Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bukan Mencetak Gol, Inilah Kebahagiaan Saat Kita Futsal Bersama Teman-teman

Dani Ismantoko oleh Dani Ismantoko
4 November 2020
A A
Bukan Mencetak Gol, Inilah Kebahagiaan Saat Kita Futsal Bersama Teman-teman terminal mojok.co

Bukan Mencetak Gol, Inilah Kebahagiaan Saat Kita Futsal Bersama Teman-teman terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Futsal biasanya menjadi salah satu pilihan kegiatan di sebuah lingkaran pertemanan laki-laki. Entah itu dilakukan rutin atau sesekali. Mulai dari pertemanan berdasarkan kesamaan tempat kerja sampai kelompok kajian agama. Coba cek, channel YouTube-nya Ustaz Adi Hidayat. Di salah satu videonya ada konten bermain futsal. Biasanya kegiatan itu berjalan karena celetukan salah seorang, “Yuk, kapan-kapan futsal.” Kira-kira seperti itu bunyi celetukannya. Kemudian yang lain merespons, sampai kegiatan tersebut terlaksana.

Sebenarnya banyak opsi kegiatan lain, seperti, naik gunung, touring, bersepeda bareng, main PES. Tetapi, menurut amatan dan pengalaman saya, ide untuk berfutsal sangat besar kemungkinannya dilaksanakan dibanding ide kegiatan lain. Walaupun hanya satu kali ketika pergaulan di lingkaran pertemanan tersebut masih aktif.

Di semua lingkaran pertemanan saya, kami pernah bermain futsal bersama. Mulai dari teman SMK, kuliah, satu dusun, satu tempat kerja, bahkan satu komunitas nongkrong di studio musik. Bukankah yang terakhir itu tak ada hubungannya sama sekali? Musik dan olahraga.

Seingat saya, hanya satu lingkaran pertemanan yang pernah saya ikuti yang pernah memutuskan untuk naik gunung bersama. Satu lingkaran pertemanan pernah memutuskan touring bersama. Dua lingkaran pertemanan pernah memutuskan untuk main PES bersama.

Saya tidak tahu apa yang membuat futsal terasa punya daya tarik lebih. Atau mungkin karena sebagian besar masyarakat kita gemar menonton sepak bola (terutama di kalangan laki-laki), maka kegiatan yang berhubungan dengannya jadi sesuatu yang banyak digemari? Bahkan tak masalah jika mengeluarkan biaya.

Tentu saja kegiatan futsal itu bukan untuk hebat-hebatan skill. Ia sekadar untuk seru-seruan. Tidak seserius pemain profesional ketika sedang berlaga di pertandingan profesional. Sering kali ia dibubuhi dengan canda tawa, entah itu karena kekonyolan seseorang yang sudah berada di depan gawang, gawangnya tidak dijaga kiper, tetapi ketika mengeksekusi tendangan ternyata tidak masuk gawang. Atau karena ada teman kita yang kentut di tengah lapangan. Kentutnya sangat bau dan seluruh yang ada di lapangan terkena imbasnya. Akhirnya saling tuduh-tuduhan dan diakhiri dengan tertawa lepas ketika orang yang kentut sudah ketahuan.

Dari itu semua, kemenangan tim tidak menjadi prioritas. Sebab, sebenarnya tidak ada musuh dalam permainan ini. Toh, jika kita keluar lapangan karena lelah, ketika nanti masuk lagi kita bisa masuk ke tim yang sebelumnya kita lawan. Mau bagaimana lagi, hanya futsal di lingkaran pertemanan, kok. Nggak penting lagi soal menang dan kalah.

Kalau kita berhasil mencetak gol memang menyenangkan. Baik bagi yang mencetak gol, maupun bagi tim yang disumbangi gol oleh seseorang yang mencetaknya. Apalagi ketika kita sedang bermain, tim kita mencetak sangat banyak gol, dan lawan tak bisa berkutik.

Baca Juga:

Strategi Nongkrong di Usia 40, Perlu Pertimbangkan Pilihan Tempat sampai Ritual Minum Obat

Nongkrong Masih Dianggap Tabu di Sragen, Nasib Kafe di Sana Kian Suram 

Namun, sepengalaman saya, kebahagiaan karena mencetak gol sebanyak-banyaknya masih kalah dengan kebahagiaan yang ini: kita menendang bola dengan sangat keras dan tanpa sengaja tendangan tersebut mengenai muka lawan. Entah itu mengenai kiper atau mengenai anggota tim lawan yang lain.

Kejadian tersebut benar-benar menjadi semacam punch line stand up comedy yang super pecah. Biasanya, setelah kejadian itu permainan akan berhenti sejenak. Semua yang ada di lapangan akan tertawa lepas, selepas-lepasnya. Bahkan salah satu teman kita yang wajahnya kena tendangan pun ikut tertawa.

Ya, gimana ya, mau merasa kasihan tapi kok lucu. Mau merasa lucu, kok ya kasihan.

Saya adalah orang yang tidak bakat menjadi kiper. Salah satu penyebabnya karena saya takut bola mengenai muka saya. Saya pernah terkena bola di muka saya. Dengan tendangan yang amat pelan, entah mengapa saya merasa begitu sakit. Saya tidak bisa membayangkan jika tendangan itu sangat keras. Itulah yang membuat rasa kasihan muncul.

Akan tetapi, ketidaksengajaan dan kesakitan yang dirasakan orang lain sering kali menjadi momentum lucu tersendiri. Asalkan, ini terjadi memang betul-betul tanpa disengaja. Kalau ternyata tendangan kena muka ini sudah diniatkan, beda lagi dampaknya. Bukannya bakal tertawa hangat dan bahagia, yang ada situasi jadi memanas dan saling membentak.

Intinya, bermain futsal bareng teman-teman dekat memang bukan mencari siapa pemenang dan siapa yang terbaik. Ini adalah momen untuk saling mengakrabkan diri dan gayeng-gayengan dengan mengabaikan bagaimanapun kemampuan bermain futsalmu.

BACA JUGA Membeli Sepatu Itu Nggak Selalu Mudah, Sering Rumitnya dan tulisan Dani Ismantoko lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 November 2020 oleh

Tags: futsalnongkrong
Dani Ismantoko

Dani Ismantoko

Kepala madrasah swasta yang aktif mengamati dinamika pendidikan dan kondisi sosial di Indonesia.

ArtikelTerkait

Main di Liga Futsal Indonesia, Ricardinho Cari Apa?

Main di Liga Futsal Indonesia, Ricardinho Cari Apa?

8 Juni 2022
Saya Resah pada Coffee Shop yang Ngasih Cup Plastik Saat Dine In terminal mojok.co

Saya Resah pada Coffee Shop yang Ngasih Cup Plastik Saat Dine In

26 November 2021
Andai Pekalongan Punya Banyak Tempat Nongkrong Seperti Jogja tongkrongan

Ragam Bau Menyebalkan yang Dihasilkan oleh Seseorang Saat Ada di Tongkrongan

11 Oktober 2020
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Nongkrong di Kafe Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Saat Nongkrong di Kafe

19 November 2024
Berlagak Tuli dan Benci Pengamen di Tongkrongan Adalah Budaya Bajingan para Tukang Nongkrong terminal mojok.co

Berlagak Tuli dan Benci Pengamen di Tongkrongan Adalah Budaya Bajingan para Tukang Nongkrong

25 September 2021
Sudut Pandang Anak Rumahan yang Lihat Teman-temannya Hobi Nongkrong terminal mojok.co

Sudut Pandang Anak Rumahan yang Lihat Teman-temannya Hobi Nongkrong

23 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun Mojok.co sumatera selatan

Kalau Orang Sumatera Selatan Terus-terusan Ngaku dari Kota Palembang, Daerah Lain Kapan Dikenalnya?

21 Juni 2026
Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Arteri Mojok.co

Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Nasional

19 Juni 2026
Sidang Skripsi Nggak Perlu Dirayakan Berlebihan, Ingat Ada Revisi Mojok.co

Jangan Bangga Skripsi Nggak Banyak Revisi, Bisa Jadi Itu Pertanda Salah Arah yang Bikin Repot Saat Sidang Nanti  

20 Juni 2026
Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

24 Juni 2026
Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok Mojok.co

Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok

20 Juni 2026
4 Alasan yang Membuat Stasiun Purwosari Lebih Unggul daripada Stasiun Solo Balapan di Mata Saya Mojok.co

4 Alasan yang Membuat Stasiun Purwosari Lebih Unggul Dibanding Stasiun Solo Balapan di Mata Saya

22 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.