Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

3 Fakultas Paling Wibu di UGM

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
12 Juli 2023
A A
3 Fakultas Paling Wibu di UGM

3 Fakultas Paling Wibu di UGM (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Populasi wibu di UGM paling banyak ada di fakultas apa, ya?

Menjadi seorang penggemar adalah hal yang lumrah. Apalagi di zaman sekarang, menunjukkan ketertarikan dan menjadikan sesuatu yang kita sukai sebagai bagian dari identitas dalam taraf normal juga dianggap wajar-wajar aja. Nggak terkecuali dengan rasa suka terhadap budaya Jepang, khususnya pada karya manga dan anime.

Penggemar yang menyukai manga dan anime, yang kadang level ketertarikannya agak berlebihan ini, disebut wibu. Secara umum, orang yang termasuk golongan wibu adalah mereka yang suka banget ngomongin hal-hal berbau Jepang dan mengadopsi budaya Jepang dalam kehidupannya sehari-hari.

Belakangan ini wibu punya stereotipe yang cenderung negatif, terutama karena sifat asosial yang ditandai dengan kurangnya interaksi sosial dengan sesama manusia. Nolep lah kalau lebih gampangnya. Selain itu, wibu yang terlalu terobsesi sama kesukaannya kadang sampai lupa melakukan rutinitas dan kewajibannya, salah satunya mandi. Makanya wibu sering diolok-olok dengan julukan “bau bawang”.

Populasi wibu di Indonesia juga sangat banyak. Tahu nggak kalau Indonesia ada di urutan ketiga dari tujuh negara dengan populasi wibu terbanyak? Para wibu ini tersebar di mana-mana, termasuk institusi pendidikan tinggi. Kampus yang distereotipekan punya banyak populasi wibu adalah Institut Teknologi Bandung (ITB). Tapi, saya justru penasaran dengan Kampus (yang katanya) Kerakyatan, Universitas Gadjah Mada (UGM). Populasi wibu yang banyak itu tersebar di fakultas mana saja.

Dari hasil penelusuran saya di menfess UGM_FESS, LinkedIn, dan wawancara pada mahasiswa UGM yang juga mengaku wibu, ternyata ada tiga fakultas yang dinilai paling wibu di UGM.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Saat saya menanyai teman saya yang wibu soal fakultas di UGM yang paling wibu, ia langsung menjawab, “FMIPA.” Awalnya saya sangsi, soalnya setahu saya, FMIPA lebih identik dengan mahasiswa-mahasiswi agamis yang aktif di Jamaah Shalahuddin atau organisasi-organisasi Islam di fakultas dan jurusan masing-masing.

Ternyata saya aja yang mainnya kurang jauh. Identitas agamis dan wibu melekat erat di diri mahasiswa FMIPA. Sampai-sampai wibu FMIPA UGM bisa diidentifikasi dari penampilan dan intensitas interaksi sosial mereka.

Baca Juga:

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

Mahasiswa yang suka pakai batik atau korsa, pakai tas polo atau tas laptop, dan HP-nya sudah retak-retak diidentifikasikan sebagai wibu. Mereka yang nolep juga biasanya wibu. Bahkan ada yang bilang bahwa menjadi agamis hanyalah kedok buat menutupi betapa wibunya anak FMIPA. Wadaw.

Baca halaman selanjutnya

Fakultas Teknik…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2023 oleh

Tags: fakultasMahasiswaUGMwibu
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Ngumpulin Sumbangan Bencana Alam kok Ngedarin Kardus di Lampu Merah. Kreatif, dong! terminal mojok.co

Gelar Aktivis Bukan Buat Gaya-Gayaan

12 Mei 2019
Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

14 Januari 2026
Kuliah di Jogja Adalah Perjalanan Hidup yang Paling Saya Syukuri surabaya

Saya Tak Pernah Menyesal Batal Kuliah di Jogja, Justru Itu Adalah Keputusan Terbaik yang Pernah Saya Ambil

21 Februari 2024
sarjana pendidikan

Bukti kalau Kepanjangan S.Pd. itu Bukan Sarjana Pendidikan, tapi Sarjana Penuh Derita

11 April 2020
Mahasiswa PGSD di Kampus Biasa Aja, tapi Idola di Tempat PPL-nya terminal mojok.co

Mahasiswa PGSD di Kampus Biasa Aja, tapi Idola di Tempat PPL-nya

26 November 2021
Laptop Bekas yang Direkomendasikan buat Mahasiswa Pas-pasan

Pengin Beli Laptop buat Ngerjain Tugas, tapi Bujet Pas-pasan? Nih, Rekomendasi 7 Laptop Bekas yang Cocok buat Mahasiswa

18 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

20 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan demi Bisa Sekolah (Unsplash)

Pengalaman Saya 3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan Hanya demi Bisa Berangkat Sekolah

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.