Informasi
ADVERTISEMENT

Tuban Bikin Iri Warga Lamongan: Perkembangannya Lebih Pesat!

Tuban Bikin Iri Warga Lamongan: Perkembangannya Pesat!

Rumput tetangga memang lebih hijau. Begitulah kurang lebih yang dialami warga Lamongan, minimal saya sendiri merasakan demikian. Ya gimana, bayangin saja, jika menengok tetangga perbatasan seperti Gresik, Mojokerto, Tuban, dan Bojonegoro, Lamongan ini kalah telak!

Sama halnya dengan Klaten yang berada di tengah-tengah Solo, Karanganyar, dan Jogja, sehingga jarang dilirik. Bedanya, Klaten jarang dilirik karena kota tetangga memang terlalu superior. Jadi meski sudah dikelola dengan baik pun Klaten masih jarang dikunjungi wisatawan. Nah, Lamongan beda. Ia memang terkesan dikelola secara serampangan.

Jika membandingkan Lamongan dengan daerah tetangga, awalnya saya nggak terlalu minder. Sebab, salah satu tetangga Lamongan, Tuban, juga biasa-biasa saja. Tapi, akhir-akhir ini Tuban mulai banyak kemajuan yang akhirnya bikin saya sebagai warga Lamongan merasa iri.

Warga Lamongan iri Tuban punya pedestrian yang ditata rapi

Pertama, mari kita mulai dari pedestrian. Di sekitar Alun-Alun Tuban, pedestrian memang sudah ada, tapi sekarang mulai dirawat dan ditata ulang.

Ada satu wilayah di Tuban yang bagi saya cukup paripurna penataan pedestriannya, yakni di sekitar Tugu Pancasila. Ia menjelma pedestrian ala-ala Malioboro lengkap dengan tempat duduk dan lampu pijarnya.

Satu hal yang membuatnya paripurna adalah pedestrian tersebut bersebelahan dengan laut. Bayangkan saja, pedestrian yang rapi dipadukan dengan view laut dan angin sepoi-sepoi. Siapa coba yang nggak ingin rehat sejenak di sana?

Baca halaman selanjutnya: RTH dan fasilitas publik yang tertata rapi…

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2024 oleh .

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.