Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Penderitaan Warga Jeron Beteng Jogja yang Rumahnya Digusur dan Terpaksa Pindah ke Bantul. Ongkos Semakin Mahal dan Fasilitas Kesehatan Terasa Kurang

Nur Fitriatus Shalihah oleh Nur Fitriatus Shalihah
12 Mei 2024
A A
Derita Warga Kota Jogja Kena Gusur dan Terpaksa Pindah Bantul (Unsplash)

Derita Warga Kota Jogja Kena Gusur dan Terpaksa Pindah Bantul (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah beberapa bulan ini proses perataan rumah dan bangunan yang melekat dengan Jeron Beteng Jogja terus bergulir. Hampir tiap hari saya melewati rumah-rumah tersebut dan rasanya mak deg. Inilah cerita akan derita yang saya rasakan setelah tergusur oleh tembok keraton dan terpaksa pindah ke Bantul.

Masih lekat dalam ingatan masa kecil saya, cerita saat simbah menyuapi sambil menggendong hingga ke pojok beteng kulon. Simbah lainnya lalu menggoda saya dengan menanyakan, “Ndi pesekke?” Lalu saya yang masih anak-anak spontan menunjuk hidung dan membuat mereka tertawa.

ADVERTISEMENT

Saya lahir dan sempat tinggal di Kampung Kadipaten. Kini, saya mengontrak di sisi pojok beteng yang lain. Dulu, saya dan teman-teman masih bisa melihat jalan raya dari atas pojok beteng. Teman yang iseng menakut-nakuti dengan isu hantu di salah satu pojokan. Tapi itu tidak membuat kami berhenti main ke sana. Lalu posyandu, coblosan atau pilkada pertama saya, salat tarawih, semua dilakukan di balai RW yang letaknya di bawah pojok beteng.

Dengan dipugarnya bangunan-bangunan di sekitar Beteng Kraton Jogja, kenangan-kenangan itu jadi terasa menyesakkan. Selain itu, masyarakat juga akan kehilangan angkringan-angkringan yang menjajakan makanan murah.

Tapi, yang menurut saya paling menyesakkan adalah orang-orang yang terpaksa pindah rumahnya. Pemerintah memberi mereka ganti rugi untuk membeli rumah. Akan tetapi, apakah cukup untuk beli rumah di dalam Kota Jogja? Ternyata tidak.

Kalau mau tinggal di Kota Jogja, hanya kuat ngontrak 

Harga kontrakan di Kota Jogja, minimal, Rp10 juta per tahun. Tapi, rata-rata belasan juta sampai lebih dari 20 juta per tahun. Sementara itu, uang ganti rugi dari penggusuran rata-rata maksimal adalah Rp200 juta. Maka, hanya bisa beli rumah subsidi atau KPR di pinggiran kota seperti di daerah Sedayu, Pajangan, atau sejenisnya, pokoknya di Bantul.

Sedangkan warga Jeron Beteng selama beberapa generasi sudah nyaman di Kota Jogja. Mau ke mana-mana dekat. Mau beli apa-apa mudah. Sekolahan, pekerjaan, semua di kota. Sedih banget mereka yang harus pindah sekolah dan kerja juga kalau dapat rumahnya jauh di pinggiran Bantul. 

Pemerintah katanya ingin memberikan ganti rugi yang sepadan seperti diberitakan media massa. Tapi bisakah demikian?

Baca Juga:

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

Derita pindah ke Bantul

Saya akan memberi sedikit gambaran pengalaman saya ketika pindah ke pinggiran desa di daerah Bantul, tahun kemarin. Setelah menikah dan anak berumur 5 bulanan saya dan suami memutuskan untuk ngontrak. Karena masih belum mapan, kami ngontrak di pinggiran yang biaya sewanya terjangkau dan rumahnya luas serta bersih.

Akan tetapi, setelah beberapa bulan, saya menemui banyak kesulitan. Jarang ada warung dan letaknya lumayan jauh kalau harus jalan kaki. Terutama warung makan yang menyediakan sayur dan lauk matang. Karena kadang kami tidak sempat masak, anak rewel jadi tidak bisa ditinggal, atau lagi pengin jajan sesuatu karena bosan. Kondisi ini berbeda jauh saat kami tinggal di Kota Jogja. Keluar rumah sudah ada warung, tukang bakso lewat, pilihan menunya banyak.

Selain itu karena kami masih banyak urusan di kota, jadi hampir tiap hari kami masih ke kota naik motor. Iya, bawa bayi yang umurnya belum setahun. Padahal perjalanannya sekitar 30 menit ke pusat Kota Jogja. Belum lagi kalau ke Sleman atau daerah utara, bisa sampai sejam. Belum perjalanan pulangnya. Badan rontok rasanya tiap hari. Kadang pulang malam karena mampir istirahat dulu di rumah ibu.

Ongkos bensin jadi boros. Akses jalan juga bisa membuat motor kami bolak-balik bengkel. Tentu saja itu membuat kami mengeluarkan biaya ekstra. Kalau ingin naik bus Trans Jogja cukup sulit karena letaknya jauh. Harus naik ojek online dulu. Keluar biaya lagi.

Terdapat jurang perbedaan di bidang kesehatan dan pendidikan

Tingkat pengetahuan orang-orang posyandu dan nakes juga berbeda di Bantul. Anak saya sempat dikatakan tidak apa-apa kalau Berat Badan (BB) tidak naik 2 kali. Padahal sudah di garis merah KMS 2 kali. Saat itu saya tidak puas dan membawa anak saya periksa ke Kota Jogja. Setelah cek lab, diketahui ada anemia hingga TBC. Bahkan belakangan ternyata ada masalah sensori, alergi makanan, sampai masalah pencernaan atau diare akut.

Lalu rumah sakit yang ada di kabupaten tidak sebanyak di Kota Jogja. Jadi ketika darurat, kami bingung harus ke IGD mana. Saat sakit dan perlu dirujuk, kami kekurangan referensi. Sementara itu, jika tinggal di kota, pilihan rumah sakitnya lebih beragam. Pendaftarannya juga bisa online. Tempatnya biasanya lebih bersih dan luas.

Tempat bermain anak juga jadi hal yang perlu dipertimbangkan ketika akan memilih tinggal di pinggiran. Karena bosan ya kalau tiap hari di rumah saja, apalagi anak-anak. Di pinggiran jarang ada taman, tempat bermain, atau ruang terbuka yang aman. Kadang kalau ada, letaknya jauh, Ada juga yang sudah rusak.

Dengan berbagai kemudahan yang didapatkan di tengah Kota Jogja, rasanya berat untuk meninggalkannya. Bagi yang bersekolah di kota pasti rasanya berat jika pindah sekolah di desa. Kualitas pendidikan masih timpang. Gaji di kota dan di desa apalagi. Masih banyak lagi yang perlu dipertimbangkan. Jadi sudah seharusnya warga Jeron Beteng mendapatkan ganti rugi yang layak.

Penulis: Nur Fitriatus Shalihah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bangunjiwo Bantul Daerah Memprihatinkan: Pusatnya Klitih Jogja, Isinya Gondes, dan Rawan Kecelakaan tapi Saya Masih Setia untuk Menetap

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2024 oleh

Tags: Bantuljeron beteng kratonJogjaKota Jogjakraton jogja
Nur Fitriatus Shalihah

Nur Fitriatus Shalihah

Mantan jurnalis yang suka belajar Montessori dan kesehatan holistik.

ArtikelTerkait

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
5 Derita Jadi Penglaju Muntilan-Jogja Mojok.co

5 Derita Jadi Penglaju Muntilan-Jogja

20 September 2024
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

17 April 2026
Tips Jelajah Jogja Solo dan Sebaliknya, Nggak Perlu Ribet Bawa Kendaraan dengan Fitur Ini Terminal Mojok.co (Unsplash.com)

Tips Jelajah Jogja-Solo dan Sebaliknya, Nggak Perlu Ribet Bawa Kendaraan dengan Fitur Ini

24 Maret 2023
5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026
Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Motor matic itu kutukan yang selalu rusak kalau saya punya uang (Unsplash)

Saya curiga, motor matic punya indra penciuman terhadap saldo rekening karena selalu rusak ketika saya punya uang

16 Juli 2026
Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! Mojok terminal bungurasih surabaya

Waru Sidoarjo, kecamatan penuh keistimewaan dan kemudahan, paling top di Sidoarjo!

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.