Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Cara Mudah Menjawab Pertanyaan Tentang Motivasi Kerja saat Interview Kerja dari HRD

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
9 Januari 2023
A A
Tips Menjawab Motivasi dari HRD saat Interview Kerja Bagi Pencari Kerja (Unsplash)

Tips Menjawab Motivasi dari HRD saat Interview Kerja Bagi Pencari Kerja (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Pertanyaan saat interview kerja dari HRD, sulit dimungkiri, memang sering membikin para pelamar kerja jadi linglung. Apalagi bagi mereka yang minim persiapan, bengong sesaat sudah pasti menjadi momen menyebalkan yang sulit ditepis. Salah satu pertanyaan yang dimaksud adalah tentang motivasi kerja.

Sebagian pencari kerja merasa bahwa, pertanyaan soal motivasi saat interview kerja nggak penting-penting amat. Sebab, nggak sedikit yang berpikir bahwa, “Ya, kalau lagi cari kerja, sudah tentu motivasinya agar bisa bekerja dan dapat penghasilan, lah! Pakai ditanya segala.” Padahal ya nggak sesederhana itu. 

HRD butuh informasi tentang dirimu

Ada hal lain yang pengin diketahui lebih dalam oleh HRD ketika interview kerja. Mulai dari cara pandangmu dan bersikap jika ada kesulitan, etos kerja, serta cara menghadapi dinamika dunia kerja yang sering membikin mumet. Lebih jauh lagi, apa yang dirimu sudah persiapkan agar bisa mencapai target saat diterima bekerja.

Jika ingin mengetahui jawaban dari motivasi dalam bekerja lebih dalam, sebetulnya sudah ada dalam diri, pikiran, dan angan kita masing-masing. Jadi, nggak perlu repot-repot cari kunci jawaban, nanya ke teman, bahkan minta template ke praktisi HRD ketika interview kerja. Ngapain? Jawaban yang terkesan maksa dan mengada-ada, alih-alih ingin mencuri perhatian HRD, malah akan mendapat pertanyaan probing yang membikin kita sulit memberi jawaban tambahan.

Bagi yang masing bingung soal motivasi dalam bekerja, ada sedikit insight yang bisa diterapkan. Disadari atau tidak, secara umum, motivasi para pencari kerja dalam bekerja atau mendapatkan pekerjaan (baru) bisa dibagi menjadi empat kategori.

#1 Mereka yang punya prinsip, “Yang penting dapat kerja, biar ada pengalaman dan/atau penghasilan lebih dulu.”

Seandainya kalian punya prinsip ini, nothing to lose boleh. Namun, saat mengikuti proses interview kerja, tetap perhatikan aturan main dengan baik. Jangan serampangan dan terkesan bodo amat selama mengikuti proses. Sekalipun sudah diterima bekerja, teliti kembali kontrak kerja. Jangan sampai terlena karena sudah diterima kerja, lantas mengabaikan kewajiban dan hak yang didapat nantinya.

Untuk kalian yang punya motivasi ini, sudah jelas bahwa modal awalnya adalah antusias selama mengikuti proses. Saat ditanya apa motivasimu dalam bekerja, salah satu yang bisa dijelaskan adalah, apa yang menjadi harapan dalam jangka pendek dan panjang. Apa yang membuat kalian harus bekerja, agar harapan tersebut bisa diwujudkan.

#2 Orientasi benefit (kenaikan gaji, tunjangan, dsb.)

Kita sama-sama sepakat bahwa, baik fresh graduate maupun yang sudah punya pengalaman, akan selalu ada mereka yang berorientasi pada benefit. Berapa gaji pokoknya? Ada tunjangan-insentif-bonus-makan-transportasi, nggak? Dapat asuransi swasta, nggak? Dan seterusnya, dan seterusnya.

Baca Juga:

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

LinkedIn Adalah Aplikasi Paling Toksik yang Pernah Saya Gunakan, Ini 4 Alasannya!

Apakah hal ini salah? Tentu saja tidak. Mereka yang berorientasi pada benefit apa yang akan didapat di suatu kantor (atau calon kantor baru), akan selalu bertaruh dengan kemampuan dan/atau pengalaman yang dimiliki. Motivasinya jelas dan lebih mudah untuk diutarakan. Sebab, banyak HRD maupun perusahaan sudah paham akan hal ini.

Tinggal bagaimana cara mengutarakannya dengan baik ketika interview kerja. Jangan terlalu fokus pada poin, “Alasan saya pindah karena pengin naik gaji, Pak/Bu.” Imbangi dengan menyampaikan kemampuan yang dimiliki, apa yang bisa diberikan kepada calon perusahaan, serta gambaran strategi seperti apa yang akan dirancang jika diberi kesempatan bergabung.

#3 Peluang jenjang karier yang terbuka

Jangan heran jika ada kerabat atau pelamar kerja yang rela turun gaji di waktu tertentu, untuk mendapatkan posisi yang lebih baik di kantor lain. Realitasnya, ada tipe pekerja seperti ini. Berani berinvestasi terhadap posisi atau suatu jabatan. Sehingga, di waktu mendatang, bisa memperkirakan waktu yang tepat untuk mendapatkan benefit yang berlipat.

Jawaban soal motivasi ketika interview kerja? Mudah saja. Tipe pencari kerja seperti ini, biasanya akan cukup mudah memaparkan visi-misinya selama bekerja. Mengetahui timeline yang harus dicapai, proses yang harus ditempuh, sampai mendapat apa yang diinginkan.

#4 Lingkungan kerja yang nyaman

Kalian nggak perlu khawatir atau merasa nggak percaya diri jika punya motivasi ingin bekerja di lingkungan kantor yang nyaman. Bukan berarti santai dan maunya leha-leha, ya. Makna nyaman di sini, tentu bersifat subjektif. Apakah jam kerjanya fleksibel, apakah bisa bekerja remote (WFH atau di mana saja), dan lain sebangsanya. Sekali lagi, ini pilihan masing-masing pencari kerja.

Saat interview kerja, jujur dan sampaikan saja jika motivasi sekaligus harapan dalam bekerja adalah mencari kantor dengan kriteria seperti yang sudah disebutkan. Perkuat dengan alasan yang dimiliki secara aktual. Toh, kantor yang merasa cocok dengan kalian yang punya motivasi kerja seperti ini, akan antusias menyampaikan bahwa, mereka punya visi yang sama.

Pertanyaannya, apakah keempat motivasi sekaligus harapan tersebut bisa didapat di satu perusahaan yang sama? Bisa saja dan pasti ada. Namun, sebagaimana karyawan, tidak ada perusahaan yang sempurna. 

Kalau ada, jumlahnya satu dari sekian banyak. Jadi, akan lebih baik fokus kepada harapan, motivasi, dan tujuan yang ingin didapat di perusahaan yang dituju. Hal tersebut juga akan memudahkan para pencari kerja, dalam menjawab pertanyaan, “Apa, sih, motivasimu dalam bekerja?” saat interview kerja.

Penulis: Seto Wicaksono

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Panduan Wawancara Kerja Bagi yang Kualifikasinya Dianggap Overqualified oleh HRD

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2023 oleh

Tags: HRDinterview kerjaLowongan Kerjamotivasi kerjapencari kerjawawancara kerja
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Opsi Pertanyaan yang Bisa Diajukan kepada HRD oleh Pelamar Kerja setelah Mengikuti Proses Interview terminal mojok

Opsi Pertanyaan yang Bisa Diajukan kepada HRD oleh Pelamar Kerja setelah Mengikuti Proses Interview

25 Juli 2021
Tolong Hadiahkan Saya Lowongan Kerja Saat Sidang Skripsi, Nggak Usah Bunga atau Selempang! terminal mojok

Tolong Hadiahkan Saya Lowongan Kerja Saat Sidang Skripsi, Jangan Bunga atau Selempang Nama!

3 Juli 2021
cara menyusun cv cara memakai linkedin stafsus presiden staf khusus kontroversi billy mambrasar linkedin west wing white house gedung putih as hujatan netizen bio mojok

Menyusun CV dan Memakai LinkedIn Seharusnya Diajarkan di Bangku Kuliah

2 Juli 2020
5 Istilah Iklan Loker yang Terdengar Manis, tapi Perlu Diwaspadai  Mojok.co

5 Istilah Iklan Loker yang Terdengar Manis, tapi Perlu Diwaspadai  

30 Desember 2023
Karawang, Sebaik-baiknya Tempat Tinggal dan Investasi TKI

Karawang Kota Industri, tapi Warganya Terpaksa Jadi TKI

20 Januari 2024
Efek Laten dari JHT yang Hanya Bisa Cair di Usia 56 Tahun terminal mojok.co

Efek Laten dari JHT yang Hanya Bisa Cair di Usia 56 Tahun

13 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
7 Kesalahan Kecil dalam Pengerjaan Skripsi yang Sering Bikin Mahasiswa Dapat Banyak Revisi, Baca Baik-baik biar Nggak Makin Stres

Alasan Saya Memilih Tugas Akhir Skripsi meski Pilihan Lain Terlihat Lebih “Waras”

22 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.