Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

5 Alasan Saya Lebih Nyaman Ambil Uang di ATM daripada di BRI Link, Salah Satunya karena Nggak Akan Dianggap Gaptek!

Thoha Abil Qasim oleh Thoha Abil Qasim
12 Oktober 2025
A A
5 Alasan Saya Lebih Nyaman Ambil Uang di ATM daripada di BRI Link, Salah Satunya karena Nggak Akan Dianggap Gaptek!

5 Alasan Saya Lebih Nyaman Ambil Uang di ATM daripada di BRI Link, Salah Satunya karena Nggak Akan Dianggap Gaptek!

Share on FacebookShare on Twitter

Keluhan dan unek-unek ini sudah lama saya pendam. Iya, ini tentang tarik tunai, kedengarannya sekilas tidak ada masalah. Tapi masalahnya bagi saya ada di tempat pengambilan uang itu sendiri. Beda tempat, beda kenyamanan. Mau di ATM, atau di BRI Link, sama saja. Yang penting tujuannya kita, ngambil uang, tercapai. Namun, lagi-lagi masalahnya bukan di tercapainya tujuan, tapi di kenyamanan.

Sebagai nasabah BRI kelas rakyat yang sering bolak-balik antara ATM dan BRI Link, saya menyadari betul perbedaan dari keduanya. Dan saya merasakan lebih nyaman ambil uang di ATM daripada di BRI Link. Bukan hanya kenyamanan soal teknis, tapi ada suasana yang berbeda.

Inilah lima alasan kenapa bagi saya (mungkin juga rakyat Indonesia lain) ATM lebih nyaman dari pada BRI Link.

Tanpa disadari, biaya admin di BRI Link membuat dompet sedikit menjerit

Saya kira ini persoalan penting yang harus dibicarakan. Biaya admin adalah hal paling sensitif di dunia perbankan. Terlebih, biaya admin di BRI Link. Pasalnya, biaya admin BRI Link bisa membuat kalian berpikir dya kali, soalnya bisa seharga es teh.

Murah? Iya. Tapi, kalikan, katakanlah, 10 kali. Terasa tuh.

Kalau mengambil di ATM, apalagi di mesin yang satu jaringan, kadang bisa gratis. Ini sederhana, dan sepele, tapi kalau ngambilnya di tanggal tua, ambil di ATM bisa merasa dapat bonus. Kalau di BRI Link, yang namanya uang seratusan, sudah menjadi pecahan seribu dua ribuan, buat bayar admin.

Pernah di suatu waktu, saya ke BRI Link yang sama dengan sebelumnya. Yang menjadi agennya, sekarang orang yang berbeda. Di situ saya mengumpat dengan sangat ikhlas. Soalnya nggak jelas banget, wong sebelumnya biaya adminnya lima ribu, sudah naik aja ke tujuh ribu. Padahal saya narik sama nominalnya, alasan dia karena mesinnya baru isi saldo. Saya mikir, ini transaksi bank apa jual pulsa? Angel.

ATM cuma mesin, jadi dia tidak bisa marah atau bikin marah

Kita tahu, secerdas-cerdasnya mesin, ia tidak punya emosi. Ini termasuk aspek yang saya syukuri dari teknologi modern. Anggak ngeri juga, kalau misalnya kita salah memasukkan pin, atau kartu kita nggak segera dicabut, dibentak-bentak sama mesin ATM.

Baca Juga:

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal

Tarik Uang di ATM Indomaret Memang Praktis, tapi Saya Merasa Kurang Aman

Untungnya ATM kalau kita salah pencet misalnya, ya tinggal ulang. Nggak ada selama saya ambil uang di ATM, mukanya berubah, tatapan matanya yang mau meledak, atau mulutnya manyun. Hal semacam itu paling kamu temui di agen BRI Link (nggak semua, ya).

Pengalaman pertama (berarti masih belum mengerti cara mainnya) ke BRI Link, saya sampai dibilang gaptek. Pasalnya saya tidak tahu pas ditanya “bayar dalam apa luar?” yang sering transisi mukanya yang sangat cepat ketika ramai, dari yang awalnya ramah, jadi pengen pulang aja. Makanya kalau di ATM, perasaan saya tidak ada rasa takut kena marah, atau ditatap sinis dan jutek.

ATM mana pun ada AC-nya, BRI Link mengandalkan kipas

Seperti yang saya sebut di awal, urusan tempat itu sangat penting. Seperti ATM yang suasananya adem ber-AC. Di dalamnya tenang, tidak ramai. Sering saya di dalam masih refleksi keuangan sambil mikir, “Kalau ambil sekian cukup nggak ya buat seminggu?”

Memang ada BRI Link yang ada AC-nya. Tapi itu tidak banyak saya temukan. Dari beberapa BRI Link yang saya kunjungi, hanya kipas angin yang tidak berputar, fokus ke kepala agen. Jadi saya tidak kebagian anginnya, hanya merasakan bau kepalanya sang agen. Sekalipun ada yang mengarah ke nasabah, angin kipasnya malah terasa panas.

Keamanan serasa terancam

Selama ini belum terjadi sih. Hanya perasaan dan pikiranku aja yang terlalu liar. ATM dan BRI Link sama-sama ada CCTV. Dengan menyerahkan kartu ke agen, pencet pin, kadang imajinasiku tidak tenang. Sekalipun di ATM juga sebenarnya ada potensi tidak aman.

Tapi nggak tau juga, di BRI Link, rasa waswas itu selalu ada. Takut uang yang dikasih itu palsu lah, dataku disimpan terus disalahgunakan lah, pokoknya ada aja. Saya tau itu sebenarnya berlebihan, tapi tetap aja buat nggak tenang. Ini berlaku buat saya sendiri mungkin ya.

BRI Link berhasil mengacaukan psikologi saya

Dan ini mungkin sifat buruk saya sendiri. Kalau sudah pegang uang banyak, terus lihat banyak koleksi barang, dan varian rasa dari aneka makanan, paling tidak bisa saya mengabaikannya. Pasti habis ambil uang, muter dulu di dalam. Awalnya mau lihat-lihat aja, tapi tetap aja saya tidak tahan lihat isi kulkas es krim.

Mayoritas agen BRI Link saya jumpai banyak yang menaruh jualannya di meja depan atau dalam ruangannya. Bermacam-macam cemilan sampai perabotan rumah lengkap. Saya mikir ini bank mini apa minimarket. Nyaris godaannya persis sama. Akhirnya, uang yang baru diambil, langsung menjadi separuh, atau menjadi pecahan hasil kembalian dari kasir.

Terakhir, saya nggak bilang BRI Link itu jelek. Karena memang keberadaannya sangat membantu daerah yang jauh dari ATM. Tapi kalau disuruh memilih dan ingin menarik tunai dengan nyaman dan “tenang”, ATM masih menjadi pilihan saya.

Penulis: Thoha Abil Qasim
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Penderitaan Nasabah Bank BRI: Mulai dari Ribetnya Setor Tunai sampai Disangka Petani oleh Netizen

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2025 oleh

Tags: atmcara tarik tunai bri linkcara tarik tunai di ATMtarik tunai bri link
Thoha Abil Qasim

Thoha Abil Qasim

ArtikelTerkait

5 Manfaat Pergi ke ATM yang Jarang Diketahui Banyak Orang Terminal Mojok

5 Manfaat Pergi ke ATM yang Jarang Diketahui Banyak Orang

21 Februari 2022
Bank Mandiri dan BNI, Bank Terbaik di Indonesia yang Peduli Kaum Pas-pasan

Bank Mandiri dan BNI, Bank Terbaik di Indonesia yang Peduli Kaum Pas-pasan

11 Oktober 2023
Tarik Uang di ATM Indomaret Memang Praktis, tapi Saya Merasa Kurang Aman Mojok.co

Tarik Uang di ATM Indomaret Memang Praktis, tapi Saya Merasa Kurang Aman

6 Mei 2025
Etika Dasar Sebelum dan Saat Menggunakan ATM yang Nggak Dipahami Banyak Orang terminal mojok

Etika Dasar Sebelum dan Saat Menggunakan ATM yang Nggak Dipahami Banyak Orang

6 Mei 2021
Katanya Mahir Berbahasa Inggris, Saat Gunakan Mesin ATM Kok Tetap Pakai Bahasa Indonesia?

Katanya Mahir Berbahasa Inggris, Saat Gunakan Mesin ATM Kok Tetap Pakai Bahasa Indonesia?

4 November 2019
Saya Lebih Ikhlas Kasih Dua Ribu untuk Pak Ogah daripada Tukang Parkir atm

Tukang Parkir ATM, Jenis Tukang Parkir Paling Menyebalkan Seantero Alam Semesta

11 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026
Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
Resign demi Jadi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

Resign demi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

18 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang
  • Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.