Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Makanan Khas Magelang yang Paling Direkomendasikan untuk Pendatang, Dijamin Nggak Bikin Kecewa

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
3 Maret 2026
A A
5 Makanan Khas Magelang yang Tidak Pernah Mengecewakan (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Magelang yang Tidak Pernah Mengecewakan (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Dulu, pernah ada pembahasan tentang makanan khas Magelang yang red flag untuk pendatang. Kali ini saya akan merekomendasikan beberapa yang beneran enak dan pastinya cocok di lidah pendatang atau wisatawan yang ke sini.

Rasanya lebih universal dan bisa disesuaikan dengan lidah kita. Berikut ini empat makanan khas Magelang yang nggak bakal mengecewakan kamu.

ADVERTISEMENT

#1 Kupat tahu, makanan khas Magelang paling kondang

Makanan khas Magelang itu sangat beragam. Ada yang teksturnya kering sampai basah berkuah. Nah, satu yang paling terkenal dengan kuahnya yang manis dan gurih, adalah kupat tahu. 

Memang, kita bisa menemukan kupat tahu di mana saja. Bahkan di luar Magelang juga banyak makanan sejenis yang rasa dan komposisinya hampir mirip. Hanya kadang namanya saja yang berbeda. 

Bumbu kacang di kupat tahu Magelang lebih encer dengan tambahan guyuran kuah manis asam. Kalau suka pedas, tinggal pesan yang banyak cabenya. Soalnya kuahnya cenderung manis dan gurih saja. 

Seporsi kupat tahu harganya mulai dari Rp10 ribuan saja. Kupat tahu paling legendaris adalah kupat tahu Pak Pangat yang berada di Jalan Panembahan Senopati No.41, Jurangombo Utara, Kecamatan Magelang Selatan.

#2 Getuk trio, makanan khas Magelang yang dominan manis

Ada makanan khas Magelang yang dominan manis, namanya getuk trio. Getuknya bukan sembarang getuk dengan bentuk yang monoton kotak saja. Melainkan bentuknya digulung melingkar. 

Memakai nama getuk trio karena memiliki tiga lapisan warna yaitu putih, merah muda, dan cokelat. Aromanya juga wangi banget. 

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Kamu bisa menemukan makanan khas Magelang ini dengan mudah di pinggir jalan. Outlet paling terkenalnya namanya Getuk Trio. Kalau beli ini untuk oleh-oleh cocoknya untuk orang tua. Soalnya orang tua biasanya suka jenis olahan makanan seperti ini.

#3 Sup senerek yang cocok banget untuk udara dingin

Makanan khas Magelang juga punya kuah yang ringan di mulut. Jenis makanan sup yang cocok disantap ketika cuaca dingin. Namanya sup senerek, ini adalah hidangan kuah bening sup yang di dalamnya ada kacang merah, bayam, wortel, daging sapi, atau daging ayamnya. 

Sekilas, makanan khas Magelang ini terlihat sama dengan sup-sup lainnya. Namun, yang membedakannya adalah tambahan kacang yang menjadi kondimen wajib dalam sup ini. 

Tambahan kacang membuat sup senerek ini makin gurih dan saat mengunyahnya nggak bosan karena ada tekstur kerasnya. Makan ini cocoknya dimakan bersama sundukan, gorengan, dan perkedel. 

Satu porsi senerek harganya mulai dari Rp10 ribuan saja. Warung makan senerek yang legendaris dan terkenal adalah sup senerek Bu Atmo yang sudah ada sejak 1967. Tepatnya berada di Jalan Pangeran Mangkubumi No.3 Cacaban, Kota Magelang.

#4 Nasi goreng magelangan

Nasi goreng sebenarnya kuliner yang biasa saja. Namun, di Magelang, nasi goreng sangat istimewa karena punya nama patennya sendiri, yaitu nasi goreng magelangan. 

Satu hal yang membedakan nasi goreng ini dengan nasi goreng di luar sana adalah tambahan mie kuning. Tambahan mie ini menambah variasi dan pas ngunyah nggak bosan. Soalnya bukan hanya ada tekstur lembut dan empuk dari nasinya, tapi juga ada tekstur dari mie. 

Nasi goreng magelangan cenderung manis dan sedikit basah. Bukan tipe nasi goreng yang kering seperti yang dijual di luar Magelang. Tipsnya nih, kalau pengen nasi gorengnya kering bilang saja ke penjualnya. 

Khas lain dari nasi goreng magelangan ini adalah rasanya yang manis dan gurih. Rasa pedasnya sedikit dan tidak mendominasi. Kalau pesan juga harus menambahkan seberapa pedasnya biar kalian nggak kecewa dengan rasa manisnya itu. 

Sepiring nasi goreng ini biasanya mulai dari Rp12 ribuan saja. Kamu juga bisa menemukan makanan khas Magelang ini dengan mudah.

#5 Mangut beong, ikan langka yang jadi ikon Magelang

Pecinta pedas wajib menjajal kuliner satu ini, yaitu mangut beong. Ikan beong merupakan ikan endemik Sungai Progo yang dimasak dengan kuah santan dan rempah-rempah yang melimpah. 

Mirip lele, tapi ikan ini ukurannya lebih besar. Sayang, ia semakin langka. Jadi, mangut beong ini hanya dijual di warung-warung makan tertentu. Paling mudah ditemukan di daerah Salaman, Borobudur, dan sepanjang tepi Sungai Progo.

Itulah dia 5 makanan khas Magelang yang wajib kamu coba kalau berkunjung. Saya jamin kalian nggak akan menyesal.

Penulis: Wulan Maulina

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Nasi Senerek, Kuliner Underrated nan Sulit Ditemui di Luar Magelang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2026 oleh

Tags: getuk triokuliner khas magelangKuliner Magelangkupat tahu magelangmagelangmakanan khas magelangmangut beyongnasi goreng magelanganrekomendasi kuliner magelangsup senerek
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

4 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Untidar Magelang Mojok.co

4 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Untidar Magelang

12 November 2024
Nasi Senerek, Kuliner Underrated nan Sulit Ditemui di Luar Magelang Terminal mojok

Nasi Senerek, Kuliner Underrated nan Sulit Ditemui di Luar Magelang

27 Januari 2021
3 Rekomendasi Makanan Murah Rp5 Ribuan untuk Anak Kos Magelang

3 Rekomendasi Makanan Murah Rp5 Ribuan untuk Anak Kos Magelang

25 Agustus 2023
Ilustrasi Stasiun Beran Sleman, Jalur Spesial Penghubung Jogja-Magelang (Unsplash)

Stasiun Beran Sleman, Stasiun Penghubung Jogja dengan Magelang yang Kini Menjadi Markas Koramil

1 Januari 2024
3 Tempat di Magelang yang Jarang Didatangi Orang Magelang Asli terminal mojok.co

3 Tempat di Magelang yang Jarang Didatangi Orang Magelang Asli

25 Desember 2021
Sukomakmur Magelang, Wisata Negeri Sayur yang Sebaiknya Dikunjungi Hari Selasa dan Sabtu

Sukomakmur Magelang, Wisata Negeri Sayur yang Sebaiknya Dikunjungi Hari Selasa dan Sabtu

23 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026
4 Kuliner Ayam Panggang Favorit di Klaten: Enak, Murah, dan Bikin Nagih!

4 Kuliner Ayam Panggang Favorit di Klaten: Enak, Murah, dan Bikin Nagih!

26 Juni 2026
Kandang Ayam Datang Belakangan, Rusak Kenyamanan (Unsplash)

Rumah Saya Perlahan Kehilangan Rasa Nyaman Akibat Kandang Ayam yang Datang Belakangan

21 Juni 2026
Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026
Mati Listrik di Jogja Adalah Cara Cepat Membunuh Orang Miskin (Unsplash)

Mati Listrik di Jogja Membuka Kenyataan Bahwa Orang Miskin Membayar Lebih Mahal dari Masalah yang Tidak Mereka Ciptakan

20 Juni 2026
Pengalaman Naik Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot Mojok.co

Bergantung pada Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot

26 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.