Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Alasan Orang Lebih Suka Pinjam Uang Tunai ke Teman daripada Tarik Tunai di ATM

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
3 Oktober 2024
A A
5 Alasan Orang Lebih Suka Pinjam Uang Tunai ke Teman dariapda Tarik Tunai di ATM Mojok.co

5 Alasan Orang Lebih Suka Pinjam Uang Tunai ke Teman dariapda Tarik Tunai di ATM (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di era serba digital saat ini, masyarakat dimanjakan dengan sederet kemudahan transaksi keuangan. Tidak hanya munculnya fasilitas perbankan online, tetapi juga keberadaan mesin ATM yang masih berdiri di sejumlah lokasi hingga kini. Hal ini dimaksudkan guna menjembatani preferensi konsumen yang berbeda.

Uniknya, tidak sedikit orang yang memilih meminjam uang tunai ke teman lalu menggantinya dengan transfer via online banking ketimbang tarik tunai di ATM. Fenomena ini lantas menimbulkan pertanyaan menggelitik. Pasalnya, ATM bukan sesuatu yang sulit dicari. 

Akan tetapi, setelah mendengar penuturan beberapa pelaku tarik tunai melalui teman, tampaknya perilaku menyebalkan ini bisa sedikit dimaklumi. Sebab, terkadang keputusan menarik uang tunai di ATM memang memerlukan upaya yang cukup menguras tenaga.

#1 Praktis dan efisien

ATM ada di mana-mana, mulai dari area kampus, SPBU, hingga minimarket. Namun, tetap dipungkiri, mendatangi tempat tersebut harus meluangkan waktu dan tenaga. Belum lagi apabila harus berjibaku dengan kemacetan arus lalu lintas maupun antre dengan nasabah lain di depan mesin.

Sementara, meminta bantuan teman yang berada di samping kita saat ini, jauh lebih gampang. Cukup dengan merengek sebentar, uang sudah berada di tangan. Menukarnya pun tidak lebih dari menggerakkan jempol untuk melakukan transaksi m-banking. Intinya, kemalasan bergerak yang dibalut alasan praktis dan efisien adalah faktor utama terbentuknya tindakan mengesalkan ini.

#2 Lebih aman daripada masuk ruang ATM

Segelintir orang parno ketika harus menarik uang di ATM. Terlebih, jika mereka harus melakukannya di tempat umum yang tidak ada penjagaan oleh satpam selayaknya di bank. Ketakutan ini dapat dimengerti mengingat banjirnya pemberitaan tindak kriminal di media. 

Sekalipun ada CCTV di bilik ruang ATM, namun hal itu tidak membuat orang yang sudah parno merasa lebih baik. Toh CCTV di bilik ruang ATM tidak lebih dari barang bukti setelah kejahatan terjadi. Tidak ada jaminan mencegah terlaksananya niat buruk orang untuk menguras pemilik rekening dengan ancaman. Oleh karena itu, beberapa orang lebih nyaman meminta bantuan orang terdekat untuk meminjam uang tunai lalu menggantinya tanpa harus menyambangi ATM.

#3 Mampir ATM ada kemungkinan biaya lain

Tidak semua lokasi ATM bebas biaya. Bahkan, di bank yang terkait pun, kerap kali nasabah masih harus membayar uang parkir. Meski jumlahnya tidak seberapa, kenyataan ini cukup meresahkan. Orang bersusah payah mengambil uang tunai karena mereka tidak membawanya di dompet. Eh, ini malah ditodong untuk bayar parkir. Kalaupun membayar dengan nominal besar dan ada kembaliannya, tetap saja kurang nyaman mengantongi tumpukan receh makan tempat bila dibawa.

Baca Juga:

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

Pertimbangan ini setali tiga uang dengan ATM yang diletakkan di minimarket. Bukan hanya ancaman dipalak tukang parkir yang datang hanya di waktu pulang. Mengajak anak kecil mendatangi ATM di minimarket juga rentan minta jajan. Pengeluaran di luar kebutuhan penarikan uang tunai ini terkadang membuat orang malas untuk mengunjungi ATM.

#4 Fleksibilitas pecahan uang yang diinginkan

Kendala lainnya terkait dengan variasi pecahan yang dikehendaki nasabah. Menarik uang melalui ATM mengharuskan orang menerima nominal besar. Padahal, ada kalanya mereka hanya membutuhkan sejumlah kecil uang saja.

Untuk memecahnya, mau tak mau, uang tersebut kudu dibelanjakan. Artinya, nasabah seakan dipaksa membeli sesuatu yang semestinya tidak sungguh-sungguh dibutuhkan. Tidak jarang, jumlah pembelian barang tersebut melebihi biaya administrasi transfer antar bank.

#5 Keadaan terburu-buru yang mendesak transaksi dengan uang tunai

Keadaan darurat akan kebutuhan uang tunai juga menjadi pemicu orang untuk mengandalkan teman sebagai jalan keluar. Contohnya, saat membeli makanan di area wisata yang tidak menyediakan pembayaran dengan QRIS atau debit. Pun, mencari ATM di kawasan rekreasi terkadang sulit.

Kategori orang semacam ini biasanya bukan tipe malas menarik uang sendiri di ATM. Justru, umumnya mereka adalah golongan manusia yang enggan merepotkan orang lain dan hanya melakukan keputusan ini karena terdesak situasi. Jika kondisinya kepepet semacam ini, permohonan pinjam uang tunai sepertinya layak dikabulkan.

Akhirnya, meskipun ATM bertebaran di berbagai sudut kota, nyatanya banyak juga yang merasa lebih praktis meminjam uang tunai ke teman dan menggantinya dengan transfer. Dalam kondisi tertentu, solusi ini bukan sebuah dosa. Akan tetapi, jika cara ini berlanjut menjadi kebiasaan yang mengganggu orang lain, ada baiknya segera bertobat sebelum kena umpat.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Aturan Tidak Tertulis Saat Pakai Mesin ATM, Salah Satunya Adalah kalau Ngitung Uang, Minggir!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2024 oleh

Tags: atmtarik tunaiuang tunai
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

5 Pekerjaan yang Menghasilkan Banyak Cuan dalam Hitungan Jam selain Tukang Parkir dan Pak Ogah

Yang Fana Itu Waktu, yang Abadi Adalah Tukang Parkir ATM yang Tetap Minta 2 Ribu sekalipun Mereka Tak Berguna

1 Oktober 2024
QRIS Cross-Border Memudahkan, Sekaligus Menyimpan Bahaya (Unsplash)

QRIS Cross-Border Pembayaran Lintas negara yang Memangkas Banyak Keribetan tapi Menyimpan Bahaya Jika Kamu Nggak Hati-hati

14 November 2025
Tarik Uang di ATM Indomaret Memang Praktis, tapi Saya Merasa Kurang Aman Mojok.co

Tarik Uang di ATM Indomaret Memang Praktis, tapi Saya Merasa Kurang Aman

6 Mei 2025
BRI Ambunten Sumenep Mengajarkan Saya Arti Kesabaran

BRI Ambunten Sumenep Mengajarkan Saya Arti Kesabaran

28 Mei 2023
5 Manfaat Pergi ke ATM yang Jarang Diketahui Banyak Orang Terminal Mojok

5 Manfaat Pergi ke ATM yang Jarang Diketahui Banyak Orang

21 Februari 2022
cashless society

Indonesia Menuju Cashless Society

18 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu Mojok.co

Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu

31 Mei 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya Mojok.co

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya-Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya

4 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Orang Salatiga vs Kabupaten Semarang Siapa yang Suka Bohong (Unsplash)

Salatiga Memang Dicap Numpang wisata Daerah Kabupaten Semarang, tapi Warga Kabupaten Semarang Lebih Parah karena Ngaku-ngaku dari Salatiga

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.