Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Potensi Besar, Hasil Dipertanyakan: 3 Alasan Warga Situbondo Wajib Kecewa dengan Daerahnya yang Gitu-gitu Aja

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
13 Juli 2026
A A
Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini (Rizknas via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski jadi daerah dengan UMR terendah di Jawa Timur, bukan berarti Situbondo tanpa potensi yang bisa jadi alat untuk menyaingi daerah lain. Di daerah Tapal Kuda, Kabupaten ini masih punya kans untuk di atas Bondowoso atau Jember yang malah makin medioker.

Saya lumayan akrab dengan Situbondo. Saya beberapa kali melintas di wilayah ini saat perjalanan menuju ke Surabaya dari Banyuwangi. Alternatif pilihan yang tentu saja wajib dipilih saat jalur Gumitir penghubung Jember Banyuwangi beberapa waktu ditutup karena perbaikan. Nah, saat saya melintas itulah saya melihat jika sebenarnya daerah ini punya potensi.

ADVERTISEMENT

Namun alih-alih digarap secara maksimal oleh Bupati Situbondo, daerah yang kaya potensi malah makin terlihat kurang inovasi. Sang Bupati hanya sibuk mengomentari kemajuan tetangga yang makin mentereng (red. Banyuwangi).  Berikut tiga hal yang menurut saya jadi alasan warga kecewa terhadap kinerja Bupati yang menjadikan daerahnya jadi semenjana.

Bupati lupa potensi Situbondo yang dilalui jalur Tol Prosiwangi   

Bak ketiban sampur, Situbondo sebenarnya memiliki keuntungan saat pemerintah memberikan persetujuan jika jalur Tol Probowangi dilewatkan jalur Utara Situbondo, bukan daerah selatan seperti Lumajang, Jember, dan langsung ke Banyuwangi. Bahkan saking pentingnya Situbondo, pemerintah juga memberikan lampu hijau saat usulan nama Tol Probowangi menjadi Prosiwangi.

Nah selain nama yang sudah masuk ke nama jalur tol, harusnya Pemda merespons potensi itu dengan menyiapkan berbagai hal agar pengguna tol menjadikan Situbondo sebagai tempat singgah, tidak hanya sekadar lewat.

Pelabuhan Jangkar, daya tarik yang malah diabaikan

Jika Banyuwangi bisa memaksimalkan potensi pelabuhan yang menghubungkan dengan wilayah Bali, hal ini perlu juga diupayakan oleh Pemda Situbondo dengan memaksimalkan potensi Pelabuhan Jangkar yang kini sudah semakin bagus. Namun ternyata pelabuhan ini hanya dimanfaatkan saja oleh driver truk yang menuju ke wilayah Nusa Tenggara.

Melihat langkah Pemda dalam kurun waktu satu dekade terakhir, justru terlihat seperti bingung. Mereka seperti tak tahu harus membawa Situbondo ke arah mana agar tidak stagnan. Andai Pelabuhan Jangkar dimanfaatkan, jelas mereka punya bargaining position yang lebih baik.

Situbondo tak hanya Hutan Baluran saja

Bupati Situbondo, Mas Rio, sempat satru dengan Bu Ipuk, Bupati Banyuwangi, gegara banyak wisatawan yang singgah ke Banyuwangi juga mengunjungi Hutan Baluran, Situbondo. Namun satru-nya bukan karena baik, melainkan nyinyir lantaran Mas Rio berasumsi Banyuwangi mengklaim Baluran sebagai wisata Bumi Blambangan.

Baca Juga:

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

Situbondo, Bondowoso, dan Jember, Tetangga Banyuwangi yang Berisik Nggak Pantas Diberi Respek

Padahal klaim itu tidak ada, kebetulan saja banyak pengelola wisata di Banyuwangi yang memberikan paket wisata kunjungan ke Hutan Baluran karena dekat dengan Bangsring, Wongsorejo, wisata bawah air Banyuwangi.

Padahal jika ingin menggali potensi, Situbondo punya banyak daya tarik wisata yang bisa dijual. Setidaknya jika ini digarap maksimal, akan ada banyak alasan warga yang melintasi Situbondo untuk tidak singgah.

Ingat nama Situbondo sudah terkenal sejak dulu kala. Jika kalian tau Jalan Anyer-Panarukan (duh, masak ya nggak tahu?), jalan yang dibuat Daendels di masa kolonial Belanda. Nah Panarukan ini adalah salah satu Kecamatan di Situbondo. Jadi tidak ada alasan untuk bisa membuat Situbondo makin dikenal.

Belum lagi potensi wisata kota tua jika ingin diinisiasi. Sepengamatan saya sebagai pustakawan, ada banyak peninggalan kolonial yang tidak terawat. Mulai pabrik gula yang sudah mangkrak hingga eks bangunan stasiun penghubung jalur kereta dengan daerah lain di Tapal Kuda.

Intinya, beragam potensi yang ada itu akhirnya kembali lagi pada pemangku kebijakan di Pemda Situbondo. Apakah ingin memanfaatkan segala potensi yang ada atau justru fokus ke hal lain yang lebih menguntungkan bagi diri sendiri. Pada akhirnya, semua yang menilai adalah masyarakat, mereka merasakan manfaatnya atau tidak. Harusnya sih, ini sudah bisa keliatan jawabannya.

Penulis: Ferika Sandra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2026 oleh

Tags: potensi daerah situbondositubondotol prosiwangiUMK Situbondo
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

28 Februari 2026
Bondowoso Nggak Punya Laut, Tapi Menjadi Pusat Ikan Pindang di Jawa Timur (Pixabay)

Belajar dari Bondowoso: Tidak Punya Laut, tapi Menjadi Pusat Ikan Pindang Jawa Timur

21 Mei 2023
Nestapa Hidup di Kecamatan Besuki, Dekat PLTU tapi Sering Mati Lampu

Nestapa Hidup di Kecamatan Besuki, Dekat PLTU tapi Sering Mati Lampu

16 Mei 2023
Kopi Argopuro, Kopi Situbondo Primadona Pasar Internasional

Kopi Argopuro, Kopi Situbondo yang Jadi Primadona Pasar Internasional

24 Juni 2023
UMK Situbondo Kecil Nggak Ngaruh, Selama Ada Padi dan Ikan, Tagihan Tetap Bisa Lunas! banyuwangi

UMK Situbondo Kecil Nggak Ngaruh, Selama Ada Padi dan Ikan, Tagihan Tetap Bisa Lunas!

2 Desember 2023
Nase’ Sodu: Sajian Nasi dengan Kuah Lodeh Khas Situbondo

3 Hal yang Bikin Situbondo Panasnya Minta Ampun

9 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026
4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026
4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

31 Juli 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.