, mulai dari yang kampus pendidikan, keislaman, hingga institut yang terkenal dengan jurusan tekniknya. Apa urgensinya? Ya, untuk menyedot UKT mahasiswanya. Tak ada yang bisa menjamin kualitas lulusannya.

Akhirnya, sekarang seperti tak ada kampus yang benar-benar mewarisi keilmuan di bidangnya. Kampus mana yang jago di bidang sosial, mana yang banyak melahirkan pemikir pendidikan, mana pusat ilmuan saintek. Tidak ada. Semua mencair, bahkan seakan mengejar di bidang saintek saja.

Nah, demikianlah yang saya takutkan terjadi di Bangkalan Madura. Takut pembukaan prodi di kampus hanya untuk menyedot UKT mahasiswa. Seperti kata saya, akhirnya tidak ada kampus di Bangkalan Madura yang memiliki identitas unik. Misalnya nih ya, mana kampus yang paling kuat di bidang tafsir, mana yang Filsafat dan Aqidah, mana yang Ekonomi Syariah mana yang Pendidikan. Semuanya datar-datar saja kelasnya.

Bayangkan kalau mereka punya fokus berbeda-beda, saya percaya pasti mudahlah disorot dunia. Ini lho di Madura pusatnya ilmuwan muslim! Asekkk.

Ya, cukup sudah. Artikel ini hanyalah keresahan saya sebagai warga yang mencintai kabupaten ini. Tentu saja, saya tak berharap kampus-kampus di Bangkalan Madura itu meluluskan pengangguran saja. Maka dari itu, saya harap harus betul-betul ada alasan yang bijak saat kampus di kabupaten ini berniat membuka prodi baru. Takutnya, harapannya hanya halu!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Derita Mahasiswa Asal Madura yang Serius Kuliah di Surabaya, Terjebak Stereotipe dan Kerap Jadi Sasaran Dark Jokes.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Mei 2026 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduramaduraPerguruan Tinggiprodiuniveritas
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Mensyukuri Tinggal di Sumenep, Kabupaten Termiskin Ketiga di Jawa Timur

Mensyukuri Tinggal di Sumenep, Kabupaten Termiskin Ketiga di Jawa Timur

26 Juni 2023
Di Madura, Biaya Oleh-oleh Haji Hampir Sama Besarnya dengan Biaya Keberangkatannya, Bikin Orang Jadi Enggan Berangkat  

Menjadi Haji Mabrur di Madura Itu Susah, Harus Berani Menentang Kultur yang Mengatur

23 Juni 2025
Bangkalan Madura Nggak Cocok Dijadikan Destinasi Wisata: Sebuah Peringatan sebelum Kalian Kecewa surabaya

Bangkalan Madura Nggak Cocok Dijadikan Destinasi Wisata: Sebuah Peringatan sebelum Kalian Kecewa

31 Desember 2023
Sarjana Jadi Tukang Sate Ayam Tetap Bangga Meski Diremehkan (Unsplash)

Di Balik Gerobak Pedagang Sate Ayam Madura Berdiri Seorang Sarjana yang Bangga dengan Jalan Hidupnya

16 September 2025
Sisi Gelap Kuliah di Universitas Trunojoyo Madura, Kampus Murah yang Nggak Semua Orang Bisa Betah

Sisi Gelap Kuliah di Universitas Trunojoyo Madura, Kampus Murah yang Nggak Semua Orang Bisa Betah

18 Oktober 2025
Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Bukti Orang Madura Gagal Paham Konsep Buang Sampah pada Tempatnya Mojok.co

Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Bukti Orang Madura Gagal Paham Konsep Buang Sampah pada Tempatnya

8 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari, Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

4 Mei 2026
Menyesal Beli Motor Impian Honda Astrea Prima karena Akhirnya Cuma Nambah Beban Hidup Mojok.co astrea bulus

Astrea Bulus 1991 yang Saya Beli Lima Juta, Dibilang Teman “Ora Jaman”, Ternyata Malah Jadi Motor Paling Masuk Akal Buat Saya

5 Mei 2026
5 Keanehan Lokal Jogja yang Bikin Kaget Orang Semarang (Wikimedia Commons)

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

5 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026
Bangkalan Madura Nggak Selalu Jelek, Pengalaman Cetak Ulang KTP di Mal Pelayanan Publik Membuktikan Sebaliknya Mojok.co

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

5 Mei 2026
Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik kabupaten semarang

Bohong kalau Ada yang Bilang Wisata Alam Salatiga itu Beragam, wong Destinasi Wisata Ini Aja Numpang di Kabupaten Semarang

1 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • 5 Ciri Orang Toxic yang Wajib di-Cut Off: Teman Manipulatif dan Bodo Amat dengan Kondisi Kita
  • Satu Kos sama Teman NPD alias Narsistik bikin Muak: Pusat Masalah tapi Tak Tahu Diri, Merasa Benar Sendiri dan Ogah Introspeksi
  • 4 Tipe Teman yang Sebaiknya Dilarang Menginap di Kos Kita: dari yang Cuma “Modal Nyawa”, hingga Teman Jorok tapi Tak Sadar Kalau Dia Jorok
  • Ortu Lebih Rela Jual Tanah buat Modal Anak Kerja di Jepang, Rp40 Juta Mending buat LPK ketimbang Rugi Dipakai Kuliah
  • Tolak Daftar LPDP untuk Kuliah di LN karena Beasiswa MEXT U to U di Jepang Lebih Menguntungkan, Tak Menuntut Kontribusi Balik
  • Gaji Dosen Belum Sejahtera, Sekarang Prodinya Mau Ditutup Pula. Negara Ini Sebetulnya Mau Apa?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.