Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Drini Park, Tempat Wisata Viral di Gunungkidul yang Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
26 November 2025
A A
Drini Park, Tempat Wisata Viral di Gunungkidul yang Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Drini Park, Tempat Wisata Viral di Gunungkidul yang Cukup Dikunjungi Sekali Saja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Wahana sedikit menyeramkan

Sebagai tempat wisata viral, saya jelas mengira wahana Drini Park pasti aman. Tetapi saya nggak tahu apakah semua wahana di sini sudah memenuhi standar keamanan atau belum. Pasalnya ada satu wahana yang cukup vital bernama Magic Carpet yang entah kenapa rasanya ngeri-ngeri sedap saat saya coba.

Magic Carpet ini semacam ekskalator datar yang membawa pengunjung ke gedung teratas. Cuma gini, saya ingat betul kaki saya merasakan tonjolan mesin ketika karpetnya bergerak. Saya seperti simulasi menjadi barang di mesin x-ray bandara. Seingat saya, ekskalator tersebut juga tidak memberikan batas jumlah pengunjung yang naik maupun berat badan. Memang ada jaring pengaman di samping kiri dan kanan, tapi tetap saja ngeri.

Selain itu, spot foto utama di sana juga menggunakan rumput sintetis. Terus terang, ini merepotkan di musim hujan seperti sekarang soalnya rumput sintetis ini kan nggak menyerap air, ya, jadi genangan air di mana-mana. Saya nggak bisa membayangkan anak-anak yang lalu lalang bisa jadi terpeleset karena licin.

Staf kurang tanggap

Terakhir, saya juga cukup kecewa dengan staf Drini Park yang kurang tanggap. Menyambung soal rumput sintetis yang becek, saya heran karena tidak ada staf yang peduli. Umumnya, jika ada sesuatu yang perlu dibersihkan atau dirapikan, staf pasti bakal cepat beraksi. Entah memberikan papan peringatan kalau lantai basah atau licin, atau bahkan langsung menyerok air. Namun para staf tampak acuh dan cenderung melayani booth foto saja.

Tak hanya itu, saat berada di foodcourt pun saya melihat ada es krim tumpah, tapi tak ada staf yang berinisiatif membersihkan. Bekas makanan pengunjung di meja pun tak langsung dibersihkan. Memang sih pengunjung harusnya juga sadar diri dengan tidak membiarkan sisa makanannya berceceran, tapi bukankah staf juga perlu membersihkan dan merapikan meja setelah digunakan pengunjung?

Berkat media sosial, hal-hal viral memang menstimulasi ekspektasi. Tapi, nggak semua hal viral sesuai ekspektasi, termasuk tempat wisata. Setelah mengunjungi Drini Park Gunungkidul beberapa waktu lalu, saya merasa tempat wisata ini cukup dikunjungi sekali saja. Pasalnya ada beberapa hal yang membuat saya kurang sreg dan nyaman.

Menurut saya sih, masih lebih worth it berkunjung ke pantainya ketimbang taman hiburannya. Pemandangannya nggak kalah cantik, serunya juga dapat.

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

Warteg Comfort Food Perantau Kabupaten di Jakarta, Rasa Familier dan Harga Terjangkau

BACA JUGA Pantai di Gunungkidul (Memang) Menawan, tapi Menyimpan Bahaya yang Nggak Boleh Disepelekan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 November 2025 oleh

Tags: Drini ParkDrini Park GunungkidulGunungkidulpantai di gunungkidulpantai drinipantai gunungkidultempat wisatawisata gunungkidul
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Goa Sunyaragi Cirebon, Bangunan Mirip Candi yang Bentuk dan Arsitekturnya di Luar Nalar

Goa Sunyaragi Cirebon, Bangunan Mirip Candi yang Bentuk dan Arsitekturnya di Luar Nalar

1 Februari 2024
Sisi Terang Gunungkidul yang Tidak Terlihat karena Stigma Berlebihan dan Menutupi Kenyataan yang Ada

Sisi Terang Gunungkidul yang Tidak Terlihat karena Stigma Berlebihan dan Menutupi Kenyataan yang Ada

20 Mei 2025
Betapa Bahagianya Jadi Warga Gunungkidul, Jadi Turis di Kampungnya Sendiri

Betapa Bahagianya Jadi Warga Gunungkidul, Jadi Turis di Kampungnya Sendiri

11 November 2022
Kampung Pelangi Semarang, Tempat Wisata Paling Overrated di Semarang, Nggak Ada yang Menarik, Terlalu Biasa untuk Disebut Tempat Wisata!

Kampung Pelangi Semarang, Tempat Wisata Paling Overrated di Semarang, Nggak Ada yang Menarik, Terlalu Biasa untuk Disebut Tempat Wisata!

4 Agustus 2024
Cara Hemat Liburan ke Singapura, Kunjungi Tempat Wisata yang Gratis Mojok.co

Cara Hemat Liburan ke Singapura, Kunjungi Tempat Wisata yang Gratis

19 November 2023
5 Bakmi Jawa khas Gunungkidul yang Otentik dan Mantap Terminal Mojok

5 Bakmi Jawa khas Gunungkidul yang Autentik dan Mantap

9 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial Mojok.co

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

13 Juli 2026
Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau Jaklingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu Mojok.co

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

11 Juli 2026
Ketika arah mata angin jadi masalah buat orang Jogja di Jakarta (Unsplash)

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

11 Juli 2026
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026
Malang pernah terkenal dengan solidaritas masyarakatnya yang tinggi. sayang, solidaritas itu kini bisa dengan mudah dibeli

Malang pernah terkenal dengan solidaritas masyarakatnya yang tinggi. sayang, solidaritas itu kini bisa dengan mudah dibeli

12 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.