Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Apakah CCTV Benar-benar Efektif Mencegah Tindak Kejahatan?

Sugeng Riyanto oleh Sugeng Riyanto
2 November 2022
A A
Apakah CCTV Benar-benar Efektif Mencegah Tindak Kejahatan?

Apakah CCTV Benar-benar Efektif Mencegah Tindak Kejahatan? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

CCTV seakan-akan sudah jadi barang primer untuk rumah/tempat usaha. Faktor keamanan yang dijunjung tinggi bikin orang berusaha mengamankan hartanya dengan berbagai cara. Tak mengagetkan jika kini kita bisa lihat banyak tempat jual alat ini atau banyaknya variasi alat ini.

Tapi, timbul pertanyaan, benarkah alat ini efektif dalam hal pencegahan? Atau ada dan tiadanya alat tersebut, sebenarnya tak berpengaruh banyak?

Peran CCTV dan operator

CCTV kodratnya adalah sebuah alat. Ia tidak dapat bekerja dengan maksimal jika tidak digunakan dengan benar. Seperti contoh di lingkungan saya. Dua bulan yang lalu, motor tetangga saya hilang pada Minggu pagi. Padahal belum lunas, sakno, Rek.

Yang jadi masalah (tentu saja selain motor hilang) adalah CCTV yang ada justru tak berguna-berguna amat. Kasus curanmor tersebut, nyatanya, bukanlah yang pertama. Jadi, pada titik ini, saya ragu kalau CCTV bisa “mencegah”. Lagi-lagi, itu hanya alat.

Alat, kegunaannya baru muncul jika penggunanya cakap.

Operator CCTV di lingkungan saya baru membagikan video hasil rekaman CCTV pada sore hari. Ya jelas hal tersebut nggak berefek banyak. Motor bisa saja sudah dibawa kabur ke luar kota. Itu pun setelah bagiin hasil rekaman, bukannya bantuin, malah suruh lapor sendiri. Sudah lelet, nggak solutif. Kadang saya kepikiran kalau operator tersebut sebaiknya diganti saja dengan pohon pisang.

Manfaat yang dipertanyakan

Prinsip CCTV adalah merekam bukti bahwa suatu hal telah terjadi, atau sebagai “all-seeing eye”. Kita bisa memantau banyak tempat dalam satu waktu. Prinsip itu, sebenarnya bisa dipakai sebagai pencegahan. Meski saya bilang ragu di paragraf sebelumnya, tapi saya pun setuju sama pendapat ini.

Masalahnya adalah, orang-orang, ketika pasang CCTV, jadinya terlalu bergantung. Kelar pasang, merasa sudah lebih aman, ujungnya teledor. Keamanan nggak diperketat, atau malah nggak makin waspada. Banyak yang nggak ngeh, justru ketika kita pasang CCTV, kita malah harusnya makin waspada soalnya maling bakal cari cara untuk melancarkan kejahatan tanpa ketahuan.

Baca Juga:

Apa pun Kejahatan di Surabaya, Orang Madura Selalu Dijadikan Kambing Hitam

Menyisihkan Uang demi Memasang CCTV di Rumah Bukan Ide Buruk karena Banyak Manfaatnya

Jadi kalau kita bicara apakah CCTV itu efektif mencegah kejahatan, jawabnya iya, tapi dengan syarat. Syaratnya ya, kita kudu lebih waspada. Pantau terus rekaman real time, waspadai gerak-gerik orang-orang yang terekam. CCTV itu cuman memberi tahu kita, keputusan-keputusan ya tetap kita yang ambil.

Lagian sekarang teknologi alat perekam tersebut makin hari makin canggih. Ada yang sudah pake sensor, ada yang bisa merekam dengan amat jernih, ada yang bisa bikin nasi goreng, pokoknya canggih lah. Harusnya sih mempermudah kita. Tapi ya itu tadi, balik lagi ke kita sebagai pengambil keputusan.

Kalau cuman pasang terus nggak ngapa-ngapain, yo barangmu tetep ilang kabeh, Lur. 

Penulis: Sugeng Riyanto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA CCTV Tembus Pandang Bikin Saya Punya Konflik Batin Soal Privasi Kalau Bermesraan di Mobil

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2022 oleh

Tags: cctvKejahatanpencegahan
Sugeng Riyanto

Sugeng Riyanto

Seorang guru di salah satu SDN di Jakarta. Suka membaca buku, ngopi, nonto resume film di youtube, dan gorengan yang tak terlalu panas. Penulis buku “Pendidikan Tanpa Sekolah”.

ArtikelTerkait

Menyisihkan Uang demi Memasang CCTV di Rumah Bukan Ide Buruk karena Banyak Manfaatnya

Menyisihkan Uang demi Memasang CCTV di Rumah Bukan Ide Buruk karena Banyak Manfaatnya

17 Juni 2024
pemuka agama penyimpangan borok mojok

Borok Pemuka Agama Lain Tidak Perlu Dicari

2 Oktober 2020
Klitih di Lamongan: Fenomena Baru yang Jangan Sampai Dianggap Biasa Saja!

Klitih di Lamongan: Fenomena Baru yang Jangan Sampai Dianggap Biasa Saja!

16 November 2023
ha milik tanah klitih tingkat kemiskinan jogja klitih warga jogja lagu tentang jogja sesuatu di jogja yogyakarta kla project nostalgia perusak jogja terminal mojok

Klitih di Jogja: Akibat dari Mental Chauvinis dan Maskulinitas ala Feodal

9 Agustus 2021
Ssst, Jangan Berburuk Sangka pada Tetangga yang Suka Menjelma Jadi CCTV!

Ssst, Jangan Berburuk Sangka pada Tetangga yang Suka Menjelma Jadi CCTV!

4 Maret 2020
RUU PKS DPR MOJOK.CO

RUU PKS vs Hantu Voyeurisme, Kepuasan Seksual dengan Mengintip Orang Tanpa Busana

22 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi Mojok

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

9 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.