Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Orang yang Cetak Struk ATM tapi Langsung Dibuang Punya Masalah Apa, sih?

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
27 Februari 2025
A A
Orang yang Cetak Struk ATM tapi Langsung Dibuang Punya Masalah Apa, sih?

Orang yang Cetak Struk ATM tapi Langsung Dibuang Punya Masalah Apa, sih? (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah nggak sih lihat orang habis transaksi di ATM, cetak struk, terus malah ditinggal gitu aja di mesin? Atau, yang lebih absurd lagi, cetak struk, dilihat sekilas, terus langsung dibuang ke tempat sampah. Lha, maksudnya apa?

Saya memang bukan aktivis lingkungan, bukan juga pejuang zero waste yang selalu bawa tumbler ke mana-mana. Tapi ada satu hal yang bikin saya geregetan tiap kali ke ATM: orang-orang yang cetak struk tanpa alasan, terus ninggalin gitu aja di mesin atau langsung buang ke tempat sampah. Yaelah, kalau nggak butuh, kenapa tadi dicetak?

Kadang, tingkah ini juga bikin antrean jadi lebih lama. Udah antre lama-lama, eh, pas giliran dia selesai transaksi, masih harus nunggu dia ngecek struk, baca saldo dengan ekspresi “Hmmm… segini doang?”, terus baru pergi.

Padahal kalau langsung klik “Tidak Cetak,” urusan bisa selesai beberapa detik lebih cepat. Saya yang antre di belakang pun nggak perlu nahan napas lebih lama sambil berharap dia segera minggir. Pun jika klik “tidak”, informasi saldo akan terpampang di layar ATM. Tanpa harus boros kertas.

ATM itu tempat tarik tunai, bukan mesin sampah kertas

Mari kita sepakati dulu. ATM ada untuk memudahkan kita mengambil uang, bukan memproduksi sampah kertas secara massal. Coba bayangkan, berapa ribu transaksi terjadi di ATM setiap harinya. Kalau setengahnya aja masih rajin cetak struk tanpa alasan, berarti ada ribuan lembar kertas yang terbuang sia-sia.

Mungkin ada yang beralasan butuh struk ATM untuk bukti transaksi. Tapi jujur aja, berapa kali dalam hidup kamu benar-benar membutuhkan struk ATM ini. Paling cuma harus kasih bukti transfer buat reimburse kerjaan. Selain itu? Nggak ada.

Bahkan kalau emang butuh catatan transaksi, sekarang bank sudah memberi banyak opsi yang lebih praktis. Bisa cek lewat aplikasi, bisa lihat di histori SMS banking, atau kalau masih suka cara konvensional, bisa dicetak di buku tabungan sekalian.

Struk ATM yang dicetak berakhir jadi sampah kertas

Mungkin kelihatannya sepele, tapi sampah kertas dari struk ATM itu jumlahnya lumayan. Kalau tiap orang yang bertransaksi di ATM mencetak struk tanpa alasan, dalam setahun jumlahnya bisa berkarung-karung. Dan masalahnya, kertas struk ini bukan yang gampang didaur ulang karena sudah ada lapisan bahan kimianya.

Baca Juga:

5 Alasan Saya Lebih Nyaman Ambil Uang di ATM daripada di BRI Link, Salah Satunya karena Nggak Akan Dianggap Gaptek!

Tarik Uang di ATM Indomaret Memang Praktis, tapi Saya Merasa Kurang Aman

Selain menyumbang sampah, struk ATM yang ditinggal begitu saja di mesin juga bisa berisiko. Bisa saja ada orang iseng yang menemukan struk itu dan mengintip informasi saldomu. Kalau orang itu hobi stalking isi rekening orang, takutnya besok-besok kamu tiba-tiba dapet DM dari orang yang minta transfer karena dikira kaya. Kan males.

Lebih ngeselinnya lagi, setelah mencetak struk, ada saja yang buangnya sembarangan. Entah ditinggal di mesin, ditaruh di atas tombol ATM, atau yang paling nyebelin: digeletakin di lantai. Ruang ATM yang harusnya bersih dan nyaman malah kelihatan kayak tempat sampah mini.

Padahal hampir di setiap ATM pasti ada tempat sampah. Tapi entah kenapa beberapa orang kayak punya prinsip “kalau bisa berantakan, kenapa harus rapi?” Udah cetak struk yang sebenarnya nggak dibutuhin, terus buangnya asal-asalan. Duh, kertas kecil itu mungkin sepele buat mereka, tapi kalau dikumpulin dari semua ATM di kota ini, bisa kebayang nggak betapa joroknya?

Kalau dipikir-pikir, ini bukan cuma soal kebersihan, tapi juga soal kebiasaan. Masa sih sudah hidup di zaman digital, masih aja cetak struk tanpa alasan, terus buangnya sembarangan? Nggak butuh jadi orang paling peduli lingkungan buat sadar kalau kebiasaan ini tuh nggak banget.

Bijak sedikit, klik “Tidak Cetak”

Jadi, lain kali pas transaksi di ATM, coba pikir dua kali sebelum pencet “Cetak Struk.” Kalau memang nggak butuh, ya klik aja “Tidak Cetak” dan lanjutkan hidup dengan lebih hijau dan minim sampah.

Gampang banget, kan? Daripada buang-buang kertas, mending hemat buat hal lain yang lebih berguna. Karena pada akhirnya, bukan struk yang bikin kita kaya, tapi saldo yang cukup dan pengeluaran yang masuk akal.

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Gen Z Nggak ke ATM, tapi Langsung Tarik Tunai sama Teman Sendiri.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2025 oleh

Tags: atmstruk atm
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

5 Pekerjaan yang Menghasilkan Banyak Cuan dalam Hitungan Jam selain Tukang Parkir dan Pak Ogah

Yang Fana Itu Waktu, yang Abadi Adalah Tukang Parkir ATM yang Tetap Minta 2 Ribu sekalipun Mereka Tak Berguna

1 Oktober 2024
Panik Pas ATM Tertelan Bisa Berujung Kena Penipuan

Mana yang Lebih Berbahaya: Aksi Skimming di ATM atau Risiko Diambil Tuyul?

10 Mei 2020
Tarik Uang di ATM Indomaret Memang Praktis, tapi Saya Merasa Kurang Aman Mojok.co

Tarik Uang di ATM Indomaret Memang Praktis, tapi Saya Merasa Kurang Aman

6 Mei 2025
Manfaat Menyimpan Struk ATM yang Jarang Diketahui Banyak Orang Terminal Mojok

Manfaat Menyimpan Struk ATM yang Jarang Diketahui Banyak Orang

10 Desember 2020
5 Alasan ATM Indonesia Memang Lebih Baik Ketimbang Amerika (Unsplash.com)

5 Alasan ATM Indonesia Memang Lebih Baik Ketimbang Amerika

6 Juni 2022
ATM 20 ribuan

Dear Jajaran Direksi Bank, Kami Butuh Lebih Banyak ATM 20 Ribuan!

6 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

27 Januari 2026
Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Tapi Tumbal Orang Tua (Pexels)

Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Kami Adalah Tumbal Romantisasi “Bakti Anak” yang Terpaksa Menjadi Dana Pensiun Berjalan Bagi Orang Tua yang Gagal Menabung

27 Januari 2026
Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Solo Baru Sebelum Mangkrak seperti Sekarang Mojok.co

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

30 Januari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
5 Rekomendasi Bakmi Jawa Enak di Jogja yang Cocok di Lidah Wisatawan Mojok.co

5 Rekomendasi Bakmi Jawa Enak di Jogja yang Cocok di Lidah Wisatawan

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe
  • Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup
  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 
  • Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul
  • Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.