Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
27 April 2026
A A
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Share on FacebookShare on Twitter

Menebak seorang jamet Madura dari tampilan fesyennya mungkin sudah biasa. Perkara mudah bagi siapa saja. Kalau sudah rambutnya jambul ke atas, atau emo menutup mata, hobi pakai motor Satria, kemudian kaosnya oversize, iya inilah mereka orangnya.

Di Madura, golongan ini pernah menjadi sekte paling unggul dalam peradaban anak muda. Seorang jamet sempat menjadi pria paling diincar di kalangan perempuan. Nah, makanya tidak heran jika banyak jamet yang bangga dengan identitasnya, bahkan cenderung memperlihatkan siapa mereka.

Lalu, bagaimana mereka melakukan itu? Selain dengan fesyennya yang unik dan ikonik, jamet di Madura sebetulnya juga mudah dikenali dari rumah tempat tinggal mereka. Mungkin bagi pendatang akan sulit, tapi bagi yang sudah lama di Madura, seperti saya, sangat mudah mengenali mana rumah yang ditempati jamet dan mana yang tidak.

Nah, maka dari itu, berikut saya bantu rincikan apa saja ciri-ciri rumah di Madura yang penghuninya adalah seorang jamet.

Musik DJ disetel hampir sepanjang hari, pasti rumah jamet Madura

Selera musik seorang jamet itu sangat mudah ditebak, yakni rata-rata adalah musik DJ. Selera pada jenis musik ini sudah tidak bisa diganggu gugat bagi mereka. Tak sah sepertinya mengidentifikasi diri sebagai jamet tapi selera musiknya bukan musik DJ. Saking dekatnya seorang jamet dengan musik DJ, rumah mereka tidak pernah absen dari iringan bunyi musik ini. Bahkan, bisa sepanjang hari tak henti-henti

Saya yakin para tetangga mereka pasti sampai bosan dan terganggu saking kerasnya.

Nah tapi, ada satu alasan mengapa seorang jamet sangat suka menyetel DJ di rumah mereka, yakni karena di lagu tersebut ada penyebutan nama mereka. Jadi, musiknya bukanlah sembarang musik, tetapi ada kebanggaan karena nama mereka direquest saat clubbing di Surabaya.

Kurang lebih bunyinya seperti ini, “Dari Bang Rohman Jhoned 45, sang pangeran muda dari Madura, salam settong dhere semuanya, adududududu”

Baca Juga:

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

Hahaha. Dibacanya tentu dengan nada DJ loh ya. Jadi, bagaimana tidak bangga nama kita bisa didengar banyak orang!

BACA JUGA: Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

Jadi pusat preteli motor Satria FU

Ciri-ciri berikutnya yakni banyaknya kendaraan motor Satria FU di rumah tersebut. Mungkin saya sedikit subjektif, tapi saat ini saya berkesimpulan, tidak semua yang Satria FU itu jamet, tapi seorang jamet pasti begitu antusias sama yang namanya Satria FU. Makanya, rumah yang ada Satria FU-nya pasti disegani oleh jamet, sehingga lambat laun akan jadi bagian dari mereka pula.

Jadi, rumah yang memiliki motor Satria FU, apalagi lebih dari satu, bisa ditebak bahwa salah satunya ada yang jamet.

Hal ini bisa diperkuat dengan kebiasaan mereka mempreteli motor Satria FU-nya. Sebab, mereka memang sangat hobi memodifikasi motor. Saat memodifikasi inilah rumah ini sering menjadi pusat pertemuan para jamet di Madura. Apalagi kalau yang dimodif adalah geber-geber knalpotnya. Wes, itu adalah suara utama untuk memanggil jamet. Auto ramai rumahnya. Bagaimana tetangga? Ya, cuma bisa tutup telinga.

Tembok rumah diberi tulisan pakai pilox

Jika dua ciri-ciri rumah jamet di atas tak kalian dapatkan, yang ini adalah petunjuk terakhir untuk memastikannya. Jadi, tembok bagian luar rumah seorang jamet di Madura biasanya diberi pilox. Letaknya pun mudah dilihat. Karena tujuannya agar bisa dibaca banyak orang, biasanya ditulis di tembok yang menghadap langsung ke jalan.

Tulisannya biasanya nama jamet mereka atau nama genk jametnya, misalnya ditulis dengan ukuran besar “Rohman Jhoned 45”. Keren nggak tuh!

Kadang pula, beberapa di antara mereka juga ditulis di kamarnya. Saya mengetahui hal ini sebab salah satu tetangga saya ada yang menjadi bagian jamet di Madura. Jadi, kalau kalian masih penasaran apakah seseorang itu jamet atau bukan, ceklah kamarnya. Siapa tahu tanda terakhir ini terpampang besar di tembok kamar mereka. Heheheh!

Ya sudahlah, sekian rekomendasi dari saya tentang bagaimana mendeteksi rumah seorang jamet di Madura. Tentu saja, hal ini bukan bermaksud merendahkan siapa-siapa. Saya ini tipikal manusia yang paham bahwa selera orang beda-beda. Tentu kuncinya, tidak merugikan yang lainnya!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mengupas Video Jamet yang Sarat akan Kritik Budaya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 April 2026 oleh

Tags: jamet maduramaduramusik DJsatria FU
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Menampik Stigma Masyarakat Madura yang Selalu Dibilang Keras dan Beringas terminal mojok.co

3 Perbedaan Tradisi Karapan Sapi dan Sapi Sonok yang Sering Bikin Salah Sebut

11 September 2020
4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

Krisis Rumput Pakan Sapi di Madura Itu Bukan Hal Sepele, Masak Nyari Rumput Aja Harus Melintasi Suramadu?

19 Juli 2023
5 Rujak Petis Madura yang Penyajiannya Unik Terminal Mojok

5 Rujak Petis Madura dengan Cara Penyajian Unik

4 Januari 2023
Bangkalan Kota Zikir dan Selawat: Bukan Sok Alim, tapi Ada Maksudnya

Bangkalan Kota Zikir dan Selawat: Bukan Sok Alim, tapi Ada Maksudnya

2 Juli 2022
Yamaha Vixion Nggak Cocok untuk Orang Desa di Madura, Mending Motor Bebek yang Lebih Multifungsi Mojok.co

Yamaha Vixion Nggak Cocok untuk Orang Desa di Madura, Mending Motor Bebek yang Lebih Multifungsi

18 Januari 2024
Culture Shock Resepsi Pernikahan di Sumenep: Nggak Dapat Hidangan, Cuma Diberi Berkat untuk Dibawa Pulang Mojok.co

Culture Shock Resepsi Pernikahan di Sumenep: Nggak Dapat Hidangan, Cuma Diberi Nasi Berkat untuk Dibawa Pulang

31 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026
3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak Mojok.co

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

21 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.