Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Yamaha Lexi Adalah Motor yang Terlalu Santai tapi Sebenarnya Tegas, Paling Cocok Dipakai oleh Orang Kota Malang

Iqbal AR oleh Iqbal AR
8 Maret 2026
A A
Yamaha Lexi Tercipta Untuk Orang Malang, Santai tapi Tegas (Wikimedia Commons)

Yamaha Lexi Tercipta Untuk Orang Malang, Santai tapi Tegas (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kadang saya berpikir. Apakah mungkin, pabrikan kendaraan itu menciptakan motor untuk daerah tertentu? Misalnya, Honda BeAT seakan tercipta untuk kota dengan UMR. Ada juga Yamaha Lexi, seakan lahir untuk orang Kota Malang. Kenapa begitu? Izinkan saya menjelaskan.

Yamaha Lexi itu tangguh dan adaptif, cocok untuk jalanan Kota Malang dan sekitarnya

Menurut saya, terkadang, memilih sepeda motor ketika tinggal di daerah pegunungan kayak Kota Malang dan sekitarnya, bikin dilema. Jalanan di Malang itu macam-macam. 

Jalanan yang naik-turun itu pasti, dan nggak jarang kita temui ada jalanan yang nggak rata, atau bahkan rusak. Makanya, kita inginnya memilih motor yang tangguh dan juga punya kemampuan adaptasi yang bagus, dan pastinya cocok untuk dibawa di semua medan. Itulah mengapa Yamaha Lexi ini menurut saya cocok banget.

Mengapa cocok? Ya sebab Yamaha Lexi ini merupakan motor yang tergolong tangguh dan adaptif. Kamu bisa membawanya melaju di jalanan tengah kota yang padat, membawanya meliuk-liuk menembus kemacetan, dan tetap tangguh untuk kamu bawa “naik dan turun gunung”.

Intinya, Yamaha Lexi adalah motor yang bisa kamu ajak beradaptasi di mana saja. Mau itu yang 125 cc, apalagi yang 155 cc, malah lebih oke.

Sama-sama berkarakter santai, simpel, tapi tetap tegas dan kuat

Sebagai motor yang tergolong ke dalam matic besar atau maxi scooter, Yamaha Lexi punya look yang paling kalem dan simpel. Apalagi kalau kamu membandingkannya dengan NMAX, Aerox, PCX, dan ADV.

Namun meskipun kalem dan nggak gahar, Yamaha Lexi ini nggak kehilangan ketegasannya. Look-nya yang simpel itu juga bentuk ketegasan. Apalagi kalau kita coba kendarai, ketegasannya makin terasa. Nggak hanya tegas, Yamaha Lexi ini juga kuat. Meskipun bentuknya paling kecil, paling kalem di antara maxi scooter lainnya, kuat dan kokohnya motor ini jelas nggak bisa dianggap remeh. 

Sama dengan orang Kota Malang. Orang Kota Malang dan sekitarnya itu kelihatan santai dan kalem. Apalagi kalau kalian membandingkan dengan orang Surabaya. 

Baca Juga:

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

Secara look, orang Kota Malang memang kelihatan santai dan kalem. Tapi di balik kalem dan santainya, kami juga bisa tegas. Kami itu kokoh secara karakter dan identitas. Apalagi kalau sudah disenggol, ya bisa lain ceritanya. 

Itulah mengapa Yamaha Lexi dan orang Kota Malang itu serasi. Rasanya seakan-akan Yamaha Lexi memang tercipta untuk orang Kota Malang. Keduanya sama-sama santai, sama-sama simpel, tapi juga sama tegasnya. 

Baca juga: Yamaha Lexi Kalian Anggap Produk Gagal dan Motor Paling Nanggung Cuma karena Bodinya Gede? Astaga, Jelek Betul Selera Kalian

Kadang, Yamaha Lexi dan orang Kota Malang yang sama-sama “nanggung” dan kurang ambisius

Saya nggak tahu ini positif atau negatif, tapi menurut keyakinan saya, baik Yamaha Lexi dan orang Kota Malang ini sama-sama kurang ambisius. Stereotip yang melekat di keduanya memang begitu, dan itulah yang bikin motor ini dan orang Kota Malang ini seakan tercipta untuk satu sama lain.

Yamaha Lexi misalnya, secara identitas motor, memang nggak bisa dibilang ambisius, bahkan tergolong nanggung. Yamaha Lexi ini kayak terlalu kecil untuk golongan maxi scooter, tapi juga terlalu besar untuk golongan motor matic umum (Vario, Fazzio, dan sebagainya). 

Nanggung banget, kan? “Nanggung” ini yang bikin Lexi kesannya nggak ambisius. Kayak terlalu main aman. Bukan hal negatif, tapi rasanya kalau lebih gahar bisa lebih nendang.

Sama seperti orang Kota Malang sebagai kota besar. Biasanya, kota besar itu isinya orang-orang ambisius. Tapi, perilaku mereka kadang nggak kayak orang yang tinggal di kota besar. Nggak ambisius, jarang berapi-api, bahkan cenderung santai. Padahal, Malang bukan kota kecil. Itu gimana coba? Selain nanggung, bikin bingung juga, kan?

Kalau kita melihatnya dari kacamata positif, posisi ini malah menguntungkan. Yamaha Lexi dan orang Kota Malang jadi lebih fleksibel. Bisa ke kanan atau ke kiri. Kamu mau ngajak keras, ayo saja. Mau lebih kalem, juga oke. 

Nah, tiga poin di atas itu sudah cukup jadi alasan mengapa Yamaha Lexi ini seakan tercipta untuk orang Kota Malang. Ada banyak kesamaan dan kecocokan. Keduanya kayak serasi, kayak ditakdirkan berjodoh aja gitu.

Penulis: Iqbal AR

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA PCX 160 Motor Mewah tapi Menyedihkan, Mending Beralih ke Lexi 155

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Maret 2026 oleh

Tags: harga Yamaha Lexikota malangLexiMalangmotor Yamahamotor Yamaha LexiYamaha Lexi
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

ha milik tanah klitih tingkat kemiskinan jogja klitih warga jogja lagu tentang jogja sesuatu di jogja yogyakarta kla project nostalgia perusak jogja terminal mojok

Membandingkan Biaya Hidup di Jogja dengan Malang

11 September 2020
5 Jalan Tikus di Kota Malang yang Paling Useless terminal mojok.co

5 Jalan Tikus di Kota Malang yang Paling Useless

20 Desember 2021
Selain Mie Gacoan, Ini Mi Pedas di Malang yang Worth It dan Nggak Antre Lama terminal mojok.co

Selain Mie Gacoan, Ini Mi Pedas di Malang yang Worth It dan Nggak Antre Lama

11 November 2021
Malang dan Batu Saling Sindir, tapi Saling Membutuhkan (Unsplash)

Malang dan Batu: Persaingan Sunyi Dua Saudara yang Tak Pernah Selesai Berkompetisi

15 Maret 2025
Bakso President Malang Overrated, Banyak Bakso Lain yang Lebih Enak dan Murah Mojok.co

Bakso President Malang Overrated, Banyak Bakso Lain yang Lebih Enak dan Murah

25 April 2024
6 Jalan Bedebah di Malang yang Sebaiknya Dihindari Pengendara Pemula Mojok.co

6 Jalan Bedebah di Malang yang Sebaiknya Dihindari Pengendara Pemula

26 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung kerja di jakarta

Jangan Mencari Peruntungan dengan Kerja di Jakarta, Saya Cari Magang di Sini Saja Susah, Sekalinya Dapat Tidak Digaji dan Dijadikan Tenaga Gratisan

20 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026
Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Karimun Wagon R, Rekomendasi Cerdas Mobil Pertama untuk Kaum Mendang-mending yang Belajar Punya Mobil

15 April 2026
Bukannya Menghilangkan Penah, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

Bukannya Menghilangkan Penat, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

18 April 2026
4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

Saya Sempat Meremehkan Universitas Terbuka, Sampai Akhirnya Saya Menjalaninya Sendiri sambil Kerja

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang
  • Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.