Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
24 April 2026
A A
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai perantau asal Wonogiri yang kerja di Jogja, saya kerap dapat pertanyaan yang hingga kini pun susah saya jawab: mau stay hidup tenang di Wonogiri atau malah cabut dari kampung dan hidup di Jogja?

Pertanyaan ini entah kenapa makin susah saya jawab setelah saya memutuskan untuk pindah dari rumah saya. Sembari menunggu pembeli rumah, saya menganalisis pros and cons stay di Wonogiri, atau gambling memulai hidup dari 0 di Jogja. Setelah ketemu, bukannya makin tenang dan terang, saya malah makin gamang.

Banyak yang heran kenapa saya bingung. Bagi orang-orang, saya aneh karena saya justru ragu untuk “hidup slow living” di kabupaten yang apa-apanya indah. Tapi buat orang yang sudah terpapar Jogja, serta tahu ada realitas bernama kemapanan ekonomi, hidup slow living di kabupaten kecil itu bukan urusan sederhana.

Ya, yang bikin saya gamang itu memang uang. Dan memang masalah orang hidup itu sesederhana uang. Oke, saya jelaskan sedikit.

BACA JUGA: 4 Pertanyaan yang Bikin Warga Wonogiri Naik Darah

Gaji, dan gaji

Dulu, 2021, saya sempat ditanya oleh Bapak, apakah mau hidup saja di Wonogiri, ketimbang bolak-balik Jogja-Wonogiri. Saya sih mau, tapi gajinya harus sama. Alih-alih mendukung, Bapak saya malah ketawa. Katanya, mana ada yang mau menggaji segitu di kota ini.

Nah itulah masalahnya. Wonogiri ini salah satu kabupaten dengan UMR terendah. Kalau saya mau dapat gaji yang sama dengan gaji saya sekarang, jabatan saya harus tinggi. Itu pun jelas tidak mudah. Atau saya harus jadi PNS dengan golongan tinggi. Ya sama saja susahnya, pun saya tak mau jadi PNS.

Perkara gaji itu satu hal, ada hal lain lagi. Entah kenapa, saya selalu mentok nyari ide usaha di tempat saya lahir. Saya tidak melihat peluang cari uang yang besar di sana. Sedangkan di Jogja, saya bisa memberi satu kertas penuh daftar peluang usaha yang bisa ngasih saya income setidaknya 2 kali UMR. Bisnis saya, kelas menulis pun, sekalipun online, basisnya tetap di Jogja. Jadi ya, itu kendalanya.

Baca Juga:

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

Oke, kalian mungkin menganggap saya tidak tahu caranya melihat peluang. Kalian mungkin benar, tapi kalian lupa satu fakta bahwa amat banyak orang merantau dari Wonogiri ke kota besar macam Jakarta. Kenapa? Ya simply renek duite kene ki.

Wonogiri enak, tapi Jogja jauh lebih enak

Gara-gara saya sedang cari rumah, saya jadi tahu bahwa harga properti di Wonogiri mulai gila. Rumah seharga 400 juta makin umum, padahal kalau dilihat, nggak mewah juga ini rumah.

Harga kopi di kafenya juga sama kayak Jogja. Harga makanannya sekarang juga nggak jauh beda. Makin maju sih emang, tapi kok malah apa-apanya makin mahal. Pemasukan saya sih pemasukan luar kota, tapi pengeluarannya juga sama saja, padahal hidup di Kabupaten. Kalau sama mahalnya gini, saya pilih hidup di Jogja kalau bisa. Mungkin saya akan ngontrak rumah, tapi kesempatan hidup lebih baik jauh lebih terbuka.

Yang orang nggak tahu itu, kota-kota yang dianggap slow living itu sebenernya nggak semurah itu. Ada alasannya kota tersebut kosong, atau orangnya merantau. Ya karena living opportunitynya nggak sebagus yang ada di pikiran kalian. Kalau kalian punya investasi yang bisa ngasih kalian dua digit bulanan meski nggak ngapa-ngapain, ya enak-enak aja.

Sedangkan warga asli desanya, justru tidak seberuntung itu. Mereka harus angkat kaki demi porsi nasi yang lebih baik. Kalaupun mereka bertahan, mereka tak lantas bisa hidup tenang, karena biaya yang mereka keluarkan untuk bertahan juga besar.

Ya itulah realitas asli orang kabupaten: angkat kaki berat, bertahan pun juga berat. Dulu saya memilih hidup di Wonogiri. Tapi kini, saya kok mulai ragu ya.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Menikmati Slow Living di Wonogiri: Hidup Nyaman di Kabupaten yang Dipandang Sebelah Mata

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 April 2026 oleh

Tags: Jogjaumr jogjaumr wonogiriWonogiri
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Pengalaman Nonton Film di Studio VIP Cinepolis Jogja, Selama Nonton Berasa Sultan

Pengalaman Saya Nonton Film di Studio VIP Cinepolis Jogja, Selama Nonton Berasa Sultan

1 Agustus 2024
Nasib Pejalan Kaki di Jogja Begitu Menyedihkan, Dipaksa Bertarung Melawan para Perampok Trotoar

Nasib Pejalan Kaki di Jogja Begitu Menyedihkan, Dipaksa Bertarung Melawan para Perampok Trotoar

1 Desember 2024
Saya Yakin Nggak Akan Ada Razia Mi Ayam Wonogiri, sebab Kami Cinta Damai dan Memilih Fokus Mengejar Rezeki kabupaten wonogiri mie ayam wonogiri

4 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Jogja kepada Perantau Asal Kabupaten Wonogiri

28 Januari 2025
Ranking Masjid dan Musala Mal di Jogja dari yang Paling Nyaman hingga yang Seadanya Banget MOJOK.CO

Ranking Masjid dan Musala Mal di Jogja dari yang Paling Nyaman hingga yang Seadanya Banget

5 Oktober 2024
Sudah Saatnya Jogja Bangun Lebih Banyak Jembatan Penyeberangan, Jalanan Jogja Makin Nggak Aman!

Pemerintah Jogja Harus Mulai Memikirkan Pengadaan Jembatan Penyeberangan Orang, biar Pejalan Kaki Tak Jadi Korban Kacaunya Lalu Lintas!

7 Desember 2024
Solo di Mata Orang Jogja: Solo Dipandang Rendah, tapi Lebih Menjanjikan

Solo (Layak) Mulai Melesat, Jogja Perlahan (dan Pasti) Ditinggal Wisatawan

26 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Resign demi Jadi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

Resign demi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

18 April 2026
Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

20 April 2026
Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna Mojok.co

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

18 April 2026
Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

23 April 2026
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi
  • Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah
  • Lulusan Akuntansi Banting Setir Jadi Tukang Pijat: Dihina “Nggak Keren”, tapi Dapat Rp200 Ribu per Hari, Setara 2 Kali UMR Jogja
  • ASN Lulus S2 UGM dengan IPK 4, Bahagia Wisuda tapi Miris Tanpa Kehadiran Ibu yang Berpulang karena Kanker
  • Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos
  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.