Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kalau Nggak Mau Pakai Helm, Sebaiknya Jangan Jadi Orang Tua!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
29 Februari 2024
A A
Kalau Nggak Mau Pakai Helm, Sebaiknya Jangan Jadi Orang Tua! operasi otak

Kalau Nggak Mau Pakai Helm, Sebaiknya Jangan Jadi Orang Tua! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak jadi orang tua, saya jauh lebih hati-hati dalam segala hal. Setidaknya, saya lebih berhati-hati. Maka dari itu, saya jadi beneran nggak suka dengan orang yang nggak mau pake helm saat mengendarai motor. Tapi, ada hal yang lebih saya benci ketimbang orang yang nggak mau pake helm, yaitu orang tua yang boncengin anaknya, tapi nggak pake helm!

Saya beneran nggak paham sama manusia tipe kek gini. Apa susahnya sih pake helm? Kamu itu bawa anakmu lho. Mbok ya lebih hati-hati. Apa kepalamu terbuat dari vibranium, njuk ngerasa atos?

Saya nggak mau ngehakimi orang begitu saja. Tapi ya mohon maaf, perkara ini saya nggak bisa toleransi. Sekeluarga motoran nggak pake helm, terlebih anaknya masih kecil, jelas ini hal keliru. Kecelakaan itu bisa terjadi di mana saja, kapan saja, masak ya nggak kepikiran buat berjaga-jaga?

Emang si paling, kenapa? Nggak terima?

Sebelum kalian bilang saya si paling, saya bakal ngaku sendiri, iya, saya si paling. Waktu masih bayi banget, gendong anak saja saya ganti baju dan ngelap tangan pake handuk basah biar nggak kotor. Sekarang anak sudah 2 tahun, ke mana-mana anak selalu saya pakein jaket dan kalau motoran, saya pakein helm. Saya sendiri ke mana-mana, dekat sekali pun, pasti pake helm. Kenapa? Ya karena saya punya otak.

Saya merasa, pakai helm itu wajib. Bahkan misal tak ada hukum yang mewajibkan kita pakai pengaman kepala, saya tetep pakai. Ini sudah nggak bisa ditawar lagi. Lagi-lagi kenapa? Ya karena saya punya otak.

Hanya orang dungu yang cari alasan kenapa pakai motor nggak wajib pakai helm. Sekali lagi, orang dungu.

Kalau nggak mau pake helm, jangan jadi orang tua!

Kenapa saya kesannya keras banget dalam mengutarakan pendapat saya ini?

Sederhana, orang tua adalah guru pertama bagi anak. Kalau bapak ibunya nggak memberi contoh pake helm ke mana-mana, ya anakmu akan berpendapat ya nggak apa-apa nggak peduli ke kepala sendiri.

Baca Juga:

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

Oke, itu mungkin agak berlebihan. Tapi begini lho, ges, kalian ini orang tua. Mbok jaga diri, anak masih butuh kalian. Kalau amit-amit, kenapa-napa di jalan, setidaknya helm masih mengamankanmu dari maut. Makin mahal, makin aman. Ya jaga-jaga kan nggak ada salahnya to?

Jadi orang tua itu ya bagi saya udah saatnya melihat segala sesuatu lebih luas. Kalau aku begini, hasilnya begitu. Kalau begitu, hasilnya begini. Harusnya udah paham lah, ngapain juga dijelasin.

Lagian susahnya pake helm itu apa sih? Berat ya nggak, malah melindungi kepalamu dari panas. Takut style rambutmu rusak? Nganggo pomade, murah. Tak tukokne po?

Meski kontroversial, tapi, mau tak mau, saya harus katakan ini: kalau nggak mau pake helm, nggak usah jadi orang tua. Kalian nggak terima? Maju sini, aku mundur!

BTW, sebenarnya masih ada yang lebih menyebalkan ketimbang orang tua yang boncengin anaknya tapi nggak mau pake helm. Tebak apa?

Yak betul, orang tua yang boncengin anaknya, nggak pake helm, sambil merokok. Itu sih bajingan.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 6 Alasan Bodoh Mengapa Orang Nggak Mau Pakai Helm

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Februari 2024 oleh

Tags: AnakhelmkeamanankesadaranOrang Tuaundang-undang
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Membebaskan Anak Mencintai Klub Sepak Bola Mana Saja

Membebaskan Anak Mencintai Klub Sepak Bola Mana Saja

12 Januari 2022
Berbahayakah Kalau Anak PKI Bisa Jadi Tentara Terminal Mojok

Berbahayakah Kalau Anak PKI Bisa Jadi Tentara?

2 April 2022
Alasan Guru Malas Melakukan Pendampingan terhadap Murid Bermasalah, Takut Diviralkan Mojok.co

Alasan Guru Malas Melakukan Pendampingan terhadap Murid Bermasalah, Takut Diviralkan

21 Februari 2024
baca buku orang tua anak minat baca mojok

Bertobatlah wahai Orang Tua yang Tidak Suka Baca Buku tapi Menuntut Anaknya Suka Baca

14 Oktober 2020
Alasan Saya Tetap Bertahan dengan Helm Honda yang Desainnya Norak  Mojok.co

Alasan Saya Bertahan dengan Helm Gratisan Honda yang Desainnya Norak 

24 Maret 2025
warisan balas budi kepada orang tua mojok

Insiden Anak Minta Warisan dan Pentingnya Kesiapan Saat Memutuskan Punya Anak

2 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026
Blora Bukan Tempat Tinggal yang Tepat untuk 4 Orang Ini

Mampukah Blora Bangkit dari Julukan Pelosok dan Daerah Tersepi?

10 Juni 2026
5 Realitas Hidup Semarang yang Tidak Muncul di Brosur Wisata maupun Konten Perjalanan Mojok.co

5 Realitas Pahit Hidup di Semarang yang Tidak Muncul dalam Brosur

13 Juni 2026
Cikupa Tangerang, Kota Seribu Industri yang Macetnya Bikin Pekerja Pabrik Dilema: Resign Jadi Gembel atau Bertahan Tapi Gila

Cikupa Tangerang, Kota Seribu Industri yang Macetnya Bikin Pekerja Pabrik Dilema: Resign Jadi Gembel atau Bertahan tapi Gila

11 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.