Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Surya Dharma Yudhistira oleh Surya Dharma Yudhistira
11 Juli 2026
A A
Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Trotoar adalah fasilitas publik yang diperuntukan bagi pejalan kaki. Tidak ada yang lebih berhak menggunakan trotoar selain pejalan kaki itu sendiri. Tapi kasusnya berbeda jika melihat kondisi trotoar di Jalan Veteran Malang. Alih-alih menjadi sarana yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki, kondisi trotoar di kawasan ini malah menyimpang segudang persoalan, yang membuat siapapun harus ekstra hati-hati saat melintas.

Retaknya ubin trotoar hingga tidak ratanya permukaan trotoar, menjadi pemandangan biasa bagi orang yang berjalan di atasnya. Berjalan di atas trotoar Veteran Malang memang harus terus membuka mata, layaknya kita sedang menyusuri jalur dengan medan naik turun tak karuan.

Kondisi yang dirasakan akan jauh lebih parah bagi para penyandang disabilitas. Mulai dari guiding block bagi tunanetra yang tak jelas keberadaannya, hingga trotoar yang seharusnya landai untuk memudahkan pemakai kursi roda malah memiliki elevasi yang tak karuan.

Masalah ini semakin lengkap dengan penuh sesaknya trotoar dengan pedagang kaki lima, berjajar rapi layaknya foodcourt di sepanjang Jalan Veteran. Di beberapa titik, sebagian trotoar telah dijadikan tempat parkir motor, seakan-akan trotoar berubah menjadi showroom motor pinggir jalan. Keadaan ini mengakibatkan pejalan kaki yang lewat trotoar harus memilih antara berjibaku lewat tumpukan motor atau menantang maut turun ke badan jalan raya.

Pedagang pinggir jalan memperparah semuanya

Persoalan yang terjadi bukan hanya merugikan pejalan kaki, tapi juga mengganggu pengguna jalan raya itu sendiri. Banyaknya pedagang di pinggir jalan menciptakan kemacetan di sepanjang jalan, belum lagi orang-orang yang berhenti sembarangan buat beli kopi 8 ribuan. Situasi ini bukan hanya menciptakan ketidaknyamanan, tapi juga rawan menimbulkan resiko kecelakaan lalu lintas.

Sejujurnya Satpol PP Kota Malang telah beberapa kali melakukan penertiban terhadap PKL di kawasan ini. Namun setiap selesai penertiban, PKL akan kembali berjualan lagi di sana. Salah satu pedagang PKL menuturkan bahwa razia Satpol PP tidak rutin dilaksanakan akhirnya mereka bisa kembali lagi berjualan di sana. Fenomena ini menunjukkan permasalahan yang terjadi bukan hanya tentang penertiban sesaat, melainkan juga tentang konsistensi pengawasan dan penyediaan solusi yang inklusif.

Kondisi seperti ini terasa semakin disayangkan, melihat Jalan Veteran yang menjadi lokasi gerbang utama Universitas Brawijaya. Setiap tahunnya, ribuan mahasiswa baru akan datang dari berbagai daerah di Indonesia. Di tahun lalu saja, Universitas Brawijaya menerima sekitar 17 ribu mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan jumlah sebesar itu, Jalan Veteran Malang jelas akan ramai. Bayangkan saja dengan kondisi sekarang, mahasiswa dituntut untuk melewati jalur trotoar yang tak karuan untuk berangkat menuju Universitas Brawijaya.

Baca Juga:

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Perlu dipahami, Jalan Veteran bukanlah kawasan yang sepi pejalan kaki. Harus dipahami bahwa tidak semua mahasiswa Universitas Brawijaya itu memakai kendaraan bermotor untuk pergi berkuliah. Ditambah dengan image dari Kota Malang sendiri sebagai “Kota Pendidikan”. Tentunya juga harus dibarengi dengan pembangunan fasilitas penunjang pendidikan yang memadai. Salah satu di antaranya adalah trotoar untuk pejalan kaki, yang harus dibangun secara inklusif dan ramah bagi siapa saja.

Namun, Jika dibiarkan dan tak kunjung diperbaiki maka kondisi trotoar Veteran dikhawatirkan akan semakin parah.

ADVERTISEMENT

Perbaikan trotoar Jalan Veteran Malang bisa jadi awal

Perbaikan trotoar Veteran bisa menjadi awal yang baik untuk memperbaiki fasilitas pejalan kaki di Kota Malang. Hal itu bisa dimulai bertahap dengan meratakan permukaan trotoar, mengganti ubin yang sudah pecah, dan pemasangan guiding block. Setelah itu, penertiban PKL dan melarang parkir motor di atas trotoar.

Tapi, penertiban ini harus dilakukan secara tegas dan konsisten agar trotoar benar-benar bebas dan dikhususkan untuk pejalan kaki. Tidak sesekali, lalu lupa berhari-hari. Dengan perencanaan yang matang, maka trotoar Veteran bisa kembali lagi menjadi trotoar yang mengakomodir kebutuhan pejalan kaki.

Solusi kepada PKL yang berjajar berjualan di Jalan Veteran tidak bisa hanya sebatas penertiban saja. Para pedagang perlu fasilitas dan lokasi berjualan yang layak. Jika mereka hanya diminta pergi tanpa diberikan alternatif, kemungkinan besar mereka akan kembali lagi setelah petugas pergi atau berpindah ke sisi trotar lainya.

Oleh karena itu, pendekatan yang berkelanjutan harus dilakukan dengan penyediaan ruang berjualan untuk mereka. Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah memindahkan PKL ke kawasan pasar, berhubung Kota Malang telah cukup berhasil merebranding 2 pasar menjadi pasar kuliner yaitu Pasar Oro-oro Dowo dan Pasar Klojen.

Kita semua wajib ikut menjaga

Meski begitu tanggung jawab untuk menjaga trotoar Jalan Veteran Malang bukan hanya menjadi tugas pemerintah seorang. Masyarakat sekitar dan mahasiswa juga harus terlibat, khususnya pada saat revitalisasi trotoar itu selesai. Sudah tidak boleh lagi ada yang buang sampah sembarang, parkir motor di atas trotoar, atau jualan rice bowl di atas trotoar itu juga.

Jadi, ini bukan hanya pekerjaan rumah pemerintah, tapi kita juga harus siap dalam menjaga trotoar ini agar tetap layak digunakan. Trotoar yang nyaman hanya bisa terwujud dengan cara setiap pihak berkolaborasi untuk mewujudkan hal demikian.

Pada akhirnya trotoar bukan sebatas elemen estetika dan pemanis tata kota yang membuat kawasan terlihat modern. Tapi juga menjadi kebutuhan dasar, khususnya di kawasan yang memiliki jumlah pejalan kaki yang cukup tinggi.

Penulis: Surya Dharma Yudhistira
Editor: Rizky Prasetya

ADVERTISEMENT

BACA JUGA 5 Jalan di Malang yang Lebih Pantas Disebut Rintangan Benteng Takeshi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2026 oleh

Tags: Jalan Veteran MalangMalangtrotoar di Malanguniversitas brawijaya
Surya Dharma Yudhistira

Surya Dharma Yudhistira

Warga Malang yang setia menunggu Malang naik kelas.

ArtikelTerkait

Ini Cara Saya Berdamai dengan Panasnya Sidoarjo

Ini Cara Saya Berdamai dengan Panasnya Sidoarjo

5 Januari 2024
Jembatan Pelor Malang, Jalan Tikus yang Memudahkan, tapi Berbahaya di Malang Mojok.co

Jembatan Pelor Malang, Jalan Tikus yang Memudahkan, tapi Berbahaya

19 September 2025
Mie Ayam Jogja Ternyata Tak Seenak Reputasinya, Makan Sekali Langsung Kapok, Mie Ayam Malang Jauh Lebih Enak mie ayam solo

Mie Ayam Jogja Ternyata Tak Seenak Reputasinya, Makan Sekali Langsung Kapok, Mie Ayam Malang Jauh Lebih Enak

6 Februari 2024
Apel Strudel, Oleh-Oleh (Katanya) Khas Malang yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dibeli Mojok.co

Apel Strudel, Oleh-Oleh (Katanya) Khas Malang yang Sebaiknya Dipikir Ulang sebelum Dibeli

12 Desember 2024
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

Malang Memang “Surga” bagi Warga Surabaya, tapi Jangan Kaget dengan Lalu Lintasnya

2 Desember 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh (Unsplash)

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh

16 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026
Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

16 Agustus 2026
Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

16 Agustus 2026
5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini (Mojok.co)

5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini 

16 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.