Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Firdaus Al Faqi oleh Firdaus Al Faqi
7 Oktober 2023
A A
Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini (Rizknas via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Situbondo adalah kota tempat saya dilahirkan. Sempat saya tinggal selama 4,5 tahun untuk kuliah, tapi toh akhirnya balik lagi dan kemungkinan besar akan tinggal sampai lumutan di kota ini.

Kotanya sangat biasa bagi saya. Meskipun banyak yang bilang Situbondo punya banyak wisata, pantainya banyak, sejarahnya panjang, dan blablabla lainnya, Situbondo masih tampak sederhana dan rendah hati bagi saya.

Kotanya nggak terlalu ramai, paling ramainya dengan kendaraan yang melintasi jalur Jawa-Bali aja. Selain itu, tidak ada.

Oleh karena sederhana dan sedikit manis bagi saya, Situbondo ini sebenernya cocok buat jadi tempat tinggal sampai tua. Sangat cocok apalagi nggak butuh beberapa hal di bawah ini.

Toko buku yang besar

Situbondo ini jaraknya nggak jauh dari Jember. Hanya butuh waktu dua jam dari Situbondo ke Jember pakai motor dengan kecepatan standar.

Tapi, ada hal berbeda yang sangat saya rasakan.

Waktu kuliah di Jember, saya sering bolak-balik toko buku. Entah itu untuk beli atau cuma liat-liat aja. Di Jember ada Gramedia dan Togamas yang jadi tempat buat belanja buku. Tempatnya emang biasa, tapi terasa begitu menyenangkan saat saya berkunjung ke sana.

Sepulangnya ke Situbondo setelah saya lulus, saya tidak bisa merasakan itu lagi. Perasaan senang membolak-balik buku yang plastiknya sudah disobek, atau sekadar melihat buku-buku yang baru saja rilis dan mulai masuk ke Gramedia atau Togamas.

Baca Juga:

Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu

Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

Sebenernya bisa-bisa aja untuk belanja buku secara online. Tapi pengalaman waktu beli buku langsung dari tokonya sangat berbeda bagi saya. Yap, saya lebih suka berbelanja langsung ke tokonya.

Tapi ini nggak bisa saya lakukan di Situbondo karena nggak ada toko yang sebesar itu. Ada toko buku, cuma yang dijual buku gambar, buku tulis, dan beberapa stationery lainnya. Bagi yang mau tinggal di sini, nggak apa-apa asal kuat nggak belanja buku langsung karena nggak ada toko fisiknya.

Tidak ada tempat nge-date yang proper di Situbondo

Saya emang belum pernah pacaran dari lahir sampai sekarang. Tapi untuk obrolan ini, saya sering denger dari temen-temen yang lagi nyari tempat buat ngedate.

Bagi mereka, Situbondo tidak menyediakannya. Ada beberapa cafe di sini, tapi rata-rata nggak nyaman buat menghabiskan waktu berdua. Alasannya nggak ada space buat hanya duduk berdua dan ngobrol santai dengan pasangan. Tempatnya begitu ramai dan kursi buat duduknya bersebelahan.

Jika bersebelahan dengan orang yang ngedate juga, nggak masalah. Bayangin kalau bersebelahannya sama orang-orang caper yang kadang teriak-teriak pas nongkrong bareng temennya? Suasana yang terbangun antara pasangan jelas kacau dan amburadul dibuatnya.

Baca halaman selanjutnya

Gibah everywhere

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2023 oleh

Tags: Banyuwangigramediajemberkota terbaiksitubondoTempat Tinggal
Firdaus Al Faqi

Firdaus Al Faqi

Sejak lahir belum pernah pacaran~

ArtikelTerkait

Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

Kabupaten Jember Harusnya Belajar dari Surabaya Soal Transportasi Umum, Bisa Jadi Solusi Kemacetan dan Promosi Pariwisata

17 Desember 2023
3 Peninggalan Jepang di Jember yang Jarang Diketahui terminal mojok.co

3 Peninggalan Jepang di Jember yang Jarang Diketahui

23 Januari 2022
Desa Sumberagung, Desa Paling Menyedihkan di Banyuwangi (Unsplash)

Desa Sumberagung, Desa Paling Menyedihkan di Banyuwangi: Menolong Ribuan Perantau, tapi Menyengsarakan Warga Sendiri

22 Desember 2025
50 Kosakata yang Sering Digunakan Masyarakat Madura Swasta dalam Interaksi Sehari-hari Terminal Mojok.co

50 Kosakata yang Sering Digunakan Masyarakat Madura Swasta dalam Interaksi Sehari-hari

17 Mei 2022
menagih utang tips agar tak kena denda karena telat bayar utang kuhperdata mojok.co membyara utang nagih utang tukang tagih

Pengalaman Saya Menjadi Tukang Tagih di Koperasi Swasta

4 Oktober 2020

Bakso Pecel dan Soto Pecel Menandakan Kuliner Banyuwangi Bergizi Seimbang

17 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kesamaan Prinsip From Doubter to Believer Liverpool & Tekkadan (Unsplash)

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

3 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.