Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Fun Fact Hari Jumat (Bagian 2): Nggak Cuma Masjid, Supermarket Juga Bisa Ramai

Lulu Erzed oleh Lulu Erzed
15 November 2019
A A
Fun Fact Hari Jumat (Bagian 2): Nggak Cuma Masjid, Supermarket Juga Bisa Ramai
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau bisa diberi sub judul, saya beri sub “Supermarket Diskon Gila-Gilaan di Hari Jumat”.

Setelah beberapa minggu lalu saya menulis di Terminal ini bertajuk “Fun Fact Hari Jumat”, dan ketika  menuliskannya saya masih belum ada bayangan untuk melanjutkan bagian dua-nya. Jadi ya, judul tulisan yang kemarin tidak saya beri keterangan “bagian satu”.

Sempat saya bahas sedikit kemarin, kalau pada hari Jumat orang-orang akan berlomba-lomba menuai pahala. Salah satunya, pahala diraih dengan cara bersedekah.

Bersedekah bisa dilakukan dengan cara yang bermacam-macam. Bisa dengan senyum (paling gampang), bisa dengan membantu sesama dalam bentuk barang, uang, atau jasa. Saya yakin kalau niat bersedekah dengan materi tersebut kadang masih pada berat ngelakuinnya. Ya kan? Iya aja kali, wajar kok. Namanya juga ngibadah, pasti ada bisikan-bisikan dari makhluk sebelah. Hahaha.

Sekarang ini, ada jenis sedekah yang nggak terlalu terasa berat, yaitu sedekah kembalian dari Indomaret dan Alfamart. Dan saya yakin mungkin hanya sedikit sekali orang yang menganggap sedekah yang satu ini berat.

“Kembaliannya boleh didonasikan, Kak?” tanya Mbak-Mbak kasir.

Kemudian dengan sigap si pembeli akan menjawab, “Iya”, atau “Iya, boleh”. Atau kalau si pembeli sedang banyak waktu luang, akan ditambah basa-basi dengan bertanya, “Donasi ini dialokasikan ke mana?” Pun saya sangat yakin, hanya sedikit orang yang berbasa-basi demikian. Yaudah sih, asal iya aja. Kasihan juga sama yang ngantre di belakang kalau kita kelamaan basa-basinya.

Biasanya kisaran nominal kembalian yang didonasikan ini senilai 100-500 perak rupiah. Tapi ada nggak ya orang yang saking “pelitnya” banget-banget naudzubillah gitu (bukan karena nggak uangnya mepet), nggak ngerelain recehan mereka buat donasi di minimarket ini, terus minta dikembalikan?

Baca Juga:

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

Padahal, sesuai tuntunan yang diajarkan oleh Al-Hadis, sedekah yang baik adalah sedekah barang terbaik yang kita miliki. Kalau berkaca terhadap cerita tadi, kurang tepat juga sih. Lha wong kita asal mengiyakan kata Mbak-Mbak kasir tadi kan biasanya karena merasa uang receh tidak banyak nilai gunanya. Dari pada menuh-menuhin dompet, mending sedekahin aja. Gitu, kan?

Tapi nggak apa-apa, ding. Kan kita terus berproses dan belajar. Punyanya juga masih itu, ya baru itu yang bisa disedekahkan. Daripada sedekah banyak-banyak tapi nggak ikhlas?

Kalau saja masyarakat kita ini hobi ngamal jariyah, saya yakin orang-orang akan memilih belanja ke minimarket tersebut, plus-plus sekalian dapet pahala sedekahnya. Apalagi kalau hari Jumat. Rame udah tuh, sedekah praktis yang keikhlasannya tidak lagi diragukan.

Alih-alih kita yang bersedekah ke minimarket –namanya juga ‘mini’, jadi ya butuh disedekahin. Mari kita bahas salah satu supermarket (yang mungkin berbalik) malah menyedekahi kita semua para pelanggan di hari Jumat.

Mirota kampus, supermarket perburuan emak-emak dan mahasiswa bagian Jogja Istimewa ini memberikan spesial diskon hingga 20% untuk pelanggannya. Diskon Mirota Kampus di hari Jumat ini nggak tanggung-tanggung, bukan hanya beberapa item tertentu saja dong. All item, Gaes. Wa bil khusus yang menggoda mata dan melambai kantong kami para kaum hawa: yeah, perkosmetikan duniawi.

Ini bener-bener jarang bisa dijumpai di sembarang supermarket, sih. Saya merasa beruntung sekali dipertemukan dengan supermarket yang cukup bisa dibilang super lengkap dengan harga ekonomis dan nggak keterlaluan pajaknya. Hambok semua supermarket kayak gini tiap Jumat. Nggak pengin apa kalian gantian yang sedekah ke kita semua? Hari Jumat loooh~

Mungkin ini juga bagian dari ikhtiar pihak supermarket untuk sekali-kali bersedekah ke konsumen kali ya? Sedekah dengan cara memberi potongan harga, gitu maksudnya~

Saya tinggal di salah satu pesantren di Yogyakarta. Sekolah dan pesantren kami libur kegiatan setiap hari Jumat, bukan Minggu. Biasanya tiap Jumat, apalagi awal bulan, para santriwati berbondong belanja persiapan bulanan ke Mirota Kampus ini. Siapa sih yang nggak tergoda belanja dengan potongan harga? Apalagi anak rantau pas-pasan yang harus super pinter ngatur keuangan.

Bukan hanya ramai oleh pelajar dan mahasiswa. Saya juga melihat para emak, baik yang mamah muda, sampai yang sudah terlihat bercucu saya temui di sana. Saya yakin mereka akan menyempatkan sebentar waktu dari banyak sibuknya, demi belanja keperluan rumah tangga dengan potongan harga yang lumayan ini.

Setiap hari Jumat, minimal sebulan sekali saya sengaja menyambangi supermarket ini. Saya sangat jarang melihat mas-mas atau bapak-bapak yang belanja. Terus saya mikir. Oh iya, ini kan Jumat. Mereka pada sibuk meramaikan masjid kali ya. Kita mah ngramein supermarket aja deh.

Terima kasih Mirota Kampus. Selalu baik dan lanjutkan sedekah Jumat ini pada kami semua yaaa~

BACA JUGA Bersedekah Kok Minimalis dan Biasa-Biasa Saja atau tulisan Lulu Erzed lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 November 2019 oleh

Tags: belanjahari jumatmirota kampussedekah
Lulu Erzed

Lulu Erzed

ArtikelTerkait

7 Minuman Kemasan Underrated di Indomaret

7 Kekurangan Belanja di Aplikasi Klik Indomaret

12 November 2022
uang habis decoy effect

Decoy Effect, Penghancur Prioritas Belanja yang Menyebalkan

19 September 2020
Perbedaan Orang Kota dan Orang Desa ketika Belanja di Minimarket Terminal Mojok

Perbedaan Orang Kota dan Orang Desa ketika Belanja di Minimarket

14 Maret 2022
Kenapa Turis Indonesia Lebih Sibuk Berbelanja dan Berfoto Ria daripada Turis Eropa Terminal Mojok

Kenapa Turis Indonesia Lebih Sibuk Berbelanja dan Berfoto Ria daripada Turis Eropa?

2 Desember 2022
5 Trik Belanja Buku biar Hemat terminal mojok.co

5 Trik Belanja Buku biar Hemat

12 Desember 2021
Toko Progo, Tempat Belanja Terbaik di Jogja. Fix No Debat!

Toko Progo, Tempat Belanja Terbaik di Jogja. Fix No Debat!

7 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Americano Dianggap Maskulin Lebih dari Es Kopi Susu (Unsplash)

Ketika Americano Dianggap Lebih Maskulin ketimbang Es Kopi Susu

6 Juli 2026
5 Dosa Penjual Ketoprak Jakarta yang Membuat Pembeli Tidak Nafsu Makan Mojok.co cirebon

Jangan Asal Klaim, Ketoprak Itu Warisan Kuliner Betawi Jakarta, Bukan Cirebon

6 Juli 2026
Ini Dia Alasan Orang Jakarta Timur Malas Diajak Main ke Jakarta Selatan

Jakarta Timur Layak Dimekarkan jadi Jaktim Utara dan Jaktim Selatan, Terlalu Banyak Perbedaan!

8 Juli 2026
Nasib Ironis Pulau Buton, Penghasil Aspal tapi Kualitas Jalannya Begitu Buruk

Nasib Ironis Pulau Buton, Penghasil Aspal tapi Kualitas Jalannya Begitu Buruk

6 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

10 Juli 2026
3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang Mojok.co

3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang

5 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.