Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Surat Terbuka untuk Bupati Bangkalan Madura Terpilih, Jangan Ikut Membuat Kabupaten Ini Semakin Amburadul!

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
13 Februari 2025
A A
Bangkalan Madura, Kabupaten Amburadul Butuh Kerja Nyata (Unsplash)

Bangkalan Madura, Kabupaten Amburadul Butuh Kerja Nyata (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Lebih perhatikan lagi masyarakat pelosok

Ya kita tahu, tata kota di Bangkalan Madura ini sangat amburadul. Dengan luas wilayah yang 4 kali lebih luas dari Kota Surabaya, pusat ekonomi, administrasi, pendidikan, dan segalanya malah berada di ujung paling barat kabupaten ini. Dampaknya, ya tentu saja pembangunannya sangat tidak merata. Di ujung barat mentereng. Di timur, selatan, dan utara cuma bisa geleng-geleng.

Sebagai warga yang berada di area timur, saya sering mendengar obrolan tentang betapa tak pedulinya pemerintah di kabupaten ini pada warga pelosok. Coba renungkan, Bupati Bangkalan mana yang punya hobi pergi ke desa-desa mengunjungi rakyatnya. Tidak ada, kan!

Ya, sebab di kabupaten ini, rakyat hanya dikunjungi pas butuh suara saja!

Singkirkan semua pejabat korup

Pendapat saya, sepertinya ini adalah pekerjaan sulit bagi bupati terpilih. Sebab, korupsi di Bangkalan Madura ini agaknya makin tahun malah makin marak. Mulai dari jajaran terendah di tingkat desa sampai bupati sebagai orang nomor satu di kabupaten ini tak lepas dari yang namanya korupsi.

Sungguh malu saya sebagai warga Bangkalan Madura, wilayah yang disebut sebagai Kota Dzikir dan Sholawat. Yah, dzikir para pejabatnya hanya di mulut saja. 

Tapi saat bekerja, hilang dzikirnya (ingat pada Tuhan). Kursi jabatan dijual, anggaran dibengkakkan, proyek jadi ladang keuntungan, pokoknya semua bentuk korupsi dianggap sebagai hal yang normal. Tak jauh beda dengan orang yang tak punya Tuhan.

Juga tak perlu dimungkiri, pelakunya kadang adalah orang yang mengaku berpendidikan tinggi. Mereka mengaku mantan aktivis, mengaku pro rakyat. Hadeh, aneh memang kabupaten ini!

Ingat tretan-tretanku, dzikir atau ingat Tuhan, itu tidak cuma di ucapan saja, tapi juga di tindakan. Percuma baca dzikir siang malam, tapi umatnya ditelantarkan.

Baca Juga:

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

Sisi lain kehidupan warga Surabaya Utara, orang yang klemar-klemer tidak cocok tinggal di daerah ini

Ya sudah, baru itu saja pesan saya untuk bupati terpilih Bangkalan Madura. Tak berani saya menuntut banyak-banyak. Sebab, saya sudah kapok dari pemerintahan sebelum-sebelumnya.

Kondisi Bangkalan Madura yang amburadul bin hancur lebur, ya gara-gara pemerintahnya tak bisa ngatur. Maka dari itu, saya sangat berharap bupati yang baru ini tak menambah hancur kabupaten tercinta saya. Sebab kalau makin hancur, tak bisa dibayangkan akan seperti apa kabupaten ini.

Sekian!

Penulis: Abdur Rohman

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 10 Alasan Bangkalan Madura Menjadi Kabupaten Tertinggal yang Membuat Warganya Marah dan Ingin Pergi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2025 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduraBupati BangkalanKabupaten Bangkalanmadurapilkada bangkalan
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Preman Bukan Sesuatu yang Menakutkan di Madura, Kehadirannya Justru Ditunggu Warga

Preman Bukan Sesuatu yang Menakutkan di Madura, Kehadirannya Justru Ditunggu Warga

6 April 2025
Suka Duka Tinggal di Pelosok Kecamatan Pasongsongan Sumenep

Suka Duka yang Saya Rasakan Saat Tinggal di Pelosok Kecamatan Pasongsongan Sumenep

18 Juli 2023
4 Alasan Rumah Madura Punya Teras Depan yang Luas (Wikimedia Commons)

4 Alasan Rumah di Madura Kebanyakan Punya Teras Depan yang Luas

17 Juni 2026
Menguak Alasan Orang Madura Selalu Teleponan Saat Jualan Mojok.co

Menguak Alasan Orang Madura Selalu Teleponan Saat Jualan

1 Mei 2024
penyembelihan hewan kurban idul adha qurban madura mojok

Idul Adha pada Hakikatnya Tak Melulu Soal Penyembelihan Hewan Kurban

28 Juli 2020
7 Hal Biasa tapi Pemkab Bangkalan Madura Nggak Bisa Kasih buat Warga, Bukti kalau Kabupaten Ini Nggak Punya Apa-apa

7 Hal Biasa tapi Pemkab Bangkalan Madura Nggak Bisa Kasih buat Warga, Bukti kalau Kabupaten Ini Nggak Punya Apa-apa

9 Juni 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat stres untuk wargi Jogja

Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat mujarab buat wargi Jogja yang stres karena padatnya jalanan

19 Agustus 2026
Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

16 Agustus 2026
Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan Terminal

Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan

15 Agustus 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Ra srawung rabimu suwung adalah jokes tongkrongan yang sudah tidak relevan dan sebaiknya tidak usah disampaikan

16 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Ganti pemimpin Surabaya ternyata nggak makin berbenah: lahan parkir selalu saja jadi masalah pelik meski berkali-kali dikritik

15 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.