Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Berbagai Hal Ini Bisa Kamu Lakukan Saat Sumpek di Kereta

Suci Fitrah Syari oleh Suci Fitrah Syari
17 November 2019
A A
tiket kereta, Berbagai Hal Ini Bisa Kamu Lakukan Saat Sumpek di Kereta
Share on FacebookShare on Twitter

Berangkat dari Yogyakarta pukul 20.37. Perkiraan tiba di Jakarta Kota pukul 05.45. Begitu yang tertulis di tiket kereta. Artinya saya harus menghabiskan sekitar 9 jam di dalam kereta api. Meski sebagai manusia yang suka melakukan aktivitas horisontal body–saving mode alias rebahan, bukan berarti saya merasa nyaman dan takkan bosan jika hanya duduk manis selama 9 jam di kereta. Terlebih kali ini saya mengambil jadwal kereta malam, yang jelas-jelas sudah saya tahu pasti, tidak bisa membuat saya terlelap. Tidur di kamar dengan kasur empuk saja belum tentu membuat saya bisa tertidur sebelum jam menunjukkan pukul 1 tengah malam, apalagi dengan situasi kereta yang bahkan tidur terlentang pun tak bisa.

Maka dari itulah, saya sudah merancang beberapa agenda agar di kereta saya tak perlu hanya duduk manis melihat wajah para penumpang yang sedang bermimpi indah.

Berikut ini beberapa hal yang juga bisa kamu lakukan ketika dalam perjalanan panjang. Cekidot.

Satu: Update Status

Apalagi yang akan menjadi agenda penting dan utama generasi masa kini selain update status. Makan cekrek, minum cekrek, naik kereta juga kudu cekrek dong. Biar apa? Yah nggak tau juga buat apa. Intinya biar kamu bisa dianggap ada di dunia ini yah emang kudu update di media per-sosial-an, meski cuma maya.

Kamu bisa foto tiketmu sambil mem-blur barcode atau info penting yang ada di dalamnya. Buat jaga-jaga kalau kamu punya fans berat di luar sana. Foto bareng teman saat kamu di stasiun atau kereta. Yah kalau kamu perginya sendiri, yaudah foto aja bangku kosong yang ada di sampingmu plus beri caption “butuh pendamping”, kali aja ada yang kasian, kan?

Dua: Membaca

Biasanya, saya selalu membawa buku bacaan setiap bepergian. Buat apa? Yah buat dibaca lah, pakai nanya lagi. Membaca bisa cukup mengusir rasa bosan saat di kereta. Makanya, saya biasanya membawa buku yang memang menarik dan ingin sekali saya baca.

Terus gimana kalau nggak suka baca? Ya sudah, kamu bisa baca caption-caption yang masuk di timeline medsosmu. Itu juga termasuk membaca, kan?

Tiga: Berpikir

Nah, entah kenapa perjalanan panjang itu selalu membuat saya suka berpikir. Jadi selama ini nggak mikir? Bukan juga sih. Tapi momentum perjalanan, yang membuat kita terpisah dengan keluarga, teman, rumah, dan berbagai kenyamanan di daerah sebelumnya, selalu bisa membuat saya berpikir banyak hal, bahkan terkadang menjadi sangat idealis dan kritis. Hingga tak jarang terjadi perbincangan alot antara logika dan hati.

Baca Juga:

Siasat “Membunuh” Waktu Saat Kereta Api Berhenti Lama di Stasiun Cirebon

Bepergian Solo-Jogja Lebih Nyaman Naik Motor daripada KRL yang Penuh Sesak

Kenapa Tuhan mengarahkanku ke kota itu? Apa yang sedang di rencanakan-Nya? Apakah saya sudah menjadi manusia yang berguna? Apa yang sedang saya kejar saat ini? Kenapa saya masih hidup saat ini? Kenapa masih ada anak-anak yang tidak bisa sekolah? Kenapa ada orang miskin dan kaya? Kenapa nilai rupiah turun? Kenapa utang negara tak kunjung lunas? Kenapa banyak anggota DPR korupsi? Kenapa cari kerja susah? Kenapa pula jodoh tak kunjung keliatah hilalnya? Kenapaaaa~

Yah kurang lebih seperti itulah cakrawala berpikir yang muncul secara tiba-tiba dalam benak saya, hingga sudah ada enam stasiun yang terlewati. Sungguh tak terasa, yah~

Empat: Menulis

Menulis juga menjadi agenda rutinitas yang saya lakukan dalam perjalanan. Kalau kata Pramoedya Ananta Toer, “Orang bisa pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”.

Saya sangat sependapat dengan kalimat bijak di atas, termasuk dalam mengabadikan setiap perjalanan dalam tulisan. Karena tak seperti foto, tulisan mampu memberi dengan rinci setiap momen yang kita lalui. Juga menjadi sejarah yang dapat menjadi pengingat atas berbagai kisah yang telah kita lalui.

Dan tentunya, tulisan perjalanan itu nantinya dapat menjadi bahan kita untuk berkisah pamer pada anak cucu, biar tak melulu ceritanya tentang kancil dan buaya aja dong~

Lima: Lihat Jendela

Kenapa lihat jendela? Jangan tanyanya ke saya dong, tanya ke diri sendiri tuh. Kenapa coba, kamu selalu punya agenda rutin melihat jendela sambil menyenderkan kepalamu ke kursi ketika perjalanan? Ih jangan cuman tawa-tawa, dijawab dong.

Tapi yah, jika saya mencoba mencari jawabannya, ada beberapa kemungkinan yang menjadi alasannya. Bisa jadi, karena di jendela itu ada banyak hal yang bisa dilihat. Mulai dari perumahan,pemandangan, kenangan, masa depan, hingga mantan. Nah, kira-kira kamu lihatnya yang mana?

Itu dia beberapa hal yang biasa saya lakukan untuk mengusir rasa bosan dalam perjalanan. Kalau kamu punya agenda rutin apa saat bepergian jauh, khususnya ketika menggunakan kereta? Hah, nyender? Yo,nggak apa-apa. Yang penting nyender di tempat yang tepat, kalau tidak tepat, yah emang perjalananmu benar-benar tidak akan membosanakan. Bahkan saking tak membosankannya, perjalananmu tak kunjung sampai tujuan, tapi nyampenya di pos keamanan~

BACA JUGA Palang Kereta dan Hal-Hal Menyebalkan Darinya atau tulisan Suci Fitrah Syari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 November 2019 oleh

Tags: BosanKeretaperjalanan
Suci Fitrah Syari

Suci Fitrah Syari

ArtikelTerkait

Bepergian Solo-Jogja Lebih Nyaman Naik Motor daripada KRL yang Penuh Sesak Mojok.co

Bepergian Solo-Jogja Lebih Nyaman Naik Motor daripada KRL yang Penuh Sesak

10 Oktober 2025
Bukan Cuma Takut Kebablasan, Ini Alasan Saya Susah Tidur Saat Naik Bus Terminal Mojok.co

Bukan Cuma Takut Kebablasan, Ini Alasan Saya Susah Tidur Saat Naik Bus

2 Maret 2022
catatan perjalanan bandung ke yogyakarta MOJOK.CO

Catatan Perjalanan Naik Motor dari Bandung ke Yogyakarta: Berawal dari Pembangkangan

8 Juli 2020
Kursi Prioritas KRL Jogja-Solo, Cara Mudah Menguji Empati Seseorang Mojok.co

Kursi Prioritas KRL Jogja-Solo, Cara Mudah Menguji Empati Seseorang

17 April 2024
Google Maps Ternyata Juga Hobi Ngeprank

Google Maps Ternyata Juga Hobi Ngeprank

12 November 2019
Pengalaman 32 Jam Naik Kereta Api Pakistan seperti Kembali ke Era 90-an Mojok.co

Pengalaman 32 Jam Naik Kereta Api Pakistan seperti Kembali ke Era 90-an

5 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Jadi Orang Perfeksionis: Dianggap Penuh Kesempurnaan, padahal Harus Melawan Diri Sendiri agar Tak Kena Mental
  • Menyesal Ganti Jupiter Z ke Honda BeAT: Menang “Rupa” tapi Payah, Malah Tak Bisa Dipakai Ngebut dan Terasa Boros
  • Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri
  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.