Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Ragam Bau Menyebalkan yang Dihasilkan oleh Seseorang Saat Ada di Tongkrongan

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
11 Oktober 2020
A A
Andai Pekalongan Punya Banyak Tempat Nongkrong Seperti Jogja tongkrongan

Andai Pekalongan Punya Banyak Tempat Nongkrong Seperti Jogja tongkrongan

Share on FacebookShare on Twitter

Selalu saja ada permasalahan ketika kita nongkrong bersama teman. Kehilangan korek hanya menjadi satu dari sekian banyak diantaranya. Tapi, ada satu hal yang bisa membuat perkumpulan di tongkrongan menjadi heboh. Bahkan, sering kali memicu teman-teman yang sedang ikut nongkrong jadi pada bubar.

Dan hal tersebut adalah: bau yang bersumber dari tubuh seseorang.

Iya, bau apa aja. Parahnya, bau yang dihasilkan ini berasal dari teman yang biasanya ikut dalam satu tongkrongan juga. Bau yang saya maksud beragam, ada bau kentut, bau mulut, bau ketiak, atau bau kaki.

Dari ragam bau tersebut, saya coba mengkastakan, mana yang baunya masih bisa dikategorikan normal dan mana yang terbilang abnormal. Nyebelin. Bikin mangkel setengah mampus kalau aromanya sudah berseliweran di tongkrongan.

Bau mulut

Bagi saya atau mungkin sebagian orang, bau mulut ini dirasa mengganggu. Bahkan, jika saya ada di posisi seseorang yang aroma mulutnya kurang sedap, saya akan merasa tidak pede. Sebab, saya tahu, hal tersebut sangat berpotensi mengganggu kenyamanan orang lain.

Kendati demikian, problema ini bisa diselesaikan secara baik-baik. Biasanya, seseorang yang aroma mulutnya tidak sedap hanya butuh beberapa hal: minum, makan, makan permen, menutup mulut saat berbicara, atau pada titik yang paling menyebalkan, jangan ngomong sama sekali.

Soal tingkatan, bau mulut ini masih tergolong persoalan ringan karena ada banyak solusi yang bisa dilakukan dan/atau ditawarkan.

Bau kaki

Pada umumnya, bau kaki bersumber dari bakteri. Itu kenapa, sangat disarankan jika sedang nongkrong di rumah teman, baiknya cuci kaki terlebih dahulu biar sama-sama nyaman. Yang menyebalkan dari bau kaki adalah aromanya semriwing jika tidak segera ditanggulangi. Seringnya, bau kaki yang tidak ditanggulangi itu munculnya nggak tentu. Lagi enak-enak ngobrol atau bercanda, ealah, aroma baunya menusuk hidung. Kadang, baunya bisa menyengat. Setelah itu hilang, lalu timbul lagi.

Baca Juga:

Nongkrong Masih Dianggap Tabu di Sragen, Nasib Kafe di Sana Kian Suram 

Aturan Tidak Tertulis Saat Nongkrong di Kafe

Saat ini, ada kok inovasi berupa semprotan kaki untuk meminimalisir, bahkan menghilangkan bakteri penyebab bau. Bisa dibeli di banyak online shop. Atau kalau mau yang ekonomis, cuci kaki yang bersih sudah cukup, kok.

Bau kentut

Sering kali, suara kentut ini memiliki efek kejut bagi banyak orang di tongkrongan. Ada yang sudah biasa, tapi tidak sedikit yang merasa kaget, mangkel sekaligus secara spontan misuh saat mendengar ledakan tak terkira yang sumbernya dari anggota tubuh seorang manusia.

Di sisi lain, harus dimaklumi juga bahwa kentut itu respon alami dari tubuh kita ketika kelebihan gas dalam perut. Jadi, mau tidak mau memang harus dikeluarkan begitu saja. Diikhlaskan begitu.

Tapi, ada tapinya, nih. Kalau harus memilih, saya atau mungkin sebagian orang akan lebih menerima hempasan kentut yang ada suaranya dibanding hanya “pesss” gitu aja. Sudah menjadi rahasia umum bahwa, kentut yang suaranya lantang dan tidak sopan itu aromanya lebih manusiawi. Bahkan, sering kali tidak bau sama sekali.

Bau ketiak atau bau badan

Saya mengkategorikan bau ketiak atau bau badan sebagai suatu aroma yang tergolong ekstrem. Masalahnya, bau ini mengendap dan bertahan cukup lama. Apalagi ketika sedang ada di suatu tongkrongan. Asli, susah hilang. Bahkan, baunya ini masih diam di tempat dan mengitari ruangan meski orang dengan bau badan ini sudah tidak ada di lokasi.

Kadang suka serba salah kalau mau menegur orang dengan bau badan. Kalau diingatkan khawatir tersinggung. Nggak diingatkan malah tuman dan parahnya nggak sadar-sadar juga. Dan entah kenapa, orang dengan bau badan hampir selalu tidak menyadari akan bau yang mengganggu kenyamanan orang lain ini.

Pada titik yang paling ekstrem, bisa bikin orang yang lagi nongkrong bubar. Kalaupun masih bertahan di lokasi, tidak sedikit yang berbincang sambil menahan nafas. Seseorang yang kadung mangkel tapi masih mau nongkrong, paling ngobrol sambil menutup hidung.

Padahal, solusinya mudah saja. Selain bisa dengan cara alami, makan-makanan yang sehat atau herbal. Bisa juga dengan memakai deodoran.

Begini. Saya paham, mungkin ada sebagian orang yang berpendapat bahwa aroma alami dari badan itu sebaiknya dipertahankan. Mau seperti apa pun aromanya. Tapi, jangan lupa, orang yang ada di sekitarmu juga berhak untuk mendapatkan sirkulasi udara yang alami dan jauh lebih segar.

BACA JUGA Resep Nasi Pizza, Solusi buat yang Telanjur Cinta Nasi tapi Pengin Masakan ‘Italy’ dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Oktober 2020 oleh

Tags: bau badanbau kakibau mulutnongkrong
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Memakai Masker di Bulan Ramadan selain Taat Prokes Juga Bikin PD. #TakjilanTerminal39 terminal mojok.co

Memakai Masker di Bulan Ramadan selain Taat Prokes Juga Bikin PD. #TakjilanTerminal39

3 Mei 2021
Betapa Nggak Enaknya Ikut Dalam Sirkel Nongkrong Orang Lain

Betapa Nggak Enaknya Ikut dalam Sirkel Nongkrong Orang Lain

20 November 2019
5 Alasan Kita Nggak Perlu Nyinyirin Anak Citayam yang Nongkrong di SCBD

5 Alasan Kita Nggak Perlu Nyinyirin Anak Citayam yang Nongkrong di SCBD

9 Juli 2022
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Nongkrong di Kafe Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Saat Nongkrong di Kafe

19 November 2024
4 Alasan Seseorang Menanyakan Pekerjaan Orang Lain Saat Ngumpul

4 Alasan Seseorang Menanyakan Pekerjaan Orang Lain Saat Ngumpul

7 September 2020
5 Cara Memberitahu Teman Bau Badan Tanpa Berakhir Baku Hantam bedak MBK

5 Cara Memberitahu Teman Bau Badan Tanpa Berakhir Baku Hantam

15 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula (Pixabay)

GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula

21 Mei 2026
4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot Mojok.co

Menulis Nama Pacar di Lembar Persembahan Skripsi Adalah Blunder Abadi dan (Pasti) Jadi Bencana di Masa Depan

23 Mei 2026
Pantai Menganti Kebumen Jawa Tengah, Pantai Indah tapi Berbahaya (Wikimedia Commons)

Pantai Menganti Kebumen, Pantai Terindah di Jawa Tengah, tapi Perjalanan ke Sana Adalah Simulasi Jantungan yang Dibungkus Liburan

22 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Dosa Jogja kepada Tukang Becak Tradisional: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.