Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Air Minum Santri, Penguasa Sebenarnya Dunia Air Minum di Pasuruan, Bukan Aqua, Bukan Le Minerale!

Maulidah Fitria oleh Maulidah Fitria
14 November 2024
A A
Air Minum Santri, Penguasa Sebenarnya Dunia Air Minum di Pasuruan, Bukan Aqua, Bukan Le Minerale!

Air Minum Santri, Penguasa Sebenarnya Dunia Air Minum di Pasuruan, Bukan Aqua, Bukan Le Minerale!

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai warga asli Pasuruan, rasa-rasanya kurang pergaulan kalau sampai tidak kenal dengan produk air mineral dalam kemasan (AMDK) yang satu ini. Ya, SANTRI, merupakan salah satu AMDK local pride keluaran Pondok Pesantren Sidogiri yang menjadi kebanggaan warga bersarung di Kota/Kabupaten Pasuruan.

Tidak perlu diperdebatkan rasanya, menurut saya yang sudah terbiasa minum air sumur tanpa direbus terlebih dahulu, air kemasan apa pun akan terasa sama saja. Entah itu yang meng-klaim ada manis-manisnya atau yang terkenal karena pahit-pahitnya, semua air tersebut rasa-rasanya masih sama fungsinya, yaitu untuk pelepas dahaga.

Bukan sok kebal dengan meminum air sumur langsung tanpa direbus. Tapi faktanya memang banyak sekali sumber mata air di Pasuruan yang dijadikan bahan baku untuk AMDK yang kita kenal di pasaran (baik itu yang berasal dari air pegunungan atau air sumber dalam tanah). Jadi, tampaknya bukan hal aneh apabila kami meminum air sumur secara langsung tanpa perlu menggodoknya terlebih dahulu.

Jika kalian belum kenal merek AMDK yang satu ini, mari kenalan dulu dengan Air Mineral SANTRI dan segala ketangguhannya.

Jika baru-baru ini ramai tentang boikot, rasa-rasanya AMDK yang satu ini adem ayem saja. Tak kenal musim, dan tak pilih-pilih tempat atau lokasi. Dari pertama kali launching, AMDK SANTRI masih terus bertahan sampai saat ini. Bahkan, sudah tersebar di seluruh penjuru JATIM dengan minim promosi. Tanpa perlu nampang di layar kaca atau memiliki potret bersama dengan artis atau selebgram ternama.

Bukan tanpa alasan, menurut saya inilah alasan mengapa air mineral merek SANTRI menjadi primadona di Pasuruan.

Waahidun: Mayoritas penduduk Pasuruan merupakan keluarga “Santri”

Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu kabupaten dengan pondok pesantren terbanyak di Jawa Timur, yaitu dengan total 189 pondok pesantren. Kemudian, kalau dari jumlah santri mukim dan nonmukim, Pasuruan menjadi urutan ketiga dengan total santri terbanyak setelah Lamongan dan Jombang, yaitu sebesar 40.892 santri.

Kalau belum nyantri rasanya kurang afdhol menjadi penduduk pribumi kota/kabupaten Pasuruan. Meski bukan santri ponpes Sidogiri yang notabene merupakan pemilik merek AMDK SANTRI ini, namun rasa kepemilikan tentu timbul saat memegang produk dengan merek sejuta umat tersebut. Bukan hanya kebanggaan santri, air minuman dengan nuansa hijau ini menjadi kebanggaan dari wali santri atau keluarga besar santri seantero Pasuruan.

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Pantas saja kan kalau AMDK satu ini terbilang paling anteng perihal promosi. Ya, karena mereka sudah punya jaringan promosi yang baik hanya dari santri atau alumni santri mereka. Ponpes Sidogiri juga terbilang cukup tersohor dan tentunya sudah tak terhitung sebaran santri dan alumni santrinya. Santri dan alumninya pun cukup loyal kepada almamaternya. Jadi, kebayang toh bagaimana jaringan pemasaran produk-produk pesantren ini? Bisa-bisa air mineral SANTRI sudah diperkenalkan sejak dini.

Isnaani: Pilihan ukuran air yang ditawarkan lebih variatif.

Sebagai pelanggan yang kurang fanatik dengan merek-merek produk, saya menilai bahwa AMDK SANTRI cukup jeli melihat peluang. Meskipun terbilang lebih muda dibandingkan dengan AMDK lain yang sudah ada di Pasuruan, AMDK ini juga memberikan pilihan ukuran produk yang tidak kalah beragam dari pesaingnya.

Informasi dari website resminya, produk Santri memiliki beberapa ukuran botol plastik. Mulai 330 ml, 600 ml dan 1.500 ml serta kemasan gelas plastik ukuran 240 ml dan 120 ml serta kemasan galon 19 liter. Pilihan ukuran ini, kalau kata mereka untuk menunjang kegiatan yang dinamis agar terhindar dari dehidrasi. Untuk yang satu ini daku setuju sih! Apalagi untuk yang ukuran 120 ml, ukuran ini akan sedikit langka kalau sudah mendekati bulan Syawal atau Hari Raya. Bisa-bisa pre-order dulu lebaran tahun ini.

Tsalaasatun: AMDK paling greenflag dan lebih merakyat.

Di toko kelontong, warung pinggir jalan, atau di toko sebelah rumah yang hanya menyediakan keperluan untuk orang-orang tertentu saja, para pelanggannya lebih memilih Air mineral Santri dibandingkan dengan merek lain. Kalau ditanya mengapa, jawabannya sedikit mengejutkan: “pemiliknya Muslim”, yang jual juga bersarung, jadi sudah didoakan. Bukan maen lagi kalau alasannya seperti ini. Memang saya akui SANTRI sudah melekat dengan warga bersarung dan seolah menjadi identitas dari warga Pasuruan.

Selain itu, warna hijau yang khas, tampak lebih merakyat dan anti mainstream dibandingkan dengan merek-merek AMDK yang lain. Kalau yang di Pasuruan, pasti tahu warna merek-merek AMDK lain seperti Aqua, Club, Pristine, Nestle Purelife, Crystalline, Le Minerale, bahkan Eternal Plus.

Uniknya, mereka semua mengusung warna yang sama: biru. Nah, ketika semua mengusung warna nuansa biru, Santri hadir dengan nuansa hijau. Meski ada ADES yang juga berwarna hijau, nyatanya ketangguhan Santri masih menang jauh di pasaran. Jadi kesimpulannya, ini bukan hanya soal warna hijau, air mineral Santri memang sudah dipandang green flag oleh warga Pasuruan dan sekitarnya.

Jadi, bisa dibilang, “penguasa” Pasuruan yang sebenarnya adalah air minum SANTRI. Rasa mungkin tidak yang terbaik, tapi apalah arti rasa jika orang-orang sudah percaya kualitasnya?

Penulis: Maulidah Fitria
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Siasat Menaklukan TOEFL: Tidak Hanya Jago Bahasa Inggris, Strategi Tes Juga Diperlukan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2024 oleh

Tags: air minum SantriAMDKjawa timurPasuruan
Maulidah Fitria

Maulidah Fitria

Srikandi kedua emak.

ArtikelTerkait

Sebagai Warga Surabaya, Saya Setuju Ibu Kota Jawa Timur Pindah ke Malang Terminal Mojok

Sebagai Warga Surabaya, Saya Setuju Ibu Kota Jawa Timur Pindah ke Malang

5 Februari 2023
Malang Masa Kini Berpotensi Tidak Enak Ditinggali seperti Jakarta (Unsplash) hidup di malang

Malang Dulu Ramah untuk Tempat Tinggal tapi Kini Sudah Hampir Mirip Jakarta Berkat Kemacetan dan Parkir Liar yang Menjadi Penyakit

11 Mei 2025
Sidoarjo Menyimpan Peluang Bisnis yang Menggiurkan (Unsplash)

Sidoarjo Menyimpan Peluang Bisnis yang Menggiurkan

12 Maret 2023
Kota Malang kota pendidikan. (Unsplash.com)

Kota Malang Kalahkan Jogja Sebagai Kota Paling Ideal untuk Kuliah

11 Juli 2022
Kota Batu Adalah Sebaik-baiknya Kota Untuk Menetap walau Banyak Masalahnya Terminal Mojok

Kota Batu Adalah Sebaik-baiknya Kota untuk Menetap walau Banyak Masalahnya

29 Juni 2022
Perempatan Jetis Mojokerto, Jalan Utama Penghubung Antardesa yang Mengenaskan

Perempatan Jetis Mojokerto, Jalan Utama Penghubung Antardesa yang Mengenaskan

26 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026
Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026
Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

Lampung Itu Nama Provinsi, Bukan Nama Kota. Pas SD Pernah Belajar IPS Nggak sih?

8 Juni 2026
4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia Mojok.co

4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia

10 Juni 2026
6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.