Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Dari Upin dan Ipin Kita Tahu, Fenomena “Halo Dek” Juga Terjadi di Malaysia. Abah dan Emak Salah Satunya 

Nimas Faradyta oleh Nimas Faradyta
17 Mei 2024
A A
Dari Upin dan Ipin Kita Tahu, Fenomena “Halo Dek” Juga Terjadi di Malaysia. Abah dan Emak Salah Satunya. Mojok.co

Dari Upin dan Ipin Kita Tahu, Fenomena “Halo Dek” Juga Terjadi di Malaysia. Abah dan Emak Salah Satunya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Serial TV anak-anak asal Malaysia Upin dan Ipin  saat ini sudah berjalan 17 musim dan terdiri dari 645 episode. Cerita tentang keseharian dua bocah kembar yang tinggal di Kampung Durian Runtuh itu benar-benar seru dan penuh pembelajaran. Nggak heran, kartun yang diproduksi oleh Les’ Copaque ini bisa bertahan hingga ratusan episode. 

Sebagai orang tua yang mendampingi anaknya menonton TV, sudah banyak sekali episode Upin dan Ipin yang saya tonton. Dari ratusan episode yang pernah saya tonton, ada pertanyaan besar yang mengganjal di hati saya. Bagaimana wajah orang tua dari Upin, Ipin, dan Kak Ros ya? Hingga saat ini, wajah orang tua yang diceritakan sudah meninggal dunia itu tidak pernah terungkap. Bahkan, saya perhatikan di salah satu episode, foto kedua orang tua Upin Ipin yang dipajang di ruang TV di-crop pada bagian kepalanya. 

Sebagai penonton dengan daya kepo tinggi, saya akhirnya menelusuri dan menemukan beberapa fakta terkait orang tua duo kembar dan Kak Ros ini:

Abah seorang tentara

Mengulik identitas orang tua Upin dan Ipin, kita harus kembali ke season 3 yang tayang pada 2009. Ada episode berjudul Istimewa Hari Ibu yang mengungkapkan bahwa orang tua duo bocil itu sudah lama meninggal. Dikisahkan pada episode itu, Upin dan Ipin berziarah ke makam orang tuanya. 

Akan tetapi, identitas lebih detail mengenai ayah tiga bersaudara itu bisa kita tonton di episode berjudul Kesayangan Kita. Di episode itu kita bisa tahu kalau ayah mereka yang bernama a Abdul Salam berprofesi sebagai tentara. Ini  bisa diketahui dari name tag yang menempel pada seragam. 

Diceritakan, Abah meninggal saat bertugas membela negara. Ketika menonton episode tersebut, sebenarnya saya agak heran. Kenapa informasi yang begitu membanggakan harus ditutup-tutupi oleh Opah? Kalau di kampung saya sih, sudah pasti seluruh warga tahu kalau ada anggota keluarga yang meninggal dengan cara begitu terhormat. 

Alasan Opah “menyembunyikan” barang-barang peninggalan abah supaya tidak lekas rusak. Peninggalan berupa seragam dan topi tentara itu menjadi satu-satunya kenangan dari ayah mereka. Ya sudah, kita terima saja ya penjelasan Opah. 

Emak adalah seorang perawat

Sementara itu, identitas ibu alias Emak bisa diketahui dari season 15 episode Mimpi Terindah. Upin dan Ipin mendapat informasi dari Uncle Muthu bahwa ibu mereka adalah seorang perawat. 

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

Dalam episode tersebut diceritakan kalau Abah adalah sosok yang pekerja keras yang sudah berjualan sejak muda. Pendapatan dari jualan ditabung untuk biaya kuliah. Saat berjualan itu Abah bertemu dengan Emak yang hingga saat ini belum pernah diketahui namanya. 

Intinya, di Kampung Durian runtuh, Abah dan Emak couple goals banget. Mereka berdua berhasil kuliah di kampus yang sama sampai akhirnya meraih cita-cita bersama-sama. Abah jadi tentara, emak jadi perawat. Benar-benar definisi hubungan yang sehat, dua-duanya green flag.

Ketika menonton episode tersebut saya sedikit kaget. Ternyata selama ini orang tua duo kembar dan Kak Ros adalah couple tentara dan perawat. Jangan-jangan fenomena “Halo Dek” yang viral di media sosial akhir-akhir ini juga terjadi di Negeri Jiran ya. Bagi yang belum tahu, “Halo Dek” merupakan ungkapan untuk menggambarkan banyaknya tentara/polisi yang berpasangan dengan perawat. Memang sih, Abah dan Emak berjumpa jauh sebelum mereka masuk dunia kerja, tapi tetap saja, kok ya bisa pas ya.

Wajah orang tua Upin Ipin yang masih rahasia walau sudah ratusan episode

Saya benar-benar nggak paham apa yang dipikirkan oleh penulis naskah Upin dan Ipin. Sudah ratusan episode tayang kok ya wajah kedua orang tua tokoh utama nggak segera diungkap. Saya rasa ini akan menjadi salah satu misteri di universe Upin Ipin selamanya. 

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, memang ada foto Abah dan Emak di ruang tamu, tapi wajahnya di-crop. Sementara dalam episode Secebis Kenangan Abah, diceritakan Upin dan Ipin sedang melihat album foto bersama Opah. Dalam album tersebut terdapat foto masa lalu Abah dan Emak. Dari sekian banyak foto yang ada, tidak ada satupun yang menampakkan wajah Abah dan Emak. 

Saya benar-benar nggak habis pikir. Bisa-bisanya foto sebanyak itu nggak menampilkan wajah Abah dan Emak. Foto-foto itu selalu rusak di bagian wajah, kalau nggak ngeblur, ya sobek. Paling kesal kalau Abah dan emak hanya tampak dari belakang. Kata Opah, dahulu Kampung Durian Runtuh pernah kebanjiran. Jadi album foto tersebut terendam dan rusak. Tapi, kok ya bisa pas banget yang rusak bagian wajah orang tua Upin Ipin ya, hmm.

Kalau saya pribadi membayangkan Emak akan mirip Kak Ros. Sementara Abah mungkin seperti tentara pada umumnya, berambut cepak 1 centi dan punya brewok biar sangar. Tolonglah Les Copaque, harus menanti berapa ratus episode lagi supaya rasa penasaran saya ini terjawab?

Penulis: Nimas Faradyta
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Menerka Letak Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin” di Dunia Nyata

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 17 Mei 2024 oleh

Tags: Kak RosKampung Durian Runtuhopahorang tua upin ipinUpin dan Ipin
Nimas Faradyta

Nimas Faradyta

Ibu rumah tangga biasa. Kadang juga tidak.

ArtikelTerkait

Menerka Isi Profil Kak Ros Upin Ipin di LinkedIn

Menerka Isi Profil Kak Ros “Upin Ipin” di LinkedIn

16 November 2023
Alasan Opah Neneknya Upin Ipin Harus Menikahi Tok Dalang, Penyayang dan Kaya Raya Mojok.co

Alasan Opah Neneknya Upin Ipin Harus Menikahi Tok Dalang, Penyayang dan Kaya Raya

17 April 2024
Anak Muda yang Mau Pensiun Bahagia Harus Belajar dari Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin

Membayangkan Apa yang Akan Terjadi kalau Tok Dalang Upin Ipin Telah Tiada

24 Januari 2025
6 Pekerjaan Sampingan Abang Saleh di Serial Upin Ipin (Upin Ipin Fandom)

6 Pekerjaan Sampingan Abang Saleh di Serial Upin Ipin yang Membuatnya Menjadi Kaya Raya tapi Jarang Diketahui Para Penonton

29 April 2024
Bangkalan Madura Butuh Bupati seperti Tok Dalang Upin Ipin daripada Calon-calon yang Bakal Maju di Pemilihan Bupati Nanti Mojok.co

Membayangkan Tok Dalang “Upin Ipin” Jadi Bupati Bangkalan Madura, Saya Yakin Kabupaten Ini akan Berkembang Pesat

28 Juli 2024
Kegiatan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Selama Bulan Ramadan Mojok.co

Kegiatan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Selama Ramadan

9 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! Mojok terminal bungurasih surabaya

Waru Sidoarjo, kecamatan penuh keistimewaan dan kemudahan, paling top di Sidoarjo!

17 Juli 2026
Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara

15 Juli 2026
Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

11 Juli 2026
Orang tua masa kini lebih percaya sekolah swasta daripada sekolah negeri Mojok.co

Orang tua masa kini lebih percaya sekolah swasta daripada sekolah negeri

14 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.