Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Fenomena Alam di Tegal yang Sering Dikaitkan dengan Hal Gaib

Malik Ibnu Zaman oleh Malik Ibnu Zaman
3 Agustus 2024
A A
3 Fenomena Alam di Tegal yang Sering Dikaitkan dengan Hal Gaib Mojok.co

3 Fenomena Alam di Tegal yang Sering Dikaitkan dengan Hal Gaib (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di Indonesia fenomena alam masih sering dikaitkan dengan hal-hal metafisika alias gaib. Begitu pula yang terjadi di Tegal, Jawa Tengah. Bukannya tidak setuju dengan keberadaannya, saya justru merasa cerita-cerita gaib itu melengkapi kekayaan budaya di suatu daerah. 

Nah, di bawah ini ada beberapa fenomena alam di Tegal yang sering dikaitkan dengan hal-hal gaib:

#1 Gempa, banjir, dan longsor di Tegal dikaitkan dengan legenda Si Gringsing dan Si Kasur

Gempa dan longsor di Tegal sering dikaitkan dengan legenda setempat, yaitu Si Gringsing dan Si Kasur. Legenda ini menceritakan tentang sepasang suami istri yang berubah menjadi ular setelah memakan telur. Suami bernama Si Gringsing dan istrinya bernama Si Kasur. Legenda ini berkembang di Kecamatan Bojong, Bumijawa, Lebaksiu, dan sekitarnya.

Menurut cerita yang beredar di Tegal, mereka berdua adalah pengantin baru. Si Gringsing bekerja sebagai petani, sementara Si Kasur setiap hari mengantarkan makanan untuk suaminya. Suatu hari, ketika Si Kasur belum tiba di sawah dengan makanannya, Si Gringsing yang sangat lapar menemukan tiga telur di pematang sawah. Ia membakar telur-telur itu untuk mengganjal rasa laparnya dan telur tersebut terasa sangat enak. AKhirnya dia menyisakan satu telur untuk istrinya.

Setelah memakan telur, Si Gringsing merasakan panas di sekujur tubuhnya dan menceburkan diri ke sungai, berubah menjadi ular. Tak lama kemudian, Si Kasur tiba di sawah dan bingung mencari suaminya, hanya menemukan bekas pembakaran dan satu telur sisa. Ketika Si Gringsing muncul dalam wujud ular dan menceritakan apa yang terjadi, Si Kasur dengan setia memakan telur sisa tersebut meskipun Si Gringsing melarangnya. Akhirnya, Si Kasur juga merasakan panas di sekujur tubuhnya, menceburkan diri ke sungai, dan berubah menjadi ular.

Mereka bertemu dengan seorang pertapa yang setuju mengembalikan mereka menjadi manusia dengan syarat mereka tidak boleh bertemu dalam waktu yang sangat lama. Si Gringsing ditempatkan di Kali Gung dan Si Kasur di Bukit Sitanjung. Namun, karena merindukan istrinya, Si Gringsing mencoba bertemu dan tersambar petir yang membuat salah satu matanya buta. Konon, mereka akan bersatu kembali saat hari kiamat dan berubah menjadi manusia kembali.

Pergerakan mereka yang sangat besar dipercaya mengakibatkan gempa, banjir, dan longsor di Tegal.

#2 Meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Slamet dikaitkan dengan munculnya Satrio Wirang

Meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Slamet, Tegal sering dikaitkan dengan mitos munculnya Satrio Wirang, berdasarkan ramalan Jayabaya. Satrio Wirang adalah seorang pemimpin yang kalah bertarung melawan Satrio Piningit, tapi tidak mau menerima kekalahannya. Dia kemudian mengajak pengikutnya untuk menjegal Satrio Piningit yang memenangkan pertempuran.

Baca Juga:

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

Ada dua pendapat di masyarakat tentang Satrio Wirang. Pertama, bahwa Satrio Wirang adalah orang baik yang difitnah, namun terus berusaha mengabaikan fitnah tersebut dengan menempa diri. Kedua, bahwa Satrio Wirang adalah orang jahat yang memusuhi Satrio Piningit dan berusaha menjegalnya.

Menariknya, fenomena meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Slamet selalu dekat dengan momentum pemilihan presiden.

#3 Angin kencang di Gunung Slamet dikaitkan dengan kedatangan Nyai Roro Kidul

Pada bulan tertentu, di kaki Gunung Slamet di Tegal terjadi angin kencang yang bertiup dari arah selatan menuju utara. Pada malam hari, angin ini terdengar samar-samar seperti suara gamelan. Masyarakat sekitar mengaitkan fenomena tersebut dengan kedatangan Nyi Roro Kidul dari Jogja yang hendak bertamu ke Gunung Slamet. 

Dulu, ketika saya masih kecil, fenomena angin kencang di kaki Gunung Slamet yang dikaitkan dengan kedatangan Nyai Roro Kidul menjadi pembicaraan yang ramai di masyarakat. Anak-anak diminta membawa kalung dari bambu petung untuk menolak bala. Selain itu orang dengan weton tertentu disarankan melakukan ritual menyebar beras dan kunyit di pertigaan atau perempatan agar tidak dibawa oleh Nyi Roro Kidul.

Di atas adalah beberapa cerita yang masih dipercaya banyak warga Tegal. Kalau menggunakan logika modern, hal-hal di atas tidak masuk akal. Namun, cerita-cerita di atas bisa melengkapi kekayaan budaya

Penulis: Malik Ibnu Zaman
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Cerita Horor di Sekitar Kraton Jogja yang Bikin Nyali Ciut

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2024 oleh

Tags: fenomena alamgaibHororjawa tengahmetafisikaOrang Tegaltegal
Malik Ibnu Zaman

Malik Ibnu Zaman

Penulis partikelir yang lahir di Tegal Jawa Tengah. Menulis cerpen, puisi, esai, dan resensi yang tersebar di beberapa media online.

ArtikelTerkait

3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2 terminal mojok.co

3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2

5 Januari 2022
Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

28 Desember 2023
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal

6 Januari 2026
3 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lumrah di Jogja

3 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lumrah di Jogja

17 September 2024
Logat Khas Pati yang Malah Jarang Dipahami Orang Pati Sendiri

Logat Khas Pati yang Malah Jarang Dipahami Orang Pati Sendiri

11 Februari 2024
Misteri Desa Cawitali Bumijawa Tegal, Tempat Persinggahan Syekh Siti Jenar

Misteri Desa Cawitali Bumijawa Tegal, Tempat Persinggahan Syekh Siti Jenar

17 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik

Salatiga Tidak Punya Stasiun, Cukup Merepotkan bagi Orang yang Terbiasa Bepergian dengan Kereta Api

10 Maret 2026
Yamaha Lexi Tercipta Untuk Orang Malang, Santai tapi Tegas (Wikimedia Commons)

Yamaha Lexi Adalah Motor yang Terlalu Santai tapi Sebenarnya Tegas, Paling Cocok Dipakai oleh Orang Kota Malang

8 Maret 2026
4 Tips Menikmati Lumpia Semarang Tanpa Terganggu Bau Pesing dari Rebungnya Terminal

4 Tips Menikmati Lumpia Semarang Tanpa Terganggu Bau Pesing dari Rebungnya

9 Maret 2026
Apa yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

Apa sih yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

11 Maret 2026
Lulus S2 dan Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, padahal Peluang Jadi Akademisi di Surabaya Nggak Kalah Menarik Mojok.co

Lulusan S2 Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, Seolah-olah Nggak Ada Harapan Jadi Akademisi di Surabaya

10 Maret 2026
Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol
  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.