Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Di Desa yang Nggak Ada Polisi Maksa Pakai Helm, Eh Pas di Kota Males

Zahroh Ayu oleh Zahroh Ayu
27 Desember 2019
A A
Di Desa yang Nggak Ada Polisi Maksa Pakai Helm, Eh Pas di Kota Males

Di Desa yang Nggak Ada Polisi Maksa Pakai Helm, Eh Pas di Kota Males

Share on FacebookShare on Twitter

Saya seorang pengguna rutin ojek online. Terutama sekarang ketika sudah mulai ‘berkarir’ di ibukota. Walau jarak kantor hanya berjarak sepelemparan batu, tapi seringkali saya memilih menggunakan jasa ojol ke kantor, terlebih ketika pulang kantor lebih malam, selepas hujan, atau ya karena lagi males aja. he he

Atau saya juga punya sebuah alasan klise yaitu saya ingin memberikan sumbangsih dalam perputaran roda ekonomi ibukota. Tsaaah~

“Oh kantornya di deket situ ya, Mbak?”

“Iya, Pak. Tapi ini saya ini saya lagi males aja, Pak. Makanya saya naik ojol. Biasanya mah saya jalan kaki.”

Eh spontan bapaknya jawab dong, “Wah, jangan jalan kaki, Mbak. Naik ojol aja setiap hari, biar saya dan temen-temen ada kerjaan.” Saya hanya bisa ha ha he he menjawab ucapan si Bapak ojol. Saya trenyuh sekaligus pengen ketawa. Kok bisa-bisanya. Saya bahkan nggak tahu ini si Bapak lagi becanda atau beneran lagi curcol.

Nah, jadi gini sebenarnya ada satu hal yang mengganjal selama saya menggunakan jasa ojol di ibukota yaitu masalah penggunaan helm. Awal-awal saya selalu meminta helm kemanapun saya pergi dengan ojol, baik dekat ataupun jauh. Pernah juga sih sekali Bapaknya menolak dengan alasan jaraknya terlalu dekat. Padahal mayan lo satu kilometer.

“Tenang, Mbak. Di sini polisinya pada tidur semua,” jawab si driver santuy. Saya ketawa tapi mangkel.

Jujur saja saya adalah orang yang cukup disiplin dalam menggunakan helm ketika berkendara menggunakan motor. Bahkan dulu ketika saya KKN di pelosok Jawa Tengah saya cukup kekeuh mempertahankan idealisme saya ini: pokoknya saya pakai helm kalo naik motor, ke manapun saya pergi untuk jarak dekat atau pun jauh. 

Baca Juga:

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

“Mau ke mana Neng kok pakai helm?” 

“Ngapain ke pasar aja pake helm. Gerah nanti.”

“Nggak usah pakai helm lah nanti bikin rambutnya bau.”

Begitulah kira-kira respon dari beberapa orang yang saya temui ketika saya memaksa untuk memakai helm ketika akan bepergian untuk belanja mingguan ke ibukota kecamatan. Padahal lumayan sih jarak dari desa ke ibukota kecamatan, sekitar 10 kilometer an mungkin. Memang sih sepanjang jalan yang dilewati hanyalah jalan desa dan sesekali diselingi oleh hutan kecil. Tapi kan ya safety first guys~

Tapi kok rasa-rasanya sekarang ini saya menyadari bahwa saya mulai merasakan perubahan dalam diri saya. Seperti yang baru saja terjadi tadi pagi.

“Pakai helm nggak, Mbak?”

“Nggak usah, Pak. Kan kantor saya deket ini.”

Setelah saya ingat-ingat ini sudah ke sekian kalinya terjadi. Namun saya baru agak tersadar tadi pagi. Ada apa dengan diri ini? Ada apa? 

Mumpung momennya lagi pas juga, mungkin salah satu resolusi tahun baru saya nanti adalah untuk lebih disiplin lagi dalam berkendara. Salah satunya adalah dengan tetap pakai helm walau jarak kantor tidak lebih dari 1 kilometer. Ini resolusiku, apa resolusimu?

BACA JUGA Rasanya Naik Ojol di Bandung, Jogja, Jakarta dan Malang atau tulisan Zahroh Ayu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Desember 2019 oleh

Tags: helmJakartanaik ojol
Zahroh Ayu

Zahroh Ayu

Dulunya anak Terminal Mojok. Part-time writer. Full-time learner. kutjingkupluk.tumblr.com

ArtikelTerkait

Sambal Terasi Paling Nikmat ada di Pak Kumis Samping UIN Jakarta (Unsplash)

Warung Tenda Pak Kumis UIN Jakarta Meninggalkan Jejak Sambal Terasi yang Bikin Kangen

15 Agustus 2023
UMR Jakarta untuk Bertahan Hidup? Jangan Gila, deh! (Unsplash)

Bertahan Hidup dengan Gaji di Bawah UMR Jakarta Memang Bisa. Iya, Bisa, tapi Bisa Gila!

2 Oktober 2023
Jogja (Sudah Tidak) Istimewa, Gunungkidul (Tetap) Merana. (Unsplash.com)

Jogja (Sudah Tidak) Istimewa, Gunungkidul (Tetap) Merana

24 Juli 2022
Payung Teduh Masih Tetap Teduh Didengar Meski Ditinggal Mas Is terminal mojok.co

Rekomendasi Musik untuk Menyambut Musim Hujan di Jakarta

16 November 2020
Jalan TB Simatupang Layak Mendapat Predikat Jalan Paling Memuakkan di Jakarta

Sampai Kiamat pun Jalan TB Simatupang Akan Tetap Macet!

22 Agustus 2025
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta Bandung Bikin Orang Kabupaten Merasa Norak

26 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja (Wikimedia Commons)

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

26 Maret 2026
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Iya Saya Tahu Purwokerto Itu Kecamatan Bukan Kota, tapi Boleh Nggak Kita Santai Saja?

28 Maret 2026
Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living Mojok.co

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Punya Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living

27 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.