Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangan Keluyuran ke Bangkalan Madura, Niat Menenangkan Pikiran Malah Dibuat Menyesal karena Perjalanan yang Melelahkan

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
5 Juli 2026
A A
Tinggal di Bangkalan Madura Bikin Saya Sadar, Nggak Semua Orang Bakal Cocok Tinggal di Sini Mojok.co

Tinggal di Bangkalan Madura Bikin Saya Sadar, Nggak Semua Orang Bakal Cocok Tinggal di Sini (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi penduduk awam di Jawa Timur, ada wilayah yang keberadaannya sering membuat mereka penasaran dengan kondisinya, yakni Madura. Penduduk awam yang saya maksud misalnya para mahasiswa yang baru pindah ke provinsi ini, terutama di kampus-kampus Surabaya. Terkadang, mereka punya rasa ingin tahu yang tinggi untuk melihat asli Pulau Garam. Akhirnya, berkunjunglah mereka ke kabupaten ujung barat pulau ini, yakni Bangkalan.

Namun setelah mengunjunginya, tak jarang respon mereka malah sebaliknya. “Oh, cuma kaya gini”, demikian tanggapan yang saya dengar dari teman-teman saya. Tapi memang sih, jangankan untuk menetap sehari di Bangkalan Madura, saat perjalanan saja mereka kadang sudah dibuat kapok. Yah, tak perlu jauh-jauh ngomongin pendatang, saya yang warga Bangkalan Madura sendiri sangat lelah setiap hari menghadapi jalanan kabupaten ini.

Jalan raya di Bangkalan selalu sibuk sama perbaikan

Jangan mengira karena Bangkalan Madura penduduknya sepi maka perjalanan kita akan berjalan mulus tanpa gangguan. Tidak sama sekali, Gaes. Jalan raya-jalan raya utama di kabupaten ini sering kali dibuat macet oleh proyek-proyek perbaikan. Bahkan di jalan nasionalnya pun, perbaikan jalan tak pernah benar-benar rampung.

Bulan ini di ujung timur diperbaiki, bulan depan bisa di ujung barat. Bulan depannya lagi, bisa kembali ke ujung timur lagi. Entah, baik itu pelebaran ataupun perbaikan jalan berlubang yang akhirnya juga bikin jalannya bergelombang selalu saja membuat kemacetan. Misalnya di jalan akses ke Jembatan Suramadu, haduh, perbaikan jalan kerap kali bikin macet karena ruas jalannya harus dibuka tutup satu arah.

Beberapa bulan lalu juga sama, saya sampai sempat jadi bahan sindiran teman saya yang dari Sumenep. Alasannya, perbaikan jembatan di kecamatan saya, Tanah Merah, tak selesai sampai berminggu-minggu. Pengendara sampai dibuat macet berjam-jam. FYI, sekarang pun juga sedang ada perbaikan jembatan di pertigaan Tangkel.

Ah, saya harap saya tak lagi jadi bahan sindiran teman saya yang dari kabupaten lain di Madura. Padahal kan kalau di Jepang, proyek kaya gitu dalam hitungan hari bisa saja selesai. 

Banyak pasar tradisional jadi pasar tumpah

Kemudian, berhasil keluar dari kemacetan proyek perbaikan jalan, jangan mengira gangguan perjalanan kalian sudah selesai. Di sudut-sudut jalan raya yang lain, banyak pasar tradisional yang tak kalah menguji kesabaran. Ini alasan lain yang kadang juga bikin orang-orang tak mau datang lagi ke Bangkalan.

Pendapat saya, manajemen pasar tradisional di Bangkalan Madura itu tidak ada yang berhasil. Sebab, kehidupan manusia sudah semaju ini, pasar tradisional di kabupaten ini masih banyak yang berubah jadi pasar tumpah. Bukan tumpah biasa ya, tapi benar-benar sangat tumpah. Orang berjualan melebihi marka jalan, akhirnya muncul kemacetan. Ketika macet, orang yang menyeberang pun jadi sembarangan.

Baca Juga:

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

4 Alasan Rumah di Madura Kebanyakan Punya Teras Depan yang Luas

Kondisi seperti ini sering kali terjadi di kecamatan Tanah Merah. Kalau nggak di Pasar Potemun, ya di Pasar Palawija. Sudah dibangun pasar baru pun, tidak ada perubahan. Malah, tumpahnya jadi makin menyebar.

Haduh, niat ingin keluyuran dengan tenang, eh dispoiler sama situasi pasar yang berantakan. Nggak estetik!

Transportasi umum kebut-kebutan bikin jalanan tak aman

Yaps, saya heran dengan kondisi Bangkalan ini. Tidak ada yang bisa benar-benar membuat para pengendara di jalanan tenang. Katakanlah kita terhindar dari kemacetan. Eh, kondisi jalan yang lancar malah berubah jadi sirkuit balapan. Yang balapan pun bukan kendaraan bermotor, tapi kendaraan roda empat, terutama semua jenis transportasi umum (transum).

Saya sebetulnya tidak cukup heran jika yang balapan ini adalah transum yang dikelola pribadi atau swasta. Sebab, ini berhubungan dengan perut mereka. Jika tak banyak mendapatkan penumpang, penghasilan mereka bisa berkurang, makanya mereka ngejar setoran. Lah tapi, Trans Jatim yang dikelola pemerintah pun juga demikian. Suka sekali mereka kebut-kebutan. Ngejar apa sih, Pak?

Apalagi kalau sudah memasuki area Burneh dan pusat kabupaten, haduh makin ngeri, Gaes. Transum swasta kadang semakin menegangkan karena harus bersanding dengan Trans Jatim. Pokoknya, berkendara di kabupaten ini berasa masuk scene film Fast & Furious.

Yah, demikianlah penjelasan dari saya bagaimana sebetulnya kondisi jalanan di Bangkalan Madura. Saya tidak bermaksud menurunkan reputasi kabupaten ini ya, tapi apa faedahnya membiarkan para pendatang memasang ekspektasi tinggi pada Bangkalan Madura. Bukannya kembali lagi, mereka paling kapok untuk datang kesini. Jadi, lebih baik mari kita perbaiki saja kabupaten tercinta kita ini. Sekian!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA PNS Pekerjaan Paling Menjanjikan, tapi Ada Orang yang Memilih Tak Menjadi Abdi Negara karena Tidak Mau Menggadaikan Kebebasan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Juli 2026 oleh

Tags: bangkalan maduraKabupaten Bangkalanmadurapasar di Bangkalansumenep
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Mie Gacoan Nggak Usah Buka Cabang di Bangkalan Madura, Sudah Ada Mie NteHOT yang Siap Bikin Kalian Gulung Tikar! mie endess

Mahasiswa Tak Perlu Menolak Pembukaan Mie Gacoan di Bangkalan, Mie Gacoan Tak Mungkin Mematikan Produk Lokal

14 September 2024
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Penjaga Warung Madura Membeberkan 5 Hal Sepele yang Menentukan Kesuksesan Warung Mojok.co

Penjaga Warung Madura Membeberkan 5 Hal Sepele yang Menentukan Kesuksesan Warung

26 September 2025
Rujak Tal-Ontal: Kuliner dari Madura tapi Nggak Semua Orang Madura Tahu

Rujak Tal-Ontal: Kuliner dari Madura tapi Nggak Semua Orang Madura Tahu

11 April 2020
Universitas Trunojoyo Madura Memang Banyak Kekurangan, tapi Tetap Jadi Pilihan karena Murah Mojok.co

Universitas Trunojoyo Madura Memang Banyak Kekurangan, tapi Tetap Jadi Pilihan karena Murah

22 Februari 2024
Suka Duka Tinggal di Pelosok Kabupaten Bangkalan Madura

Suka Duka Tinggal di Pelosok Kabupaten Bangkalan Madura

20 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri Kerap Dianggap Tempat Paling Rapi di Dunia, padahal Justru Sebaliknya, Titik Kumpul Masalah dan Kekacauan!

29 Juni 2026
Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini  Terminal

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

29 Juni 2026
Memahami Apa itu Patriot Bond dengan Gampang dan Nggak Bikin Pusing

Memahami Apa Itu Patriot Bond dengan Gampang dan Nggak Bikin Pusing

30 Juni 2026
Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup Terminal

Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup 

4 Juli 2026
Alasan Saya Malas Jajan di Area Food Street AEON Mall Tanjung Barat Mojok.co

Alasan Saya Malas Jajan di Area Food Street AEON Mall Tanjung Barat

2 Juli 2026
Kutukan Cristiano Ronaldo: Kenapa Kita Harus Tahu Diri, sekalipun Menyakitkan

Kutukan Cristiano Ronaldo: Kenapa Kita Harus Tahu Diri, sekalipun Menyakitkan

28 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.