Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Kuliner Khas Jember yang Jarang Dinikmati Orang Jember Asli

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
16 Januari 2022
A A
5 Kuliner Khas Jember yang Jarang Dinikmati Orang Jember Asli Terminal Mojok

5 Kuliner Khas Jember yang Jarang Dinikmati Orang Jember Asli (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Perlu disadari, Jember memang nggak sepopuler Malang, Banyuwangi, Ponorogo, atau Surabaya di Jawa Timur. Namun, kabupaten terpencil di kawasan ujung timur Pulau Jawa ini menyimpan banyak hal menarik.

Selain tempat wisata, kebudayaan, komoditas perkebunan, dan jalan rusak, Jember juga punya kuliner khas. Tapi, pernah nggak sih kalian membayangkan jika di suatu daerah, ada kuliner khas yang jarang dinikmati masyarakat asli daerah itu? Setelah saya berkeliling Jember, ternyata ada, lho, kuliner Jember yang jarang dinikmati oleh orang Jember asli, termasuk saya. Kira-kira, apa saja, ya?

#1 Tahu hwa

Salah satu kuliner Jember yang jarang disantap oleh orang Jember asli adalah tahu hwa. Iya, tahu, makanan favorit masyarakat Indonesia itu. Eits, tapi tahu hwa ini berbeda dengan tahu-tahu pada umumnya, lho, Gaes. Jika tahu yang biasa ada di penyetan atau tahu tek itu terbuat dari sari kedelai, tahu hwa ini terbuat dari ampas kedelainya. Penyajiannya pun berbeda dari tahu pada umumnya. Biasanya orang makan tahu, kan, digoreng dan pakai sambal. Tapi, tahu hwa ini dimakan pakai kuah jahe manis dan dikukus.

Dulu, banyak di daerah saya yang jualan tahu hwa keliling pakai motor. Jualnya agak sore gitu. Soalnya, tahu hwa ini enaknya memang disantap di malam hari. Namun, akibat pandemi, para penjual tahu hwa jarang dan kesempatan orang Jember asli untuk mengonsumsinya pun jarang. Sayang banget, kan? Padahal di musim hujan kayak gini harusnya cocok tuh makan tahu hwa.

#2 Bakso kabut

Mendengar kata bakso, mungkin sebagian orang akan kaget jika kuliner satu ini jarang dinikmati di Jember. Sebab, bakso merupakan comfort food masyarakat Indonesia juga. Bahkan, di setiap penjuru Indonesia pasti ada makanan ini. Tapi, kalau di Jember, ada bakso yang berbeda dari bakso lainnya, namanya bakso kabut.

Jika kebanyakan penjual bakso mengisi baksonya dengan telur, bakso kabut ini sebaliknya, telurnya yang diisi bakso. Hah? Makanya baksonya dinamanya bakso kabut, sebab yang menyelimuti pentolnya adalah putih telur. Sepintas, orang-orang yang makan bakso ini terlihat seperti makan bakso yang diselimuti kabut tebal.

Sayangnya, bakso kabut sudah jarang dinikmati oleh orang Jember asli. Selain proses pembuatannya yang ruwet, kepopuleran bakso beranak dan bakso-bakso yang mengandalkan sensasi kepedasan, membuat eksistensi bakso kabut ini kalah populer. Coba lihat saja di Jember, ada berapa warung bakso kabut yang tersisa. Mungkin sudah jarang. Inilah penyebab mengapa bakso kabut jarang dinikmati orang Jember asli.

#3 Es krim Domino

Bagi orang Jember, nama es krim Domino tentu sudah nggak asing. Pasalnya, es krim Domino merupakan es krim paling legendaris di Jember. Es krim ini sudah berdiri sejak tahun 1950-an. Kedainya pun bisa ditemukan di sisi selatan Jalan Sultan Agung, Jember. Hal yang menjadi daya tarik dari es krim Domino ini adalah rasanya yang enak.

Baca Juga:

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Meski begitu, es krim Domino tampaknya harus bersaing dengan es krim-es krim lain yang lebih modern. Dan, itulah penyebab mengapa orang Jember asli jarang sekali menikmati es krim ini lantaran mereka lebih memilih menikmati es krim-es krim yang ada di swalayan terdekat. Walah…

#4 Tape bakar

Salah satu makanan khas Jember yang juga sangat populer adalah tape. Meski kota utama tape adalah daerah Bondowoso, tapi penyebaran tape juga masuk ke daerah-daerah lain seperti Jember. Olahan tape juga sangat banyak, sebut saja prol tape, suwar-suwir, pia tape, hingga brownies tape. Namun, ada satu lagi olahan tape yang sangat legendaris di Jember, yakni tape bakar.

Tape bakar ini bisa ditemui di pusat-pusat kota Jember dan biasanya dijadikan oleh-oleh. Meskipun saya termasuk orang Jember dan suka makan tape, jujurly saya belum pernah merasakannya. Alasan lain mengapa tape bakar jarang dinikmati orang Jember asli karena tape bakar biasa disediakan untuk para pelancong yang berwisata ke Jember sebagai oleh-oleh. Makanya orang Jember jarang yang makan kuliner satu ini, soalnya buat wisatawan, sih.

#5 Pecel gudeg

Kalian nggak salah baca, kok. Memang benar, namanya adalah pecel gudeg. Kuliner satu ini memang sangat unik dilihat, didengar, dan dirasakan, sebab ia merupakan hasil perkawin dua kuliner lintas provinsi. Pecel dari Madiun dan gudeg dari Jogja, tapi anaknya lahir di Jember. Wqwqwq.

Saya sendiri pun selama tinggal di Jember belum pernah mencoba kuliner satu ini. Sebab, banyak orang Jember seperti saya biasa menemukan makanan pecel atau gudeg saja. Pecel gudeg biasanya hanya ada di kawasan-kawasan tertentu di Jember, makanya orang Jember asli jarang menemukannya. Kuliner ini biasa dijadikan buat sarapan dan makan siang.

Itulah 5 kuliner Jember yang jarang dinikmati oleh orang Jember asli. Meski begitu, kita nggak boleh meninggalkan atau melupakan kuliner yang ada di daerah kita, ya. Sebab, itu juga termasuk warisan budaya yang patut dilestarikan.

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2022 oleh

Tags: jawa timurjemberKulinermakanan khas
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

23 April 2026
Keistimewaan Bandara Banyuwangi, Bandara di Tengah Sawah yang Meraih Penghargaan Internasional

Keistimewaan Bandara Banyuwangi, Bandara di Tengah Sawah yang Meraih Penghargaan Internasional

7 Juli 2023
Solusi untuk Bandara Juanda Supaya Nggak Merepotkan Lagi (Unsplash)

Solusi untuk Bandara Juanda Supaya Nggak Merepotkan Lagi

9 Juli 2023
Alun-alun Kidul, Surga Kuliner di Yogyakarta (Pixabay.com)

Alun-alun Kidul, Surga Kuliner di Yogyakarta

27 Februari 2023
3 Rekomendasi Kuliner di Kereta Joglosemarkerto yang Cocok untuk Menemani Perjalanan

3 Rekomendasi Kuliner di Kereta Joglosemarkerto yang Cocok untuk Menemani Perjalanan

13 Januari 2022
Alun-alun Kota Batu dan Masalah Penataan Parkir yang Rumit

Alun-alun Kota Batu dan Masalah Parkir yang Rumit

11 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan Mojok.co

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

3 Agustus 2026
Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli sudah bikin senang? (Unsplash)

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

3 Agustus 2026
5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026
Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Sadar nggak, hampir tiap stasiun punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya Mojok.co

Sadar nggak, hampir tiap stasiun kereta punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya

5 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.