Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
6 Juli 2026
A A
Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja Mojok.co

Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari ini, saya serius mantengin akun Instagram @cabinetcouture_season2. Bagi yang belum tahu, akun Instagram tersebut spill harga outfit pejabat negara yang harganya bikin saya geleng-geleng kepala.

Bagaimana tidak, ada pejabat yang pakai jam tangan seharga Toyota Fortuner. Ada yang pakai tas seharga Honda Mobilio. Ada juga yang pakai sepatu seharga Yamaha Nmax. 

ADVERTISEMENT

Tidak sedikit pejabat yang pakai sunglasses yang harganya setara masuk Fakultas Kedokteran di kampus saya. Bagi orang yang penghasilannya seringkali nggak nyampe UMR Kota Bandung, tentu saja ini bikin saya bertanya-tanya, “Emang apa benefitnya pakai outfit mahal begitu?”

Beberapa barang memang mahal karena ada fungsinya

Sewaktu kuliah, saya aktif pada organisasi pencinta alam kampus. Kami sering naik gunung, memanjat tebing, arung jeram, menelusuri goa, hingga menyusuri pantai. Olahraga outdoor yang kami jalankan tentu harus aman dan nyaman.

Dari situ saya paham kenapa brand peralatan olahraga outdoor itu mahal. Mulai dari sepatu, pisau, tenda, tas (carrier), jam tangan, hingga sunglasses, semua diformulasikan agar aman digunakan untuk kegiatan outdoor. Tahan panas, tahan hujan, hingga beberapa tahan digunakan di pegunungan bersalju. Nggak cuma tahan pada medan ekstrim, peralatan tersebut pun nyaman dan juga stylish.

Saat ini, saya lebih aktif menekuni olahraga lari. Saya paham kenapa beberapa sepatu lari itu mahal, kenapa running belt itu mahal, kenapa jam tangan lari (smartwatch) itu mahal, dan kenapa sunglasses itu mahal. 

Sepatu lari mahal karena diformulasikan biar para pelari bisa memaksimalkan potensi kecepatan berlarinya serta meminimalisir risiko cedera. Running belt juga mahal karena ia menggunakan teknologi mutakhir agar pelari bisa menyimpan smartphone, kunci, botol minum, maupun running gel.

Smartwatch lari pun mahal karena ia tak hanya digunakan sebagai alat penunjuk waktu, tapi digunakan untuk mengukur durasi dan jarak lari, hingga mengukur detak jantung.

Baca Juga:

Sophie Martin, Merek Fesyen Lokal yang Sudah Menemani Hari-Hari Saya Nyaris Dua Dekade

Mobil Dinas Pejabat Itu Memang Harus Mahal, kalau Bisa, Pilih yang Paling Mahal Sekalian

Gagal paham dengan outfit mahal pejabat

Nah, ini fungsi jam tangan, sepatu, dan tas para pejabat yang harganya ratusan juta itu buat apa? Apa ia secanggih jam tangan yang diberikan Zordon pada Rangers pilihannya? Apakah sepatunya membuat ia berlari secepat Flash? Atau tasnya berisi perbekalan yang bisa digunakan untuk mendaki Gunung Everest?

Sewaktu masih aktif naik gunung, orang yang menggunakan peralatan outdoor mahal, tapi nyusahin di gunung bakal diketawain. Sama seperti orang yang pakai kaus band dari band tertentu, tapi nggak pernah dengerin musiknya sama sekali. Sama seperti orang yang pakai jersey Manchester United, tapi nggak tahu siapa itu Sir Bobby Charlton.

Pada olahraga lari pun gitu. Percuma pakai sepatu plate carbon harga jutaan kalau pace-nya keong. Baru lari 1 kilometer lari, eh sisanya jalan. Padahal banyak pelari yang cuma pakai sepatu lari Rp300 ribuan tapi bisa finish strong marathon.

Selera fesyen memang beda, tapi …

Tentu, setiap orang punya selera fasyen sendiri-sendiri ya. Kalau mau ber-husnudzon (berbaik sangka), bisa saja para pejabat yang pakai outfit serba mewah itu memang sudah kaya dari sononya atau punya bisnis besar sebelum jadi pejabat negara. 

Akan tetapi, banyak dari LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) mereka yang sebelumnya kelas menengah biasa-biasa saja, setelah menjabat jadi serba mewah dari ujung kaki sampai ujung kepala sehingga jadi pertanyaan besar, “Ini hasil korupsi apa gimana dah?” atau “Ini orang jadi pejabat publik emang tujuan awalnya buat memperkaya diri atau gimana sih?”

Yang jadi persoalan, outfit serba mewah itu nggak berbanding lurus dengan kinerja mereka. Itu mengapa, di mata warga, outfit mewah itu terlihat norak. Coba contoh pejabat negara di negara lain macam Jepang atau Singapura. Mereka juga sama-sama digaji tinggi, tapi penampilan pejabat negaranya lebih ngutamain fungsi alih-alih gengsi. Jam tangan dan mobil dinasnya biasa aja tapi tepat waktu kalau menghadiri sebuah acara. Gak kayak disini, mobil dinas dan jam tangan mewah tapi serba ngaret. 

Ini ibarat Harry Maguire yang sok-sokan pakai sepatu yang harganya 10 kali lipat lebih mahal dari Kylian Mbappé, tapi prestasinya jauh di bawah Kylian Mbappé. Ini ibarat pelari yang pakai outfit lari serba mewah dari ujung kaki sampai ujung kepala, tapi finish marathon 10 jam, sedangkan Eliud Kipchoge yang outfitnya sederhana, bisa finish marathon 2 jam saja.

Pejabat negara seharusnya mengutamakan rakyat, bukan outfit

“Mas, siapa tahu itu bentuk investasi dia! Harga barang kayak itu kan naik tiap tahun. Lagian bisa aja ia sudah punya itu dari sebelum menjabat!”

Ya kalau mau gitu jangan jadi pejabat! Investasi terbaik pejabat negara mah kepuasan dan kesejahteraan masyarakat, bukan barang mewah! Kalau ingin bermewah-mewah ya jangan jadi pejabat, jadi pengusaha aja! Emang gak malu pakai tas mewah ratusan juta sedangkan daerah yang ia pimpin penghasilannya gak nyampe UMR?

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Juli 2026 oleh

Tags: fesyenmewahoutfit mewahoutfit pejabatPejabat
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Alasan Logis Mengapa Para Pejabat di Indonesia Memerlukan Akun Alter di Medsosnya terminal mojok

Alasan Logis Mengapa Para Pejabat di Indonesia Memerlukan Akun Alter di Medsos

31 Juli 2021
Terima Kasih Pak Jokowi Telah Melarang Pejabat dan ASN Buka Puasa Bersama

Terima Kasih Pak Jokowi Telah Melarang Pejabat dan ASN Buka Puasa Bersama

26 Maret 2023
Apakah Fesyen dan Kejahatan Selalu Bekerja Sama Seperti di Film-Film? terminal mojok.co

Apakah Fesyen dan Kejahatan Selalu Bekerja Sama seperti di Film-film?

18 Juli 2021
Sophie Martin, Merek Fesyen Lokal yang Sudah Menemani Hari-Hari Saya Nyaris Dua Dekade Mojok.co

Sophie Martin, Merek Fesyen Lokal yang Sudah Menemani Hari-Hari Saya Nyaris Dua Dekade

1 Juli 2026
Open House Pejabat Harus Dilestarikan demi Kemajuan Bangsa

Open House Pejabat Harus Dilestarikan demi Kemajuan Bangsa

26 April 2023
hal yang boleh dilakukan pejabat, hal yang boleh dilakukan pejabatAjang Penghargaan untuk Apresiasi Pejabat Publik yang Hobi Bikin Statement dan Aksi Aneh

4 Hal yang ‘Boleh’ Dilakukan Pejabat, tapi Jadi Gaswat Kalau Dilakukan Orang Biasa

21 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Lembaga Les Privat, Tolong Kasih Upah yang Layak ke Pengajar Mojok.co

Dear Lembaga Bimbingan Belajar, Tolong Pekerjakan Guru Les Privat dengan Layak

2 Juli 2026
Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

30 Juni 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

3 Kelakuan Lulusan Ilmu Perpustakaan yang Membuat Saya Malu

2 Juli 2026
Sekolah Angkringan Klaten, Tempat Belajar Buka Usaha Angkringan dari Nol hingga Siap Jualan Mojok.co

Sekolah Angkringan Klaten, Tempat Belajar Buka Usaha Angkringan dari Nol hingga Siap Jualan

2 Juli 2026
Obsesi Beli iPhone Bukan karena Gengsi, tapi Ingin Setara (Unsplash)

Obsesi Saya untuk Membeli iPhone Bukan Soal Gengsi, tapi Ingin Merasa Setara karena Tidak Ada Manusia yang Terlihat Kecil di Depan Orang Lain

4 Juli 2026
Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja Mojok.co

Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja

29 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.