Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
17 April 2026
A A
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ngapain jauh-jauh ke luar kota kalau kita bisa memilih KKN di Bantul?

Wes angel! Mengingat seumur hidup saya harus meluruskan banyak anggapan keliru soal Kabupaten Bantul, saya jadi nggak bisa tinggal diam dengan lontaran kalimat tadi. Saya nggak menampik, kok kalau memang banyak orang dari luar Kabupaten Bantul menganggap daerah ini, tuh masih tertinggal, seperti pedalaman hingga perlu babat alas saat pulang dan pergi.

Tapi, mereka harus tahu bahwa kabupaten berjuluk Projotamansari ini, tuh sudah maju dan berdaya banget!

Namun, setelah dipikir ulang, akhirnya saya menemukan beberapa hal yang mungkin menjadi dasar mengapa anggapan tadi sempat muncul di pemikiran khalayak luas.

Bantul belum lepas dari bayangan asri pedesaan

Bagi orang-orang yang tidak terlalu mengenal Kabupaten Bantul, mereka biasanya beranggapan wilayah ini, tuh masih pedesaan banget, jarak antar rumahnya masih jarang, lebih didominasi sawah, tebing dan tanah kosong yang tidak terawat.

Makanya, banyak mahasiswa itu berpikir bahwa KKN tidak perlu jauh-jauh, di Bantul saja juga bisa. Duh, sayangnya, saya bisa bilang bahwa itu salah besar!

Apalagi kalau alasannya sepele, seperti mau mencari suasana asri, duh, polusi suara mesin kendaraan itu malah jadi makanan sehari-hari kami!

BACA JUGA: Bantul, Sentra Industri UMKM sekaligus Penghasil Utama Gondes di Jogja

Kenyataannya, Kabupaten Bantul itu powerful

Saya yakin rahang para mahasiswa yang berpikiran seperti tadi akan menganga, ketika singgah di dekat tempat tinggal saya yang ada di Bangunjiwo.

Baca Juga:

Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

Kenyataannya, di sini lahan sawah itu mulai berkurang. Wilayahnya justru didominasi oleh komplek perumahan yang baru dan megah.

Apalagi kalau mendengar kata Banguntapan, yang meski wilayahnya krisis identitas, tapi wilayah ini benar-benar powerful sebagai bagian dari Bantul! Ya, soalnya wilayah ini punya Jogja Expo Center (JEC), dekat dengan Jembatan Janti dan Jalan Wonosari pula.

Di daerah Bantul yang hitungannya jauh lebih pedesaan lagi, seperti Pajangan, hunian dengan sistem KPR pun sudah banyak ditawarkan.

Sudah modern, tapi masyarakatnya masih guyub

Biasanya dalam program KKN itu ‘kan mahasiswanya diharapkan bisa lebih banyak berbaur dengan masyarakat. Makanya, nggak banyak akhirnya program KKN yang mengincar wilayah Kabupaten Sleman atau Kota Jogja. Selain karena wilayahnya yang modern dan nyaris membuat yang tinggal di daerah ini menjadi kapitalis dan berperilaku konsumtif, tipikal warganya pun mulai lebih individualis.

Namun, Kabupaten Bantul bukan berarti masih jauh panggang dari api perihal menjadi modern, lho, ya. Seperti kenyataan yang saya sebutkan di atas, bahwa beberapa wilayah di kabupaten ini sudah powerful, tapi uniknya, penghuninya masih banyak yang menjunjung tinggi kebersamaan, lho!

Alhasil, banyak kegiatan desa yang masih berjalan, misalnya ronda keliling, karang taruna, program pemberdayaan ibu-ibu, hingga kegiatan gotong royong untuk membangun fasilitas umum.

Coba bayangkan, deh bagaimana jadinya kalau KKN mahasiswa justru dilakukan di Depok, Sleman? Ini bukannya kumpul di balai desa, tapi malah di kedai kopi kalcer. Bukan Kuliah Kerja Nyata, tapi malah Kuliah Kerja Ngopi!

Terus, kalau ditanya, apakah saya setiap hari merasa seperti sedang menjalani KKN karena tinggal di Bantul? Sejujurnya, tidak. Wilayah ini sudah seperti perkotaan, kok, minus tidak ada mal saja, sih.

Namun, kalau masih ada sekelompok mahasiswa yang mau mengajukan KKN di sini, ya sah-sah saja, kok. Bayangan di isi kepalanya saja yang perlu diubah, bahwa Bantul itu maju dan berdaya.

Jadi, tinggal sesuaikan saja program yang mau diusung dengan aktivitas masyarakatnya. Biar saling membantu dan memajukan begitu.

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Menerka Alasan Bantul Tidak Kunjung Memiliki Mal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 April 2026 oleh

Tags: Bantuldepok slemanKabupaten BantulKKNpajangan bantul
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

Jalan Parangtritis Jogja Memang Lurus dan Halus, tapi Justru Berpotensi Bikin Pengendara Terlena, Ngebut, Benjut!

Jalan Parangtritis Jogja Memang Lurus dan Halus, tapi Justru Berpotensi Bikin Pengendara Terlena, Ngebut, Benjut!

4 Februari 2024
Kuliah Merantau di Jogja, eh Dikira Klitih karena Pakai Scoopy (Unsplash)

Pengalaman Pahit Menjadi Mahasiswa Rantau di Jogja ketika Motor Scoopy Saya Disangka Motornya Pelaku Klitih

3 November 2025
KKN daring MOJOK.CO

KKN Daring yang Katanya Sebatas Fiksi dan Tidak Berguna untuk Mahasiswa

6 Juli 2020
Bangunjiwo Bantul Problematik: Daerahnya Makin Modern, tapi Infrastruktur Nggak Memadai bantul jogja

Bantul, Sentra Industri UMKM sekaligus Penghasil Utama Gondes di Jogja

20 Januari 2024
Anak Agensi Iklan di Bantul Masih Bisa Hidup Waras, Nggak Bakal Kena Asam Lambung seperti Anak Agensi Jakarta Mojok.co

Anak Agensi Iklan di Bantul Masih Bisa Hidup Waras, Nggak Bakal Kena Asam Lambung seperti Anak Agensi Jakarta

24 Juli 2025
Desa Panggungharjo Bantul, Desa Terbaik di Indonesia (Unsplash)

Mengenal Desa Panggungharjo di Bantul, Desa Terbaik di Indonesia yang Dipuji Mahfud MD Saat Debat Cawapres

22 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau Mojok.co

Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau

6 Mei 2026
Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026
Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026
Sisi Gelap FISIP, Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik Terminal

FISIP Kehilangan “Taring” karena Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik 

7 Mei 2026
4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan  Mojok.co

4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan 

6 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah
  • Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran
  • Membaca Peluang Ekonomi di Tengah Pertumbuhan Transaksi Digital, AstraPay Berkomitmen Bantu Tingkatkan Daya Saing UMKM
  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.