Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
22 April 2026
A A
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa tahun terakhir, ada hal yang sangat berubah dari Bangkalan Madura, yakni masuknya sambungan WiFi ke daerah pelosok. Hal ini bukan saja mempercepat jaringan internet di desa-desa dengan biaya murah, tapi juga memperbanyak warkop dengan fasilitas WiFi sepuasnya.

Akan tetapi, terlepas dari dampak positifnya, bukan berarti hal ini tidak menciptakan dampak negatif. Asal kalian tahu, kabel-kabel yang mengirimkan jaringan internet malah bikin wajah Bangkalan Madura tidak estetik. Sudah tahu tata kotanya berantakan, eh masih ditambah kabel-kabel yang dipasang secara serampangan. Apalagi yang di kawasan pedesaan, kabelnya ditaruh sembarangan. Tak percaya, mari saya jelaskan!

Tiang kabel terlalu mepet jalan,  bikin tidak aman

Sebelum saya bahas kabelnya, izinkan saya bahas tiangnya. Saya mencurigai, ada kekurangan koordinasi dalam pemasangan tiang internet di Bangkalan Madura. Di jalur utama Jalan Nasional, posisi tiang kabel di sepanjang jalan bagi saya tidak pas dan kurang safety, sebab posisinya sangat mepet dengan marka jalan, bahkan  tidak sampai satu meter.

Nah, kenapa saya curiga ini kurang koordinasi, sebab beberapa tahun setelah pemasangan tiang kabel, ada proyek pelebaran jalan nasional di Bangkalan Madura. Awalnya, tiang-tiang ini sudah berdiri kokoh dengan posisi yang cukup jauh dari tepi jalan. Kemudian, ada proyek pelebaran jalan sekitar 1 meter, sehingga membuat tiang tadi benar-benar berada di tepi jalan raya.

Saya yakin, ini pasti tidak sesuai aturan kalau kita mau buka undang-undang! Nah, siapa yang salah? Terserah, saya sebagai warga cuma mau minta segera perbaiki saja tiang yang tidak safety itu.

Kabel menumpuk merusak pemandangan Bangkalan Madura

Selanjutnya, saya juga mempertanyakan, apakah provider yang bertugas memasang kabel internet, atau listrik, di kabupaten ini benar-benar kompeten. Jika iya, maka pengaturan kabel di Bangkalan Madura harusnya tertata dengan rapi. Lah faktanya, kabel-kabel yang disalurkan dari barat ke timur lebih terlihat amburadul.

Pokoknya digulung-gulung tidak jelas, bahkan ada yang diikat pakai sedotan. Kemudian, banyak pula kabel  yang berlalu-lalang depan rumah dan pertokoan pinggir jalan. Ah, tidak safety sekali. Ya, maklum jika saya menyebutnya kurang kompeten. Belum lagi tiang-tiang kabel yang menumpuk.

Kalau tiang kabel tersebut berada pas di depan rumah orang, nggak keganggu tuh yang punya rumah?

Baca Juga:

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

Banyak kabel ngemper di jalanan sampai berbulan-bulan

Pengaturan kabel yang amburadul di Bangkalan Madura bukan hanya yang menempel ke tiang, tapi juga di jalanan. Menyentuh tanah. Saya tidak asal bicara dengan masalah ini. Beberapa bulan lalu, ada kabel ngemper di pinggir jalan nasional di area Tangkel (entah listrik atau internet). Kabelnya cukup besar. Dan itu dibiarkan selama berbulan-bulan.

Di desa-desa apalagi. Di kecamatan saya, Tanah Merah, kabel internet yang dihubungkan ke desa-desa juga ngemper sembarang, bahkan sampai bermeter-meter. Ini jelas-jelas tidak memperhatikan keselamatan dan keamanan warga sekitar. Providernya hanya fokus nyari keuntungan. Haduh!

Lagian, ini Pemkab Bangkalan kemana woy? Jangan sampai karena tidak segera ditindak, maka warga desa sendiri yang memotong kabel yang dipasang sembarangan ini.

FYI, Bangkalan Madura saat ini lingkungannya masih banyak yang pedesaan. Sehingga, adalah hal paradoks kalau pengaturan kabelnya sudah sesemrawut itu. Bayangkan kalau Bangkalan Madura ini jadi kota! Bisa-bisa jadi seperti Vrindavan. Kabel di mana-mana tidak beraturan.

Ya sudahlah, itu hanya keresahan saya sebagai warga desa. Mungkin pemerintah menganggap problem ini masalah kecil, tapi ya kalau dibiarkan terus-menerus tentu ini akan jadi problem kedepannya, terutama terkait estetika jalanan desa dan kota!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 April 2026 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduramadura
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Kampus-Kampus Bangkalan Madura Bakal Jadi "Pabrik" Pengangguran kalau Tidak Mau Berbenah Mojok.co

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

6 Mei 2026
Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
Bagi Orang Madura, Bahasa Madura Tak Kalah Njelimetnya dengan Bahasa Inggris madura united bahasa daerah

Biar Nggak Bingung Mana Madura United FC Mana Madura FC, Saya Berikan 3 Perbedaannya

31 Agustus 2020
Aturan Tidak Tertulis Belanja di Warung Madura yang Beda Jauh dengan Indomaret dan Alfamart Mojok.co

5 Kelakuan Pembeli yang Dibenci Penjaga Warung Madura

1 Juni 2025
Tradisi Menjemput Jemaah Haji (Harus) dengan Konvoi di Madura Lama-lama Meresahkan!

Menjemput Jemaah Haji (Harus) dengan Konvoi di Madura Itu Meresahkan, Nggak Semua Orang Harus Tahu kalau Situ Baru Naik Haji

27 Juli 2024
Bangkalan Madura Memang Problematik, tapi 5 Hal Ini Patut Disyukuri Warga

Bangkalan Madura Memang Problematik, tapi 5 Hal Ini Patut Disyukuri Warga

11 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya "Menolak" dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya “Menolak” dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

7 Mei 2026
Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

9 Mei 2026
Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri
  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.