Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Rujak Petis Madura dengan Cara Penyajian Unik

Khariratun Horisah oleh Khariratun Horisah
4 Januari 2023
A A
5 Rujak Petis Madura yang Penyajiannya Unik Terminal Mojok

5 Rujak Petis Madura yang Penyajiannya Unik (Sofiah Budiastuti via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, seorang teman mengomentari status WhatsApp saya yang kerap kali memposting kegiatan saya makan rujak petis Madura, baik saat makan rujak sendirian ataupun makan bersama teman.

“Kenapa selalu makan rujak?” begitu kata teman saya.

Komentar tersebut justru membuat saya balik bertanya padanya. “Kalau bukan rujak, memangnya apa yang cocok dijadikan camilan?”

Sebagai orang Madura, saya mengakui bahwa rujak merupakan makanan favorit anak-anak nongkrong. Nggak ada rujak petis, tongkrongan nggak ada asin-asinnya. Eh, maksud saya, hambar, nggak ada asyik-asyiknya. Sebab, tiap kali ada momen kumpul-kumpul bersama teman atau tetangga, rujak petis menjadi makanan andalan yang hampir selalu ada. Bahkan, sebagian orang Madura lebih memilih menggunakan kalimat ajakan, “Rujak, yuk!” daripada, “Ngumpul, yuk!” untuk mengajak teman-temannya bertemu. Dengan adanya fenomena tersebut, seharusnya rujak petis sudah cukup layak untuk mendapatkan julukan sebagai camilan kekeluargaan. Setidaknya ini menurut saya sebagai penggemarnya.

Maka sebagai fans garis keras rujak petis Madura, saya ingin turut andil memperkenalkan kepada khalayak tentang keunikan makanan tersebut. Setidaknya ada lima varian rujak petis Madura yang terkenal di sini. Kelima rujak ini memiliki keunikan dalam hal penyajiannya.

#1 Rujak cobik

Rujak cobik merupakan rujak khas kabupaten paling timur Madura alias Sumenep. Ciri utama dari rujak cobik ini adalah wadah penyajian per porsinya yang langsung menggunakan cobik atau cobek, jadi nggak menggunakan piring atau mangkok seperti rujak kebanyakan.

Isian rujak cobik antara lain ada timun, sayur rebus, kerupuk singkong, dan kadang ditambah dengan buah-buahan seperti mangga, pepaya, atau kedondong. Sambal rujak yang menjadi pelengkapnya terdiri dari dua jenis, yakni sambal petis dengan tambahan kacang dan sambal petis tanpa kacang.

#2 Rujak kelang

Rujak kelang (Dokumentasi pribadi Khariratun Horisah)

Sebagian orang mungkin akan menganggap aneh jika ikan dijadikan bahan untuk rujak, tapi itulah yang menjadi ciri dari rujak khas Pamekasan yang biasa disebut rujak kelang. Rujak kelang berisi ikan rebus, bhlungka’ (mirip timun), mangga, siwil, tahu goreng, kue yang mirip ote-ote tapi menggunakan kecambah, keripik tette, pentol tahu, dan terkadang ditambah mi mentah. Sambal petis yang digunakan pada rujak petis Madura satu ini terbuat dari campuran petis, cabai, dan air rebusan ikan.

Baca Juga:

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B

#3 Rujak rok-erok

Mari berpindah ke kabupaten sebelah barat Pamekasan, yakni Kabupaten Sampang. Di sana ada varian rujak petis Madura lainnya yang mirip dengan rujak kelang. Perbedaan antara rujak rok-erok dengan rujak kelang terletak pada ikan dan kekentalan sambal petisnya. Rujak rok-erok disajikan tanpa ikan rebus dengan sambal petis yang lebih kental tanpa air rebusan ikan. Isian rujaknya kurang lebih sama dengan rujak kelang.

#4 Rujak tal-ontal

Rujak tal-ontal (Dokumentasi pribadi Khariratun Horisah)

Kabupaten Bangkalan juga memiliki rujak yang khas dan unik. Bagian terunik dari rujak daerah ini adalah porsinya yang berukuran jumbo dan memang untuk dikonsumsi secara berkelompok. Selain itu, cara mengonsumsi rujak ini adalah dengan mencelupkan isian rujak ke dalam dua jenis sambal petis berbeda secara bergantian, makanya rujak ini disebut rujak tal-ontal. Dalam bahasa Madura, ontal memiliki arti lempar, karena rujak ini dimakan dengan cara dicelup ke dalam dua jenis sambal berbeda bergantian layaknya dilempar.

Sambal petis untuk rujak ini adalah sambal petis kental dan sambal petis encer yang disajikan dalam keadaan hangat. Isian rujak petis Madura satu ini beragam, biasanya buah-buahan seperti timun, pepaya, nanas, bengkoang, serta ada pula sosis dan pentol.

#5 Rujak corek

Rujak corek (Dokumentasi pribadi Khariratun Horisah)

Salah satu varian rujak petis Madura yang tak kalah unik adalah rujak corek. Rujak corek adalah rujak timun yang disajikan dengan cara memasukkan sambal petis ke dalam timun yang bijinya sudah dikeluarkan. Biji timun yang sudah dikeluarkan ini dicampurkan ke dalam sambal petis, sehingga saat memakannya seperti makan timun utuh. Bedanya, timun satu ini bisa membuat mulut kita dower karena rasa pedasnya yang menyengat.

Dari kelima varian rujak petis Madura di atas, mana yang pernah kalian cicipi atau tertarik untuk dicicipi? Yuk, main ke Madura.

Penulis: Khariratun Horisah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 6 Kuliner Madura yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2023 oleh

Tags: kuliner maduramadurarujak Madurarujak petisrujak tal-ontalvarian rujak
Khariratun Horisah

Khariratun Horisah

Seorang medioker yang suka menulis. Kadang bermanfaat, kadang tidak.

ArtikelTerkait

Ayam Kuah Adhun, Makanan Khas Madura yang Hanya Muncul di Waktu Tertentu terminal mojok

Ayam Kuah Adhun, Makanan Khas Madura yang Hanya Muncul di Waktu Tertentu

2 November 2021
Surabaya Jadi Ibu Kota Provinsi Madura Adalah Ide Paling Sesat Mojok.co

Surabaya Jadi Ibu Kota Provinsi Madura Adalah Ide Paling Sesat

10 Februari 2024
7 Istilah Pertanian yang Hanya Diketahui oleh Petani Madura Mojok.co

7 Istilah Pertanian yang Hanya Diketahui oleh Petani Madura

7 Desember 2023
Bertahun-tahun Hidup di Sumenep Madura Bikin Saya Nggak Sadar kalau 3 Kebiasaan Ini Aneh di Mata Orang Jember Mojok.co

Bertahun-tahun Hidup di Sumenep Madura Bikin Saya Nggak Sadar kalau 3 Kebiasaan Ini Ternyata Aneh di Mata Orang Jember

20 Juni 2024
Nestapa Menggunakan Bus Akas Madura (Unsplash)

Nestapa Menggunakan Bus Akas Madura

2 Mei 2023
Gagal Kuliah di Surabaya- Ibu dan Kiai Kompak Tidak Merestui (Unsplash)

Saya Gagal Kuliah di Surabaya meski Persyaratan Sudah 95%. Saya Terhalang Perubahan Restu Ibu karena Kiai Sekolah Tidak Setuju

20 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.