Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Misteri Gunung Raung dan Kisah Seram Kerajaan Macan Putih

Muhammad Afsal Fauzan S. oleh Muhammad Afsal Fauzan S.
2 Agustus 2022
A A
Misteri Gunung Raung dan Kisah Seram Kerajaan Macan Putih

Misteri Gunung Raung dan Kisah Seram Kerajaan Macan Putih(Fajar Andunisy via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Gunung selalu punya cerita dan daya tariknya tersendiri. Dan kali ini, saya mau bercerita tentang Gunung Raung.

Gunung Raung terletak di perbatasan Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi, Jawa Timur. Selain itu, gunung dengan tinggi 3.344 mdpl ini sempat beberapa kali mengalami erupsi. Erupsi pertama terjadi pada 1586. Lalu 11 tahun kemudian, tepatnya pada 1597, gunung ini pun kembali erupsi. Selanjutnya, Gunung Raung pun meletus dengan dahsyat pada 1638.

Terbaru, Gunung Raung meletus pada Kamis 28 Juli 2022 lalu. Gunung itu sempat memuntahkan hujan abu vulkanis tipis di wilayah jember dan Banyuwangi. Pada saat itu, Gunung Raung sempat mengalami empat kali letusan. Per 29 Juli 2022, Gunung Raung kini berada di level waspada.

Dengan keindahannya yang bisa memanjakan mata siapapun yang mendaki gunung itu, ternyata Gunung Raung menyimpan banyak misteri yang kerap menghantui para pendaki. Banyak kisah seram tersaji dari para pendaki yang pernah melakukan pendakian di Gunung Raung.

Bahkan, penamaan berbagai pos yang ada di Gunung Raung pun sangat menyeramkan. Bayangkan saja, ada pos yang namanya Pondok Sumur, Pondok Demit, Pondok Angin, bahkan Pondok Mayit. Ternyata pos-pos tersebut bukan asal dikasih nama, ada latar belakang yang penuh misteri di balik itu semua.

Pondok Sumur misalnya. Menurut cerita warga lokal, ada sumur yang kerap dipakai seorang pertapa sakti dari Gresik. Konon katanya, sumur dan pertapa itu masih ada hingga sekarang. Tapi, masih menjadi misteri karena menurut warga lokal, sumur dan pertapa itu tidak kasat mata.

Berdasarkan cerita para pendaki yang berkemah di Pondok Sumur, konon selalu terdengar suara derap kaki kuda berlari di sekitar tenda. Tetapi, ketika dilihat ke area sekitar tenda, tidak pernah terlihat apapun, baik itu kuda poni, atau kuda balap.

Selain itu, ada Pondok Demit. Konon katanya, di pos yang satu ini menjadi tempatnya swalayan bagi para demit alias setan. Dengan kata lain, Gunung Raung pun memiliki pasar setan dan di hari tertentu, di situ kerap terdengar suara ramai pasar dan alunan musik tradisional. Untung bukan musik dangdut, kalau ada ikut joget kayaknya.

Baca Juga:

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Kemudian ada Pondok Mayit. Mayit dalam bahasa Jawa artinya mayat atau jenazah. Konon, di pos ini pernah ditemukan sosok mayat yang tergantung di pohon. Menurut warga lokal, mayat itu ialah bangsawan Belanda yang tewas terbunuh oleh pejuang kemerdekaan. Merdeka!

Lalu, ada Pondok Angin. Pos ini adalah yang terindah dari pos-pos di Gunung Raung. Kalau cerah bisa melihat suasana kota Bondowoso dan Situbondo, apalagi city light-nya di malam hari yang nggak pernah gagal. Pantas jika banyak fotografer yang senang mengabadikan momen di sini.

Tetapi, di pos ini akan sangat berbahaya ketika hujan dan angin sedang kencang. Bisa-bisa pendaki terpental sampai ke dasar jurang. Di balik keindahannya itu, Pondok Angin Gunung Raung pun menyimpan banyak misteri dan kisah seram.

Konon katanya, Pondok Angin adalah gerbang menuju kerajaan gaib yaitu Kerajaan Macan Putih. Tidak hanya itu, di pos ini pun selalu terdengar suara derap kaki kuda dan kereta kencana yang melintas.

Kisah seram selanjutnya dari Gunung Raung ada di bagian barat kaldera dengan perbukitan terjal. Warga lokal sangat percaya jika tempat ini adalah wilayah Kerajaan Macan Putih. Kerajaan ini dipercaya menjadi singgasana Pangeran Tawangulun.

Menurut sejarahnya, Kerajaan Macan Putih ini mulai berdiri ketika Gunung Raung meletus pada 1638 silam. Pusat dari kerajaan ini berada di puncak Gunung Raung. Sementara sang raja, Pangeran Tawangulun adalah salah seorang anak raja Majapahit yang hilang ketika bertapa.

Konon, Kerajaan Macan Putih ini masih ada sampai sekarang. Warga lokal pun percaya bahwa kerajaan ini beberapa kali sempat menggelar upacara pernikahan. Sebab, ketika upacara itu dimulai, hewan warga banyak mati secara misterius dan mendadak.

Warga lokal percaya kalau hewan-hewan tersebut mati dengan sebab tertentu. Konon, hewan milik warga sekitar itu mati karena menjadi upeti untuk para penguasa Kerajaan Macan Putih yang masuk ke alam gaib.

Dalam beberapa cerita masyarakat, disebutkan bahwa Pangeran Tawangulun ini adalah salah seorang suami Nyi Roro Kidul. Warga lokal pun percaya, setiap malam Jumat, Kerajaan Macan Putih ini bisa dilihat oleh mata manusia di puncak Gunung Raung supaya Nyi Roro Kidul bisa mengunjungi suaminya. Romantis banget.

Tidak heran jika gunung tersebut dinamai raung. Beberapa warga lokal menyebut kalau nama ini berasal dari macan putih yang menjadi legenda. Sementara warga yang lain menyebut karena angin yang selalu meraung-raung di Pondok Angin.

Dengan misteri dan kisah seram Gunung Raung di atas, apakah masih berani mendaki gunung ini? Mungkin, kalian ingin membuktikan apakah benar Nyi Roro Kidul mengunjungi suaminya dengan mendaki gunung ini di malam Jumat. Mungkin kalian ingin membeli oleh-oleh di Pasar Setan untuk mengunjungi Kerajaan Macan Putih. Apa pun alasannya, pokoknya kalau naik gunung ini, stay safe dan bawa sampahnya turun ya!

Sumber gambar: Fajar Andunisy via Wikimedia Commons

Penulis: Muhammad Afsal Fauzan S.
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Melihat Tsunami Banyuwangi, Setelah 28 Tahun Terlewati

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2022 oleh

Tags: bondowosoGunung Raungjembermacan putihnyi roro kidulsitubondo
Muhammad Afsal Fauzan S.

Muhammad Afsal Fauzan S.

Mantan wartawan yang jadi programmer dan web developer di pesantren. Sudah menulis sejak 7 tahun lalu. Suka baca buku sambil ngopi.

ArtikelTerkait

Memahami Fungsi Dua Gapura di Alun-Alun Kabupaten Situbondo

Mencoba Memahami Fungsi Dua Gapura di Alun-Alun Kabupaten Situbondo

1 Oktober 2024
Destinasi Wisata di Jember yang Sebaiknya Jangan Dikunjungi Saat Bulan Suro Mojok.co malang

Destinasi Wisata di Jember yang Sebaiknya Jangan Dikunjungi Saat Bulan Suro

29 Juni 2025
Julukan Jember Kota Tembakau Sudah Tidak Pantas, Sebaiknya Diganti Aja Mojok.co

Julukan Jember Kota Tembakau Sudah Tidak Pantas, Sebaiknya Diganti Aja

13 November 2023
TNI AL Punya Perjanjian dengan Nyi Roro Kidul, dan Ini Beneran

TNI AL Punya Perjanjian dengan Nyi Roro Kidul, dan Ini Beneran

4 Februari 2024
Melihat Lebih Dekat Bagaimana Buruh Tani di Situbondo Bertahan Hidup Terminal Mojok

Melihat Lebih Dekat Bagaimana Buruh Tani di Situbondo Bertahan Hidup

5 November 2022
4 Hal Tidak Biasa di Situbondo, tetapi Wajar di Bondowoso

4 Hal Tidak Biasa di Situbondo, tetapi Wajar di Bondowoso

3 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah

12 Maret 2026
Yamaha Vega Force: Takhta Tertinggi Motor Entry Level yang Tak Boleh Dilewatkan

Yamaha Vega Force: Takhta Tertinggi Motor Entry Level yang Tak Boleh Dilewatkan

9 Maret 2026
Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah Mojok.co

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

11 Maret 2026
Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

11 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Berasa “Scam” karena Bualan Mirip Eksekutif padahal Menyiksa Diri
  • Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota
  • Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan
  • Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika
  • Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja
  • Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.