Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Acara Trans7 Yang Makin Mirip Budaya KKN

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
14 Februari 2023
A A
Acara Trans7 yang Makin Mirip Budaya KKN (Unsplash)

Acara Trans7 yang Makin Mirip Budaya KKN (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah memaafkan Heru Gundul yang berubah menjadi pria ceroboh dan banyak dialog, saya kira kehadiran anak-anak kota ke desa masih belum memberikan kesenangan yang paripurna. Bahkan hal ini juga menjalar hingga ke Si Bolang. 

Mereka konon senang menggali budaya, hobi bersinergi dengan alam, dan seperti tingkah laku bawaan Trans7, yaitu akan “menderita” jika tak masak bersama di alam terbuka. Tingkah acara-acara macam ini justru mengingatkan saya pada budaya KKN yang kerap dianggap adiluhung itu.

Orang kota yang “terpelajar” datang, dan sudah pasti mencoba mengakrabkan diri dengan warga lokal. Di satu sisi ini baik, mana ada yang bilang silaturahmi itu jahat. Tapi, kostum yang warga kenakan, rumah-rumah dan dapur jadul yang ditampilkan, dan logat-logat yang dipaksakan, membuat desa lagi-lagi dipandang dari sisi eksotisnya semata. 

Pokoknya harus ketara benar mana yang kota mana yang desa, meski itu semua bukan hal yang nyata. Romantisme desa di acara-acara tersebut sangat dibuat-buat, tidak natural. Dear Trans7, Hal ini makin menguatkan sebuah pandangan jika desa hanyalah semacam tempat yang seharusnya lawas, full alam, tertinggal, dan punya jarak nan jauh dengan kota dan terkadang KKN menegaskan hal itu.

KKN masa kini di mata saya

Iya, seperti KKN yang kerap menjadikan desa sebagai kawasan untuk mahasiswa menyatu dan turun langsung ke masyarakat. Mereka mengaku belajar, namun yang lebih kerap terjadi adalah menciptakan jarak. 

Dear Trans7, ini aneh, dan sudah pasti salah. Bukankah menjadi seorang mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat juga? Jika menjadi pelajar dan belajar di perguruan tinggi tak dianggap sebagai bentuk kegiatan atau menyatu dengan masyarakat, lalu mereka itu ngapain? 

Atau jangan-jangan, ada sebuah pandangan bahwa mahasiswa adalah makhluk yang lebih tinggi dari masyarakat desa, sehingga mereka perlu turun. Wah, gawat kalau begitu.

Jangan menjauhkan mahasiswa dari desa

Memang, menjadi mahasiswa bisa dianggap sebagai sebuah privilese. Namun, tak bisa juga menjauhkan mahasiswa dari masyarakat desa. Seperti para host khas anak kota itu, yang datang dengan segala keurbanannya, dan warga harus mau menjadi sedesa mungkin, selawas mungkin, dan sesederhana mungkin. 

Baca Juga:

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

Tak ubahnya para warga desa di dunia nyata yang harus mau mendengar dan bersabar menyimak penyuluhan tetek bengek perihal hal-hal yang mereka sudah tahu keluar dari mulut para mahasiswa itu. Dear Trans7, mereka harus mau berpura-pura tak tahu dan merendah demi para tamunya itu.

Apalagi saat ada kegiatan bikin papan penunjuk jalan, yang sudah pasti tak guna. Padahal warga sudah tahu dan hafal daerahnya sendiri. Kaca mata mereka soal desa ala FTV di Trans7, mau tak mau membuat KKN sangat cocok untuk dihilangkan. 

Tentu tak semua yang mengikuti KKN punya pandangan macam itu, saya yakin ada juga yang memang niat mengabdi pun dibutuhkan pengabdiannya. Tapi, banyak hal positif lain yang bisa dilakukan oleh mahasiswa selain KKN. Tentu sayang jika tenaga dan pikiran para mahasiswa itu terbuang untuk kegiatan semacam ini.

Seperti Trans 7, yang makin hobi mendatangkan orang kota ke desa untuk sekadar membikin jarak dengan desa seperti KKN. Padahal, desa punya banyak hal untuk diangkat. Seperti desa yang terjangkiti penyakit urban, atau desa-desa yang terusir dengan alasan pembangunan, dan itu semua tak cukup ditanggulangi dengan hanya memasak bersama di alam terbuka.

Penulis: Bayu Kharisma Putra

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Si Bolang Adalah Alasan dari Hal-hal Random yang Pernah Saya Lakukan Saat Masih Bocah
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2023 oleh

Tags: FTVHeru GundulKKNsi bolangtrans7
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

suasana kuliah kerja nyata kkn offline uns 2020 wabah corona mojok.co

Bagaimana KKN Mahasiswa UNS Tetap Offline di Masa Pandemi

8 September 2020
Pengalaman KKN Internasional di Thailand Selatan: Masyarakat Berbahasa Melayu, tapi Terasa Asing di Telinga

Pengalaman KKN Internasional di Thailand Selatan: Masyarakat Berbahasa Melayu, tapi Terasa Asing di Telinga

23 Januari 2024
agribisnis menthek kafe tengah sawah KKN wabah corona pemandangan pagi sawah mojok

KKN, Walau Banyak Nggak Enaknya, Sisi Positifnya Juga Banyak

11 Mei 2020
Kamu Tuh Kenapa Sih, Katanya Sebal Sama FTV dan Sinetron, Tapi Kok Masih Ditonton?

Kamu Tuh Kenapa Sih, Katanya Sebal Sama FTV dan Sinetron, Tapi Kok Masih Ditonton?

2 November 2019
Kita Butuh Acara Semacam 'Republik Mimpi' Lagi terminal mojok.co

Cara Menikmati FTV Kisah Nyata Itu dengan Cara Nggak Usah Pakai Logika

30 Januari 2021
Membayangkan Rasanya Jadi Mahasiswa KKN di Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin

Membayangkan Rasanya Jadi Mahasiswa KKN di Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin”

9 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Lulusan Akuntansi Banting Setir Jadi Tukang Pijat: Dihina “Nggak Keren”, tapi Dapat Rp200 Ribu per Hari, Setara 2 Kali UMR Jogja
  • ASN Lulus S2 UGM dengan IPK 4, Bahagia Wisuda tapi Miris Tanpa Kehadiran Ibu yang Berpulang karena Kanker
  • Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos
  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • WNI Jadi Guru di Luar Negeri Dapat Gaji 2 Digit, Pulang ke Indonesia Malah Sulit Kerja
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.