Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kalau Ada Capres yang Berani Berjanji untuk Memberantas Tukang Parkir ATM, Pasti Akan Saya Pilih, Aku Bocahmu, Pak!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
21 Januari 2024
A A
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jujur saja, saya tak punya jagoan dalam pilpres ini. Saya memang condong menjagokan satu capres, tapi ya nggak yakin-yakin amat. Soalnya bagi saya ya nggak ada program mereka yang meyakinkan. Cuman, misal ada capres yang janji akan memberantas tukang parkir liar, terkhusus tukang parkir ATM dan minimarket, saya langsung milih beliau.

You have my vote, Pak, cah-cah tak urusane, gampang!

Saya nggak bercanda. Tukang parkir ATM dan minimarket memang musuh masyarakat. Nggak kaget, soalnya memang semeresahkan itu. Berkali-kali saya juga jadi korban, jadi saya paham. Jika ini jadi janji kampanye, saya yakin, kelas menengah pasti vote-nya bisa digaet dengan gampang.

Oke, saya bukan ahli politik. Tapi saya berpikir secara sederhana: rakyat akan memilih pemimpin yang tau isu yang dekat dengan rakyat. Makanya janji kampanye itu selalu tentang rakyat miskin, upah naik, beras murah, dan sebagainya. Itu sampai sekarang masih dipakai, tapi ya jelas orang nggak akan lagi percaya semudah dulu. Maka, perlu cari isu lagi yang juga relate.

Dan bagi saya, tukang parkir, adalah isu yang amat relate dengan banyak rakyat.

Sudah bayar retribusi, tetap saja “diduduki”

Begini. ATM dan minimarket, adalah dua tempat yang pasti dikunjungi orang. Bisa jadi Anda, pembaca yang mampir ke tulisan ini, mengunjungi satu dari dua tempat ini tiap harinya. Itu baru Anda, satu orang. Jika misal ada 10 ribu orang baca artikel ini, berarti ada 10 ribu orang mengunjungi minimarket atau ATM per harinya. Ini itungan goblok aja ya. Bayangkan berapa duit yang diterima tukang parkir?

Nggak masalah sih sebenarnya sama duitnya. Toh hidup memang seperti itu. Ada yang kerja keras dibayar murah, ada yang kerja super santai dibayar tinggi, dan lain-lain. Masalahnya adalah, ATM dan minimarket itu memang harusnya bebas dari tukang parkir.

Berkali-kali, pihak minimarket selalu menegaskan bahwa tempat mereka bebas dari biaya parkir karena bayar retribusi ke daerah. Angkanya saya nggak tahu persis, tapi harusnya sih gede. Kalau untuk ATM, nggak tahu. Cuman kan booth ATM yang nyempil gitu harusnya ya nggak diparkirin. Anjir, berapa lama sih orang ambil duit?

Baca Juga:

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Ya memang ada orang brengsek yang transfer ke 50 rekening pake ATM di tempat umum. Tapi kan nggak semuanya gitu. BTW, ente-ente yang transfer ke banyak rekening di ATM umum itu kenapa nggak pake mobile banking aja sih? Takut boros? Lha urusanmu nek kui, joh.

Rakyat beneran nggak butuh tukang parkir ATM

Saya nggak pernah nemu alasan yang membenarkan tukang parkir beroperasi di ATM dan minimarket. Kalau mereka memberikan rasa aman, ah nggak juga, wong mereka kebanyakan nggak mau bertanggung jawab sama kehilangan. Menata motor aja nggak mau, kok ngomongin keamanan.

Kalau keamanan dan kerapian nggak terjamin, terus apa guna tukang parkir ATM dan minimarket? Ya mohon maaf, kesannya sih jadi kayak memalak atau bayar biaya masuk lahan. Kalau bayar biasa masuk lahan, kok lebih lucu ya. Kan itu bukan lahan ente. Misal ente akamsi situ, ya terus kenapa? Kalau karena ente adalah akamsi, lalu minimarket atau ATM wajib ngasih retribusi segede itu buat kalian, wah, mending nggak usah ada ATM dan minimarket berdiri di situ sih.

Jadi misal saya bilang saya nggak butuh jasa parkir di ATM dan minimarket, saya memang nggak butuh. Oke. Sudah terlalu ke mana-mana tulisan saya. Dan kini saya mau masuk kenapa ini bisa jadi program yang bagus untuk capres.

Meningkatkan kepuasan rakyat

Menjamurnya tukang parkir liar, harusnya memunculkan dua asumsi: ada yang bikin praktik ini tetap subur, dan ada yang menjaga praktik ini tetap bisa subur. Artinya, masalah tukang parkir liar jelas kompleks. Tapi kita nggak jarang mendengar bahwa lahan parkir, kerap ada bekingnya. Nah, ini bisa jadi olahan para capres.

Jika tukang parkir ATM dan minimarket diberantas, nggak mungkin akan berhenti di situ saja. tukang parkir liar di mana saja pasti bisa diberantas. Artinya, capres tersebut berani untuk berhadapan dengan orang besar di balik praktik yang merugikan masyarakat. Kepercayaan rakyat jelas akan meningkat.

Apakah nanti profesi tukang parkir akan hilang? Ya nggak dong. Diregulasi, diresmikan, tarifnya dibikin pasti. tukang parkirnya benar-benar profesional dan bukan “tukang palak” yang hanya mau narik duit, tapi yang benar-benar kerja. Nggak akan lagi jalan macet karena ada tukang parkir yang nggak bisa bantu mobil keluar dari lahan parkir.

Programnya memang terkesan sepele, tapi coba survei ke pengguna jalanan, pasti mereka setuju sama program pemberangusan tukang parkir ATM. Bagi saya sih, ini program yang nggak rumit, tapi hasilnya jelas elit. Nggak percaya? Coba aja.

Tinggal para capres itu mau dengerin suara rakyat atau nggak. Kalau mau ambil program ini, monggo, Pak. Saya ikhlas. Kalau mau ambil saya jadi staf khusus ya nggak apa-apa sih. Sudah wayahe wong cilik kabupaten jadi staf khusus. Mosok saya nolak, yo nggak lah. Asal ya, cocok aja sih salary-nya, ngehehehe.

Tertarik, Pak? Kalau nggak ya nggak apa-apa sih. Tapi serius, berangus tukang parkir liar, Pak. Please.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Saya Jadi Rajin Jalan Kaki Gara-gara Nggak Mau Lagi Bayar Parkir ke Tukang Parkir yang Sebenarnya Nggak Berjasa Amat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2024 oleh

Tags: atmjanji capresminimarketPemilutukang parkir liar
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

4 Kelemahan Circle K yang Sebenarnya Sepele, tapi Bikin Pelanggan Jengkel Mojok.co

4 Kekurangan Circle K yang Sebenarnya Sepele, tapi Bikin Pelanggan Jengkel

10 Oktober 2024
Perbandingan (biaya) Pemilu 2019 dan Pemilu “Stik Es Krim” Ketua RW di Kampung Saya Terminal Mojok_

Murahnya Biaya Pemilu ‘Stik Es Krim’ di Kampung Saya

28 Januari 2021
Perbedaan Orang Kota dan Orang Desa ketika Belanja di Minimarket Terminal Mojok

Perbedaan Orang Kota dan Orang Desa ketika Belanja di Minimarket

14 Maret 2022
Kasihan Bantul Nggak Butuh Dikasihani seperti Namanya, Kecamatan Ini Sudah Overpower alfamart indomaret

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

13 April 2026
5 Rekomendasi Susu dengan Varian Rasa Aneh tapi Enak di Indomaret

5 Rekomendasi Susu dengan Varian Rasa Aneh tapi Enak di Indomaret

26 Desember 2023
Menguak Misteri Perempuan Nggak Lepas Helm ketika Belanja di Minimarket Terminal Mojok

Menguak Misteri Perempuan Nggak Lepas Helm ketika Belanja di Minimarket

24 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Punya Usaha Rumahan di Apartemen Kelas Menengah (Unsplash)

Pengalaman Pahit Buka Usaha Rumahan Kios Makanan di Apartemen Kelas Menengah Jaktim, Mulai dari Rekan Bisnis Berkonflik sampai Menu Jualan Selalu Ditiru Pesaing

18 Juni 2026
Sisi Gelap Budak Elite di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta (Unsplash)

Sisi Gelap Budak Korporat di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta: Ketika Pekerja Menggadai Kewarasan demi Terlihat Elite

20 Juni 2026
Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Arteri Mojok.co

Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Nasional

19 Juni 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam “Naik Kelas” Jadi Makin Diperhitungkan

18 Juni 2026
Drama Tumbler di XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

Beli Kopi Pakai Tumbler Memang Ramah Lingkungan, tapi Plis, Dicuci Dulu, Jangan Minta Baristanya Nyuci Tumbler Kalian!

22 Juni 2026
Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda! Mojok.co

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

22 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.