Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
15 Februari 2026
A A
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada banyak kuliner Bangkalan Madura selain bebek yang layak dikenal lebih banyak orang. 

Membaca tulisan Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep di Terminal Mojok membuat saya mengerutkan jidat. Tulisan itu mengungkapkan, dari sekian banyak kuliner di Madura, katanya kuliner Sumenep tidak cocok untuk lidah orang luar Pulau Madura, khususnya orang Pulau Jawa. 

Saya pribadi belum berani membenarkan pendapat tersebut. Saya memang orang Madura, tapi belum sejauh itu ngulik kuliner Madura sisi timur seperti Sumenep dan sekitarnya. 

Akan tetapi, kalau pendapat Mas Akbar Mawlana, penulis artikel tersebut benar adanya, saya jadi senang. Sebab, artinya, inilah waktunya kuliner Bangkalan Madura bersinar.

Banyak yang mengira bahwa kuliner di Bangkalan itu cuma olahan bebek saja. Bebek Sinjay, Seroja, Suramadu, Bebek Singapore, dan berbagai olahan bebek lainnya. Padahal, kuliner Bangkalan Madura bukan cuma itu saja. Banyak kuliner hidden gem yang masih sedikit orang tahu, padahal rasanya nggak kaleng-kaleng.

#1 Nasi serpang, nasi campur gaya baru

Apa yang kalian ketahui tentang nasi campur? Pasti makanan nasi yang disandingkan dengan bermacam lauk-pauk, mulai dari telur, daging ayam atau sapi, mie, sayur, hingga serundeng. Nah, jika kalian bosan dengan lauk-pauk yang isinya itu-itu saja, cobalah Nasi Serpang, nasi campur dengan gaya baru dari Bangkalan.

Bagi saya, Nasi Serpang adalah nasi campur yang sebenar-benarnya campur. Sebab, lauk-pauknya merupakan perpaduan antara olahan laut dan darat. Jadi rasanya benar-benar beragam. Pada Nasi Serpang, di samping telur dan sayuran, lauk-pauknya juga dilengkapi olahan udang dan kerang. Daging ayamnya juga diganti olahan daging tongkol yang dipepes. Hmmm, nikmat kan!

Tentu tidak lupa terdapat serundeng, kripik peyek, dan sambal terasi yang bikin perpaduannya semakin lengkap.

Baca Juga:

4 Alasan Rumah di Madura Kebanyakan Punya Teras Depan yang Luas

Tips bagi Mahasiswa Madura yang Kuliah di Surabaya agar Tetap Bahagia dan Tak Jadi Bahan Tertawaan

Dengan mencoba nasi serpang, kalian akan mendapat sensasi baru lebih dari nasi campur pada umumnya. Ya masak nggak bosen dimana-mana ketemu olahan ayam, eh di nasi campur juga ketemu ayam lagi. Hadeh!

#2 Soto Tongkol jadi kuliner baru di Bangkalan Madura

Selain Nasi Serpang, olahan ikan laut kini juga mulai meramaikan keberagaman kuliner di Madura. Aroma laut banyak ditemukan pada masakan orang Bangkalan pada khususnya. Misalnya, pada masakan soto, kalian kan tahunya cuma soto sapi atau nggak ya soto ayam. Nah, di Bangkalan, sekarang sedang viral Soto Tongkol.

Jenis soto ini bagi saya adalah kreativitas baru. Soto yang biasanya terlalu berminyak dengan lemak daging yang kurang sehat sekarang tergantikan oleh soto tongkol. Tentu, minyaknya lebih rendah dan daging tongkolnya lebih lembut dan nikmat. Apalagi kalau kuahnya ditambah sambal terasi. Ah, jadi laper!

Kalau kalian ingin mencicipi kuliner ini, cobalah berkunjung ke Tanjung Bumi Bangkalan. Ya, kecamatan jenis makanan ini berasal.

#3 Rujak ontal dan siwil, cemilan kekinian anak muda 

Selanjutnya, jika kalian ingin mencoba yang tidak berat, cobalah rujak ontal di Kecamatan Sepulu Bangkalan. Rujak ini berbeda seperti rujak pada umumnya yang kalian tahu. Selain petis, rujak ini didampingi kuah ikan sebagai rasa utama penyajiannya. Rujaknya pun lebih beragam, nggak buah saja, tapi ada juga pentol ikan, telur puyuh, pempek dari ikan, juga krupuk.

Kuliner ini dapat kalian temukan di pesisir utara Kabupaten Bangkalan, khususnya di wilayah Kecamatan Sepulu.

Terakhir, ada pula cemilan khas Bangkalan yang kini makin digandrungi, yakni siwil. Cemilan ini berasal dari Kecamatan Socah yang dibuat dari tepung tapioka dan dipadukan dengan ikan atau udang yang dicingcang. Jadi, sama seperti sebelumnya, siwil juga punya aroma laut. Petis umumnya juga menjadi sambal untuk menyantap siwil ini.

Nah, dua kuliner ini kini jadi cemilan pilihan anak muda Bangkalan. Kadang, mereka rela jauh-jauh ke pesisir Bangkalan cuma buat nongki sambil ngemil makanan ini.

Ya itulah gaes. Jadi, kuliner Madura itu nggak cuma olahan bebek dan ayam saja ya. Sebaliknya, kita aslinya banyak juga kuliner masakan laut. 

FYI, masyarakat Madura sebetulnya memang dekat dengan yang namanya laut. Kata BPS saja, Sumenep dan Bangkalan itu pada 2025 jadi nomor dua dan tiga tertinggi nilai produksi ikannya di Jawa Timur. Kalau digabung, Sumenep dan Bangkalan itu setahun bisa mencapai 2 triliun rupiah. Tinggi kan! Makanya, asumsi saya sih ya, orang Madura yang nggak kuat bau amis olahan ikan artinya orangnya belum Madura banget, hehehe.

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2026 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan madurakuliner bangaklankuliner sumenep. sumenepmadura
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Dilema Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

24 Januari 2024
Pengalaman Pertama Mencoba Bus Trans Jatim Bangkalan-Surabaya, Bikin Saya Kapok dan Mikir Ulang kalau Mau Naik Lagi

Pengalaman Pertama Mencoba Bus Trans Jatim Bangkalan-Surabaya, Bikin Saya Kapok dan Mikir Ulang kalau Mau Naik Lagi

3 Maret 2025
Stiker Parkir Madura: Stiker Resmi, tapi Kalah Sakti Melawan Tukang Parkir Liar stiker parkir bangkalan madura

Stiker Parkir Bangkalan Madura, Cara Pemerintah Melakukan Pungli Pada Rakyat Sendiri

15 Desember 2024
Gaji Pekerja Jogja Sepele di Depan Gaji Penjaga Warung Madura (Unsplash)

Warung Madura Bahagia Kantongi Omzet 90 Juta per Bulan: Penjaganya Hidup Bahagia Banyak Duit Sementara Pekerja Jogja Merana Sampai Kiamat

25 Juni 2025
Menampik Stigma Masyarakat Madura yang Selalu Dibilang Keras dan Beringas terminal mojok.co

Di Madura, Orang Menyebut Mobil dengan Motor

2 Februari 2021
Sapeken, Pulau Tertinggal di Sumenep Madura yang Tak Layak Diremehkan

Sapeken, Pulau Tertinggal di Sumenep Madura yang Tak Layak Diremehkan

12 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah yang Jadi Sarang Tikus (Unsplash)

Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah: Ketika Rumah Tua Berubah Menjadi Sarang Tikus

21 Juni 2026
Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat Mojok.co

Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat

17 Juni 2026
Hidup di Desa Nggak Seindah Bayangan, Banyak Iuran yang Harus Dibayarkan kalau Nggak Mau Jadi Bahan Omongan

Hidup di Desa Itu Murah, yang Mahal Adalah Ongkos Sosialnya, dan Ini Rinciannya

21 Juni 2026
6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal Mojok.co

6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal

18 Juni 2026
Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok Mojok.co

Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok

20 Juni 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar

Jogja Kota Pelajar Bukan Cuma Soal UGM, tapi Soal Standar Pendidikan dari SD yang Sudah Kompetitif

17 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.