Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
5 Januari 2022
A A
3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2 terminal mojok.co

3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2 (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Artikel ini adalah lanjutan sekaligus bagian terakhir dari tulisan sebelumnya, “4 Kuliner Tak Biasa dari Tegal yang Wajib Dicoba”. Meskipun kalau mau dituruti, mengulas kuliner di Tegal tak akan cukup hanya dalam dua tulisan . Tapi tak apa. Setidaknya, biar kalian tidak menganggap kalau kuliner di Tegal itu cuma tahu aci. Pun supaya perbendaharaan kuliner Tegal kalian bertambah.

#1 Glotak

Iya, saya tahu kalau makanan yang satu ini memang punya nama yang unik. Namun, apakah ia ada hubungannya dengan kata lainnya yang berakhiran “tak”, seperti “botak”? Jawabannya adalah tidak. Jadi, nama glotak berasal dari bunyi yang keluar saat memasak makanan ini, yaitu “glotak-glotak”. Ah, memang seunik itu warga Tegal kalau kasih nama.

Lantas, glotak ini sebenarnya makanan apa, sih?

Jadi, glotak adalah kuliner khas Tegal yang terbuat dari olahan tempe gembus dan dicampur dengan tulang ayam atau bisa juga tulang sapi. Dalam bahasa Tegal, tulang-tulang itu disebut dengan balungan. Jadi, bagian yang ikut dimasak dalam glotak ini memang bagian tulangnya. Tapi, justru di situlah kenikmatan glotak ini berasal. Amboooiii, menyeruput tulang-tulang yang telah bercampur dengan olahan bumbu pedas dan tempe gembus, dijamin membuat matamu merem melek.

Oh, iya. Buat yang clueless apa itu gembus yang menjadi bahan pembuat glotak, biar saya kasih tahu. Gembus adalah makanan hasil fermentasi ampas tahu. Sederhananya, glotak ini berarti makanan yang terbuat dari ampas tahu, bumbu dasar merah, dan tulang.

Wow. Tak biasa sekali, bukan? Tapi, emang seenak itu, Nder~

#2 Olos

Berikutnya, please welcome. Olos. Berbeda dengan daftar makanan tak biasa sebelumnya yang masuk kategori makanan berat, olos termasuk ke dalam keluarga gorengan. Meskipun demikian, olos berbeda dengan gorengan pada umumnya yang memiliki cita rasa gurih. Olos, sebagaimana ciri khas makanan Tegal pada umumnya, punya rasa yang pedas. Pedas banget malahan.

Gorengan pedas? Kok, Bisa? Bisa, dong! FYI, semua makanan bisa jadi pedas kalau di Tegal. Lha wong saya aja pernah nemu makanan yang katanya gudeg, elah jebul setelah dicicipi, kok rasanya pedas nampol? Duh, masyarakat Jogja bisa auto sedih kalau tau.

Baca Juga:

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

Olos ini sebenarnya hanyalah makanan yang terbuat dari tepung kanji dan tepung terigu yang dibentuk bulat menyerupai bola pingpong (atau dengan ukuran lebih kecil lagi), lalu digoreng. Hal yang menjadikannya beda dari gorengan lain, olos diberi isian potongan kol dan rawit. Jadi ketika sepotong olos ini masuk ke mulutmu, bersiaplah rasakan ledakannya.

#3 Kupat Bongkok

Kupat bongkok juga jadi kuliner di Tegal yang tak biasa dan wajib kamu coba. Kenapa tak biasa? Karena salah satu bahan pembuat kupat bongkok ini adalah tempe busuk dan mi kenyol. Eits, tapi tak perlu khawatir hanya karena saya menyebut tempe busuk. Tempe busuk di sini bukan berarti tempe gagal atau tempe sisa, ya. Tapi, tempe busuk yang digunakan untuk membuat kupat bongkok sebenarnya adalah tempe dengan kualitas super yang sengaja dibuat busuk. Jadi, si tempe ini dibuat dengan cara didiamkan selama 3 hari.

Kenapa tidak menggunakan tempe yang baru? Beda, MyLov. Justru, aroma khas yang menguar dari tempe busuk itulah yang membuat seporsi kupat bongkok tak pernah cukup untuk kamu nikmati.

Lantas, bagaimana dengan mi kenyol? Nah, mi kenyol adalah kerupuk mentah yang menyerupai mi. Ia direbus hingga lembek dan dimasak dengan bumbu pedas. Kalian tahu seblak? Mirip seperti itulah mi kenyol. Ia semacam kerupuk mentah yang dimelarin.

Dengan kata lain, seporsi kupat bongkok ini terdiri atas kupat yang disiram dengan kuah kuning yang dicampur tempe busuk, lalu diberi mi kenyol, rebusan tauge, dan remahan kerupuk mie. Penjual kupat bongkok ini bisa dengan mudah kamu temui di pagi hari. Lagi-lagi, nggak usah khawatir soal harga. Harganya cuma Rp5 ribu, kok. Perut kenyang, hati pun senang.

Jadi, kapan kamu mau kulineran di Tegal? Apa baru akhir tahun nanti? Kelamaan, Nder.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Januari 2022 oleh

Tags: hidden gemKulinermakanan khastegal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Sejarah Martabak Telur, Berawal dari Lebaksiu Tegal hingga ke Penjuru Indonesia Terminal Mojok

Sejarah Martabak Telur, Berawal dari Lebaksiu Tegal hingga ke Penjuru Indonesia

10 April 2022
3 Jajanan Khas Tegal yang Bakal Cocok di Lidah Orang Indonesia

3 Jajanan Khas Tegal yang Bakal Cocok di Lidah Orang Indonesia

12 Januari 2025
Keong Mas Si Hama yang Bisa Diolah Jadi Masakan Lezat Terminal mojok

Keong Mas, si Hama yang Bisa Diolah Jadi Masakan Lezat

7 Februari 2021
Diajarin Makan Pakai Sumpit Sama Papa Shinchan terminal mojok.co

Makan Nasi Pakai Sumpit Ternyata Ribet, Tidak Seromantis di Anime

4 Desember 2020
Es Drop Blitar, Es Legendaris yang Selalu Ada di Pusat Keramaian Blitar Mojok.co

Es Drop Blitar, Es Legendaris yang Selalu Ada di Pusat Keramaian Blitar

19 Januari 2024
Ada Surga Bernama Sakila Kerti di Terminal Kota Tegal

Ada Surga Bernama Sakila Kerti di Terminal Kota Tegal

3 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.