Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Situbondo, Bondowoso, dan Jember, Tetangga Banyuwangi yang Berisik Nggak Pantas Diberi Respek

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
25 Desember 2025
A A
Situbondo, Bondowoso, dan Jember, Tetangga Banyuwangi yang Berisik Nggak Pantas Diberi Respek

Situbondo, Bondowoso, dan Jember, Tetangga Banyuwangi yang Berisik Nggak Pantas Diberi Respek (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyuwangi seolah “diserang” tiga tetangganya: Situbondo, Bondowoso, dan Jember. Ketiganya bekerja sama tanpa melibatkan The Sunrise of Java ini.

Tidak semua kebijakan di Banyuwangi selalu buruk, sebagai penulis saya mencoba berimbang. Termasuk dalam hal-hal yang berkaitan dengan kebaikan yang membuat nama daerah ini semakin dikenal. Mulai dari destinasi wisata yang ditata, beragam konsep tradisi adat yang dibalut dalam agenda festival, hingga upaya nyata Pemda memfasilitasi langkah pemerintah untuk menjadikan Geopark Ijen yang diakui oleh UNESCO.

Hasilnya kini ia dikenal sebagai Kota Sunrise, tak lagi jadi Kota Santet. Beragam destinasi wisata dimiliki oleh Banyuwangi. Mulai dari pantai di pesisir Muncar hingga Pesanggaran hingga pegunungan Ijen. Atau kalau mau yang lebih ekstrem, pendakian Gunung Raung via Kalibaru yang bisa dijajal saat berkunjung ke Banyuwangi di akhir tahun.

Beragamnya pencapaian yang dihasilkan Banyuwangi membuat tetangga dekatnya berulah. Ya, Situbondo, Bondowoso, dan Jember seakan membangun kekuatan baru. Ketiganya, yang memiliki wilayah masing-masing beririsan dengan Banyuwangi, berupaya bekerja sama tanpa melibatkan Banyuwangi. Akan tetapi alih-alih visi mentereng yang ditawarkan, ketiga daerah itu justru sering blunder.

Blunder Bupati Situbondo soal Alas Baluran

Berisiknya ketiga tetangga Banyuwangi ini dimulai sejak ketiganya memiliki bupati baru setelah Pilkada 2024 lalu. Maklum, ketiganya merupakan non-petahana yang baru menjabat. Entah apa yang merasuki ketiganya hingga kompak melihat Banyuwangi sebagai musuh bersama. Alih-alih merangkul untuk belajar inovasi dari Banyuwangi hingga bisa jadi seperti saat ini, ketiganya malah bareng-bareng menyerang dari berbagai sisi.

Puncaknya saat dalam suatu kunjungan, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengusulkan untuk membuat Kecamatan Baluran dengan alasan yang tidak masuk akal. Kata Yusuf Rio, dengan adanya nama Kecamatan Baluran, Situbondo diharapkan Baluran tidak terlalu sering digunakan tetangga sebelah. Hal itu mengacu pada TN Baluran yang juga menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan dari Banyuwangi. Pada era saat ini semua serba kolaborasi, bukan memusuhi.

Fyi, jarak pusat Kota Banyuwangi ke TN Baluran jauh lebih dekat daripada pusat kota Situbondo. Sehingga banyak wisatawan Banyuwangi yang senang juga berkunjung ke sana. Sebab Pemda Situbondo tidak bisa menjual destinasi seperti Banyuwangi.

Baca halaman selanjutnya: Selingkar Ijen…

Baca Juga:

Potensi Besar, Hasil Dipertanyakan: 3 Alasan Warga Situbondo Wajib Kecewa dengan Daerahnya yang Gitu-gitu Aja

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Desember 2025 oleh

Tags: Banyuwangibondowosohighlightjawa timurjembersitubondo
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

5 Kuliner Khas Jember yang Jarang Dinikmati Orang Jember Asli Terminal Mojok

5 Kuliner Khas Jember yang Jarang Dinikmati Orang Jember Asli

16 Januari 2022
Air Minum Santri, Penguasa Sebenarnya Dunia Air Minum di Pasuruan, Bukan Aqua, Bukan Le Minerale!

Air Minum Santri, Penguasa Sebenarnya Dunia Air Minum di Pasuruan, Bukan Aqua, Bukan Le Minerale!

14 November 2024
Starter Pack Nonton Jember Fashion Carnaval 2023 biar Nyaman dan Asyik

Starter Pack Nonton Jember Fashion Carnaval 2023 biar Nyaman dan Asyik

4 Agustus 2023
Kabupaten Pasuruan, Kabupaten yang Sibuk, Serba Ada, dan Cukup Humble, tapi Amat Monoton

Kabupaten Pasuruan, Kabupaten yang Sibuk, Serba Ada, dan Cukup Humble, tapi Amat Monoton

30 Mei 2025
4 Hal Tidak Biasa di Situbondo, tetapi Wajar di Bondowoso

4 Hal Tidak Biasa di Situbondo, tetapi Wajar di Bondowoso

3 Juni 2025
5 Angkringan Jogja yang Perlu Dihindari biar Nggak Menyesal

5 Angkringan Jogja yang Perlu Dihindari biar Nggak Menyesal

28 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia Mojok.co

Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia

12 Juli 2026
8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen Mojok.co

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen 

11 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara

15 Juli 2026
Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

11 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.